Tugas Pra UAS PMP (Akun)

Dear all,

Berikut dilampirkan file untuk tugas Pra UAS PMP, silakan download di sini.

Good luck.

Regards,

Ivan Prasetya

Porter Yoshida

Semakin membesarnya jumlah kelas menengah, meningkatnya penggunaan akses internet di Indonesia, serta semakin majunya jasa pengiriman barang mengakibatkan menjamurnya online shop di tanah air.

“Penetrasi internet di Indonesia telah meningkat sejak 2010. Saat ini, sekitar sepertiga dari populasi di kota-kota besar sudah memiliki akses ke internet dalam 3 bulan terakhir,” ujar Anil Antony, Executive Director, Consumer Insights, Nielsen Indonesia. “Seiring dengan hal tersebut, produk dan jasa dari para peritel e-commerce telah berubah secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir dimana popularitas online shopping telah meningkat. Konsumen kini menggunakan sarana online dan semakin mencari saluran-saluran online untuk meneliti dan membeli produk dan jasa yang mereka butuhkan dan inginkan.” (sumber:www.nielsen.com)

Penetrasi internet yang luas dan meningkatknya taraf hidup masyarakat di kota-kota besar di Indonesia ini menyebabkan semakin besarnya kesempatan bagi brand premium dari luar negeri untuk masuk ke pasar Indonesia. Porter-Yoshida & Co Bags adalah perusahaan tas premium asal Jepang untuk anak muda yang tidak melewatkan fenomena ini. Tidak tanggung-tanggung, Porter-Yoshida berencana untuk membuka flagship store mereka pada awal tahun 2018 mendatang di daerah Fatmawati, Jakarta Selatan. Fatmawati sendiri memang terkenal sebagai daerah tempat berkumpulnya offline store bagi brand-brand premium baik lokal maupun internasional.

Launching party yang akan dilakukan sekitar bulan Maret 2018 tersebut akan dimeriahkan oleh DJ Anton dan akan mengundang artis, sosialita, dan pelaku industri fashion Indonesia. Pesta akan bersifat eksklusif dan hanya dapat dihadiri oleh orang-orang yang memiliki undangan.

Sebagai pemain lama di dunia fashion retail, Porter-Yoshida agaknya berusaha lebih dahulu  mempelajari karakteristik calon pasar yang dituju. Berdasarkan data mentah yang didapat, dengan asumsi jumlah penduduk di Indonesia adalah 200 juta jiwa, pangsa pasar tas premium untuk anak muda di Indonesia berjumlah sekitar 20 juta orang. 10% nya terdiri atas kelompok usia 16-21 tahun. 20% nya berusia >21-25 tahun. 30% nya berusia >25-30 tahun. Sedang 40% nya berusia >30-35 tahun. Profesi mereka terdiri atas: anak SMA, mahasiswa, pengusaha, maupun karyawan swasta. Pangsa pasar tas premium untuk anak muda terdiri atas kelas sosial B, B+, A, dan A+. Serta yang terakhir memiliki tingkat pengeluaran untuk belanja produk fashion rata-rata per bulan dengan rentang antara 5-10 juta rupiah per bulan, >10-15 juta rupiah per bulan, >15-20 juta rupiah per bulan, >20-25 juta rupiah per bulan. Dari segi gaya hidup dan style, mereka terbagi menjadi: kaum aktif urban bergaya casual (menyukai penampilan yang resmi namun santai), kaum aktif urban bergaya vintage, kaum aktif urban bergaya resmi (preppy), dan kaum aktif urban bergaya konvensional.

Tas premium milik Porter-Yoshida ini akan dijual di harga 10 juta rupiah. Berdasarkan focus group yang dilakukan oleh Porter-Yoshida, berikut adalah beberapa keterangan yang dapat diambil:

  1. Besarnya budget untuk berbelanja tas berjumlah maskimal 50% dari total tingkat pengeluaran untuk belanja produk fashion rata-rata per bulan yang dimiliki seseorang. Hal ini berarti, misalkan budget belanja produk fashion seseorang adalah 10 juta rupiah sebulan, berarti budget untuk belanja tas orang tersebut adalah maksimal: 5 juta rupiah per bulan.
  2. Tas milik Porter-Yoshida memiliki banyak kompartemen. Sangat cocok untuk orang yang bergaya hidup aktif dan berada di kota besar. Memiliki kualitas anti air dan tahan lama, sangat cocok untuk membawa laptop serta dokumen dan cocok untuk orang yang memiliki gaya penampilan kasual.
  3. Selain menonjolkan sisi fungsionalitas dari tasnya, Porter Yoshida juga menonjolkan keunikan design dan merupakan sebuah brand yang memiliki prestige yang cukup tinggi di kalangan para fashionista nusantara, bahkan di seluruh dunia.

 =========

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan SINGKAT dan JELAS:

  1. Berdasarkan data mengenai karakteristik pasar yang ada, lakukanlah segmentasi untuk memetakan pangsa pasar tas premium untuk anak muda bagi Porter-Yoshida & Co Bags di Indonesia! (skor: 10)
  1. Berdasarkan data dari focus group yang dilakukan oleh Porter-Yoshida, sebaiknya targeting dari Porter-Yoshida harus ditujukan ke segmen pasar yang mana? Jelaskan alasan anda kenapa segmen pasar tersebut yang harus dituju oleh Porter-Yoshida! (skor: 15)
  1. Sebut dan jelaskan syarat-syarat apa saja yang harus dipenuhi agar sebuah segmen dapat dikatakan efektif? (skor: 10)
  1. BCG Matrix adalah tools yang lumrah digunakan untuk menganalisa posisi suatu bisnis di pasar. Jelaskan dan gambarkan BCG Matrix tersebut! (skor: 10)
  2. Menurut anda jika Porter-Yoshida masuk ke pasar Indonesia, maka brand Porter-Yoshida itu sendiri akan berada di kuadran yang mana dari BCG Matrix? Mengapa? (skor: 10)
  1. Gambar dan jelaskan diagram / model perilaku konsumen (model of consumer behavior) dimana terdapat buyer’s black box di dalamnya! (skor: 10)
  1. Menurut anda, berdasarkan artikel di atas, value apa saja kah yang ditawarkan oleh Porter-Yoshida kepada para konsumennya? Jelaskan! (skor: 10)
  1. Menurut Anda, targeting yang dilakukan oleh Porter-Yoshida masuk ke dalam jenis target market strategy yang mana? Jelaskan! (skor: 10)
  1. Berdasarkan growth strategies, strategi Porter-Yoshida yang masuk ke pasar Indonesia termasuk dalam strategi apa? Jelaskan! (skor: 15)

Tugas Metodologi Penelitian Manajemen

Untuk mahasiswa Metlit Manajemen Kelas A, harap dapat mengerjakan tugas di kertas folio bergaris dan dikumpulkan MAKSIMAL hari Jumat/10 Maret 2017.

NB: Bagi siapa saja yang berhasil membuat tugas ini dengan SEMPURNA, maka akan diberikan BONUS 5 poin untuk NILAI AKHIR.

Terima kasih.

Regards,

Ivan Prasetya

=========

Nomor #1:

Just a few years ago, Tom Oliver, the Chief Executive of Holiday Hospitality Corp., was struggling to differentiate among variety of facilities offered to clients under the Holiday flagship. The Holiday Inn Select designed for business travelers, the Holiday Inn Express used by penny pinchers, and The Crown Plaza Hotels, the luxurious hotels meant for the big spenders. Oliver felt that revenues could be quadrupled if only clients could differentiate among these.

Keen on developing a viable strategy for Holiday Hospitality, which suffered from brand confusion, Tom Oliver conducted a customer survey of those who had used each type of facility, and found the following. The consumers didn’t have a clue as to the differences among the three different types. Many complained that the buildings were old and not properly maintained, and the quality ratings of service and other factors were also poor. Furthermore, when word spread that one of the contemplated strategies of Oliver was name change to differentiate the three facilities, irate franchises balked.  Their mixed message did not help consumers to understand the differences, either.

Oliver thought that he first needed to understand how the different classifications would be more important to the several classes of clients, and then he could market the heck out of them and greatly enhance the revenues.  Simultaneously, he recognized that unless the franchise owners fully cooperated with him in all his plans, mere face lifting and improvement of customer service would not bring added revenues.

[a] What is the problem statement?
[b] In this case, there are 3 independent variables, 1 dependent variable, and 1 intervening variable. Please define the intervening and evolve a theoretical framework!
[c] Develop at least 4 (four) hypotheses!
[d] What type of research does the company envisage?

=========

Nomor #2:

Farmers and other producers are responding to consumer concerns about pesticides by creating new marketing opportunities for products grown with environmentally sound practices. Therefore, food producers in Indonesia have started to implement organic farming and labeled it as organic product as it goes to the market. Even though some producers have received organic label from some organic certification organizations (such as LeSOS and BIOCert), there is no monitoring system about the product itself. Some violations still occur, where the non-organic products are labeled organic to get premium prices. There are also some producers that put organic label without any certification. This research attempts to understand how Indonesian consumer’s perceived these organic label products. Are they aware about this violation and how they deal with this condition?

[a] Please define the problem of this case!
[b] Please explain at least 3 research questions that need to be answered!
[c] Assuming that the research use a qualitative method and the interview is required for data collection, please define at least 2 interview questions to answer each research questions!
[d] Who is your respondent? Please explain what sampling method that you would use to collect the data!

Tugas #1 Pengantar Manajemen Pemasaran (Akun) Kelas A & B – Semester Genap 2016/2017

PENGUMUMAN:

Hari Rabu/1 Maret 2017 Kuliah Pengantar Manajemen Pemasaran TETAP DIADAKAN dan TIDAK JADI DIBATALKAN. Mohon mahasiswa dapat tetap menghadiri perkuliahan.

QUIZ tetap akan diadakan pada pertemuan ke-7 hari Rabu/8 Maret 2017. Diharapkan semuanya dapat mengikuti QUIZ dengan baik.

=========

KETENTUAN TUGAS:
[1] Tugas WAJIB DITULIS TANGAN di kertas Folio Bergaris dan dikumpulkan paling lambat pada hari Rabu, tanggal 8 Maret 2017, di awal pertemuan, sebelum QUIZ dimulai. Bobot QUIZ: 7.5% dari Nilai Akhir.
[2] Sebelum dikumpulkan, disarankan untuk mem-fotocopy tugas terlebih dahulu sebagai materi untuk belajar.
[3] Bobot tugas: 7.5% dari Nilai Akhir.
[4] Tidak ada keterlambatan dalam pengumpulan.

=========

Nomor #1:
[a] Jelaskan apa yang dimaksud dengan needs, wants, dan demand! Apa bedanya?
[b] Tuliskan dan jelaskan tentang jenis-jenis demand! Berikan contoh dan strategi untuk menanggulangi berbagai jenis demand tersebut!
[c] Jelaskan bagaimana peran pemasaran dalam rangka menciptakan needs, wants, dan demand tersebut!

Nomor #2:
[a] Jelaskan secara lengkap apa yang dimaksud dengan value!
[b] Apa itu marketing? Jelaskan perbedaan antara konsep pemasaran lama dan baru!
[c] Jelaskan apa perbedaan antara production concept, product concept, selling concept, marketing concept, societal concept, dan holistic marketing? Konsep mana yang menurut kalian paling bagus? Mengapa?

Nomor #3:
[a] Jelaskan apa yang dimaksud dengan STP! Berikan contoh!
[b] Jelaskan apa yang dimaksud dengan marketing mix? Mengapa dalam penamaannya ada kata ‘mix’?
[c] Jelaskan dalam DIAGRAM, bagaimana hubungan antara needs & wants, STP, dan marketing mix dalam rangka menciptakan profit melalui kepuasan pelanggan!

Nomor #4:
[a] Buatlah analisis untuk setiap fakultas di UNPAR (Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial & ilmu Politik, Fakultas Hukum, Fakultas Teknologi Informasi & Sains, Fakultas Filsafat, dan Fakultas Teknologi Industri) menggunakan BCG Growth-Share Matrix! Jelaskan dan berikan alasan bagaimana Anda menempatkan setiap fakultas tersebut pada kuadran yang ada dalam BCG Matrix!
[b] Untuk setiap fakultas tersebut, strategi apa yang dapat dilakukan jika ternyata mereka berada pada kuadran Question Marks/Stars/Cash Cow/Dogs? Jelaskan dan berikan contoh!
[c] Buatlah analisis SWOT & TOWS untuk Fakultas Ekonomi UNPAR!
NB: Tidak perlu dilakukan pencarian data untuk market share & market growth, cukup menggunakan asumsi saja. Jelaskan secara singkat mengapa kalian menggunakan asumsi tersebut!

Nomor #5:
[a] Apa yang dimaksud dengan intensive growth, integrative growth, dan diversification growth?
[b] Berdasarkan 9 growth strategies yang ada, menurut Anda, strategi apa saja yang dapat dilakukan FE UNPAR untuk meningkatkan jumlah mahasiswa yang mendaftar untuk berkuliah di FE UNPAR? Berikan contohnya!

Nomor #6:
[a] Apa yang dimaksud dengan Marketing Intelligence System (MIS)? Jelaskan apa saja elemen dari MIS tersebut!
[b] Sebutkan elemen-elemen apa saja dari micro & macro environment yang dapat berpengaruh terhadap pengambilan keputusan perusahaan!

Nomor #7:
[a] Siapa saja yang dapat diidentifikasi sebagai pesaing dalam konsep pemasaran?
[b] Jelaskan bagaimana Porter’s Five Forces Model of Competition membantu pemasar dalam menganalisa persaingan!

Nomor #8:
Jelaskan secara lengkap bagaimana strategi untuk:
[a] Market Leader
[b] Market Challenger
[c] Market Nicher

Nomor #9:
Jelaskan apa yang dimaksud dengan:
[a] Market Demand
[b] Market Forecast
[c] Market Potential
[d] Company Demand
[e] Company Sales Forecast
[f] Company Sales Potential

Nomor #10:
[a] Hitunglah besarnya total market potential untuk produk OLI MOBIL MANUAL SEGMEN PASAR PREMIUM di kota Bandung berdasarkan data berikut:

  • Populasi pemilik mobil di kota Bandung: 1.000.000 orang
  • Komposisi pasar mobil automatic: 40%, manual: 60%
  • Untuk pasar mobil manual, komposisi segmen pasar low-cost: 75%, pasar premium: 25%
  • Dalam 1 tahun, rata-rata setiap orang mengganti oli mobil sebanyak 2 kali.
  • Biaya ganti oli: Rp 1.000.000/1 kali.

[b] PT. XYZ merupakan distributor suku cadang kendaraan bermotor yang berlokasi di kota Bandung. Melihat pasar oli mobil yang cukup menggairahkan, pemilik PT. XYZ memutuskan untuk melakukan import oli untuk mobil tipe manual dengan target market konsumen premium di kota Bandung. Walaupun oli yang di-import merupakan MEREK BARU, namun pemilik optimis bahwa perusahaannya dapat meraih market share sebanyak 20%. Berdasarkan data tersebut, hitunglah besarnya company sales potential! Jelaskan apa perbedaan antara market potential dan company sales potential!

[c] Sebagai pendatang baru, ternyata tidak mudah bagi PT. XYZ untuk menguasai pasar oli di kota Bandung yang sudah lebih dulu dikuasai merek-merek ternama. Sebagai market follower, ada 4 (empat) strategi utama yang dapat digunakan oleh PT. XYZ. Strategi apa sajakah itu? Jelaskan dan berikan contoh!

>>> SELAMAT MENGERJAKAN!!! <<<

Perenungan yang dalam tentang Teman Hidup

Pada postingan kali ini, saya hanya ingin share beberapa postingan Facebook yang ditulis beberapa tahun yang lalu. Topiknya tentu saja sesuai dengan judul postingan.

Ditulis pada 22 Juni 2012:

Intinya, kalo mau dapet ceweq, pertama-tama harus KERJA doeloe wkwkwk…

[Kej 2: 15] TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.

[Kej 2: 18] TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Jadi, pertama-tama harus kerja dulu.

[Kej 2:19] Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu.

[Kej 2:20] Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.

=======

Selanjutnya, baru dech dapet ceweq wkwkwk…

[Kej 2: 21] Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.

[Kej 2: 22] Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.

[Kej 2: 23] Lalu berkatalah manusia itu: “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.”

Ditulis pada 3 Januari 2014:

Setelah bertapa dari pagi, saya baru ngerti sekarang apa arti sebenarnya dari ayat ini:

“It’s not good for the Man to be alone; I’ll make him a helper, a companion.” ~ Genesis 2: 18

Actually, The LORD God said ‘alone’, NOT ‘single’.

“Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan.” ~ Kejadian 2: 18

Dalam versi bahasa Indonesia, dikatakan bahwa TIDAK BAIK jika manusia itu SEORANG DIRI SAJA. Ini menegaskan bahwa MANUSIA ADALAH MAKHLUK SOSIAL.

Dan sebagai makhluk sosial, manusia merupakan makhluk yang lemah. Kita tidak memiliki bulu lebat untuk melindungi kita dari suhu panas dan dingin seperti beruang. Tidak memiliki cakar dan gigi yang tajam seperti harimau. Tidak memiliki kegesitan seperti serigala.

Berbeda dengan hewan yang setelah lahir anaknya bisa langsung berdiri dan berlari, atau hewan lainnya yang hanya membutuhkan waktu beberapa bulan bagi anaknya untuk bisa bertahan hidup, manusia sangatlah rapuh.

Bayi manusia membutuhkan waktu BERTAHUN-TAHUN untuk bisa bertahan hidup dan mengurus dirinya sendiri. Bayi manusia membutuhkan ORANG LAIN di luar dirinya (orang tuanya) untuk mengurusinya, memberinya makan, dan merawatnya.

Bayi belajar berbicara dari orang lain. Belajar menghitung dari orang lain. Belajar cara bersikap dan berinteraksi dari orang lain. Belajar mana yang boleh dilakukan dan yang mana tidak boleh dilakukan, semuanya dari orang lain.

Dari sini kita bisa mengambil kesimpulan: Manusia tidak diciptakan untuk hidup sendiri. Kita selalu membutuhkan orang lain. Dan justru karena itulah manusia akhirnya menjadi spesies paling maju di muka bumi.

Jadi, kesimpulannya ayat tersebut tidak mengharuskan kita untuk berpasangan, tetapi untuk memperluas pergaulan (baca: memiliki kehidupan sosial yang baik).

Postingan tanggal 29 Desember 2016:

Pernikahan