Contoh Template Laporan Riset Pemasaran

Klik di sini untuk contoh template laporan.

Tugas #1 Pengantar Manajemen Pemasaran (Akun) – Semester Ganjil 2016/2017

KETENTUAN:
[1] Tugas WAJIB DITULIS TANGAN di kertas Folio Bergaris dan dikumpulkan paling lambat pada hari Rabu, tanggal 28 September 2016, di awal pertemuan, sebelum QUIZ dimulai.
[2] Sebelum dikumpulkan, disarankan untuk mem-fotocopy tugas terlebih dahulu sebagai materi untuk belajar.
[3] Bobot tugas: 10% dari Nilai Akhir.
[4] Tidak ada keterlambatan dalam pengumpulan.

=========

Nomor #1:
[a] Jelaskan apa yang dimaksud dengan needs, wants, dan demand! Apa bedanya?
[b] Tuliskan dan jelaskan tentang jenis-jenis demand! Berikan contoh dan strategi untuk menanggulangi berbagai jenis demand tersebut!
[c] Jelaskan bagaimana peran pemasaran dalam rangka menciptakan needs, wants, dan demand tersebut!

Nomor #2:
[a] Jelaskan secara lengkap apa yang dimaksud dengan value!
[b] Apa itu marketing? Jelaskan perbedaan antara konsep pemasaran lama dan baru!
[c] Jelaskan apa perbedaan antara production concept, product concept, selling concept, marketing concept, societal concept, dan holistic marketing? Konsep mana yang menurut kalian paling bagus? Mengapa?

Nomor #3:
[a] Jelaskan apa yang dimaksud dengan STP! Berikan contoh!
[b] Jelaskan apa yang dimaksud dengan marketing mix? Mengapa dalam penamaannya ada kata ‘mix’?
[c] Jelaskan dalam DIAGRAM, bagaimana hubungan antara needs & wants, STP, dan marketing mix dalam rangka menciptakan profit melalui kepuasan pelanggan!

Nomor #4:
[a] Buatlah analisis untuk setiap fakultas di UNPAR (Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial & ilmu Politik, Fakultas Hukum, Fakultas Teknologi Informasi & Sains, Fakultas Filsafat, dan Fakultas Teknologi Industri) menggunakan BCG Growth-Share Matrix! Jelaskan dan berikan alasan bagaimana Anda menempatkan setiap fakultas tersebut pada kuadran yang ada dalam BCG Matrix!
[b] Untuk setiap fakultas tersebut, strategi apa yang dapat dilakukan jika ternyata mereka berada pada kuadran Question Marks/Stars/Cash Cow/Dogs? Jelaskan dan berikan contoh!
[c] Buatlah analisis SWOT & TOWS untuk Fakultas Ekonomi UNPAR!
NB: Tidak perlu dilakukan pencarian data untuk market share & market growth, cukup menggunakan asumsi saja. Jelaskan secara singkat mengapa kalian menggunakan asumsi tersebut!

Nomor #5:
[a] Apa yang dimaksud dengan intensive growth, integrative growth, dan diversification growth?
[b] Berdasarkan 9 growth strategies yang ada, menurut Anda, strategi apa saja yang dapat dilakukan FE UNPAR untuk meningkatkan jumlah mahasiswa yang mendaftar untuk berkuliah di FE UNPAR? Berikan contohnya!

Nomor #6:
[a] Apa yang dimaksud dengan Marketing Intelligence System (MIS)? Jelaskan apa saja elemen dari MIS tersebut!
[b] Sebutkan elemen-elemen apa saja dari micro & macro environment yang dapat berpengaruh terhadap pengambilan keputusan perusahaan!

Nomor #7:
[a] Siapa saja yang dapat diidentifikasi sebagai pesaing dalam konsep pemasaran?
[b] Jelaskan bagaimana Porter’s Five Forces Model of Competition membantu pemasar dalam menganalisa persaingan!

Nomor #8:
Jelaskan secara lengkap bagaimana strategi untuk:
[a] Market Leader
[b] Market Challenger
[c] Market Nicher

Nomor #9:
Jelaskan apa yang dimaksud dengan:
[a] Market Demand
[b] Market Forecast
[c] Market Potential
[d] Company Demand
[e] Company Sales Forecast
[f] Company Sales Potential

Nomor #10:
[a] Hitunglah besarnya total market potential untuk produk OLI MOBIL MANUAL SEGMEN PASAR PREMIUM di kota Bandung berdasarkan data berikut:

  • Populasi pemilik mobil di kota Bandung: 1.000.000 orang
  • Komposisi pasar mobil automatic: 40%, manual: 60%
  • Untuk pasar mobil manual, komposisi segmen pasar low-cost: 75%, pasar premium: 25%
  • Dalam 1 tahun, rata-rata setiap orang mengganti oli mobil sebanyak 2 kali.
  • Biaya ganti oli: Rp 1.000.000/1 kali.

[b] PT. XYZ merupakan distributor suku cadang kendaraan bermotor yang berlokasi di kota Bandung. Melihat pasar oli mobil yang cukup menggairahkan, pemilik PT. XYZ memutuskan untuk melakukan import oli untuk mobil tipe manual dengan target market konsumen premium di kota Bandung. Walaupun oli yang di-import merupakan MEREK BARU, namun pemilik optimis bahwa perusahaannya dapat meraih market share sebanyak 20%. Berdasarkan data tersebut, hitunglah besarnya company sales potential! Jelaskan apa perbedaan antara market potential dan company sales potential!

[c] Sebagai pendatang baru, ternyata tidak mudah bagi PT. XYZ untuk menguasai pasar oli di kota Bandung yang sudah lebih dulu dikuasai merek-merek ternama. Sebagai market follower, ada 4 (empat) strategi utama yang dapat digunakan oleh PT. XYZ. Strategi apa sajakah itu? Jelaskan dan berikan contoh!

>>> SELAMAT MENGERJAKAN!!! <<<

Tugas Metodologi Penelitian Manajemen

Untuk mahasiswa Metlit Manajemen Kelas A, harap dapat mengerjakan tugas di kertas folio bergaris dan dikumpulkan di box depan Ruang 9642 pada hari Selasa/20 September 2016.

NB: Bagi siapa saja yang berhasil membuat tugas ini dengan SEMPURNA, maka akan diberikan BONUS 5 poin untuk NILAI AKHIR.

Terima kasih.

Regards,

Ivan Prasetya

=========

Nomor #1:

Just a few years ago, Tom Oliver, the Chief Executive of Holiday Hospitality Corp., was struggling to differentiate among variety of facilities offered to clients under the Holiday flagship. The Holiday Inn Select designed for business travelers, the Holiday Inn Express used by penny pinchers, and The Crown Plaza Hotels, the luxurious hotels meant for the big spenders. Oliver felt that revenues could be quadrupled if only clients could differentiate among these.

Keen on developing a viable strategy for Holiday Hospitality, which suffered from brand confusion, Tom Oliver conducted a customer survey of those who had used each type of facility, and found the following. The consumers didn’t have a clue as to the differences among the three different types. Many complained that the buildings were old and not properly maintained, and the quality ratings of service and other factors were also poor. Furthermore, when word spread that one of the contemplated strategies of Oliver was name change to differentiate the three facilities, irate franchises balked.  Their mixed message did not help consumers to understand the differences, either.

Oliver thought that he first needed to understand how the different classifications would be more important to the several classes of clients, and then he could market the heck out of them and greatly enhance the revenues.  Simultaneously, he recognized that unless the franchise owners fully cooperated with him in all his plans, mere face lifting and improvement of customer service would not bring added revenues.

[a] What is the problem statement?
[b] In this case, there are 3 independent variables, 1 dependent variable, and 1 intervening variable. Please define the intervening and evolve a theoretical framework!
[c] Develop at least 4 (four) hypotheses!
[d] What type of research does the company envisage?

=========

Nomor #2:

Farmers and other producers are responding to consumer concerns about pesticides by creating new marketing opportunities for products grown with environmentally sound practices. Therefore, food producers in Indonesia have started to implement organic farming and labeled it as organic product as it goes to the market. Even though some producers have received organic label from some organic certification organizations (such as LeSOS and BIOCert), there is no monitoring system about the product itself. Some violations still occur, where the non-organic products are labeled organic to get premium prices. There are also some producers that put organic label without any certification. This research attempts to understand how Indonesian consumer’s perceived these organic label products. Are they aware about this violation and how they deal with this condition?

[a] Please define the problem of this case!
[b] Please explain at least 3 research questions that need to be answered!
[c] Assuming that the research use a qualitative method and the interview is required for data collection, please define at least 2 interview questions to answer each research questions!
[d] Who is your respondent? Please explain what sampling method that you would use to collect the data!

My Bucket List

Few years ago, I came across someone’s bucket list while surfing the internet. It quickly inspired me to create my own list, but I never write it down until now. So lazy me HaHaHa…

So, here is my bucket list, where I list all 101 things I want to do, feel, experience, see, and achieve before I die (or before the world ends). Actually, on this bucket list, I don’t write anything that I’ve already achieved before, such as: travelling alone to many countries, solo hiking, swim with little sharks, visit world’s tallest tower, visit Harajuku, take photos with Hachiko, biking in snow, see Penguins, etc.

I will continuously update it as I complete current items.

=========

[1] ride at least 10 world’s record-breaking roller coaster from around the world (by Aug 2011: 5 – T Express, Fujiyama, Eejanaika, Dodonpa, Takabisha)

[2] fly in a hot-air balloon

[3] win a main prize (min. IDR 100.000.000)

[4] pack my bags and set off for a random location with no itinerary for at least 10 days

[5]  live in 3 different countries for at least six months (by Sept 2011: 1 – Japan)

[6] skiing & snowboarding (I’ve already plan for both on 20 March 2011, but unfortunately it was tsunami in Japan on 11 March 2011, so I canceled it.)

[7] try out vegetarianism for 1 months

[8] increase my TOEFL score (passing at least 650)

[9] get my Doctorate Degree/PhD Program in U.K. (by Dec 2017)

[10] travel to Europe

[11] travel to U.S.& Antarctica

[12] travel to Australia

[13] visit all Disney Park around the world

[14] try Bungee Jumping

[15] go on a cruise vacation

[16] climb Mt. Mahameru (inspired by 5cm)

[17] become a CEO of a big company (past: vice director)

[18] visit all ASEAN countries

[19] experience zero gravity

[20] do public speaking in front of 2.500 people or more

[21] build my dream home

[22] see Cherry Blossoms/Sakura in Japan, Korea, and China (by March 2011: Japan)

[23] see a Monalisa in Louvre and taking photos of Eiffel

[24] learn graphology

[25] publish at least 10 SCOPUS Indexed Journals (by Dec 2025)

[26] publish at least 50 Proceedings (by Dec 2020)

[27] try to launch my own company on Jan 2016

[28] try indoor skydive

[29] learning archery

[30] play golf

[31] feed a Koala Bear

[32] feed a King Penguin

[33] see a Kangaroo

[34] swim with Dolphins

[35] try horseback riding

[36] swim with sea turtles

[37] meet the President

[38] write and publish 5 books (on progress: 1 book)

[39] collect a set of LEGO

[40] collect a set of Tomica

[41] eat at a Michelin 3-star Restaurant (hopefully Jiro Sushi)

[42] complete a 1.500 pieces Jigsaw Puzzle

[43] learn photography

[44] race a Go-Kart

[45] ride a Camel

[46] ride on a Limousine

[47] solve Rubik’s Cube in less than 150 seconds

[48] ride on 3 world’s record-breaking cable car (by Okt 2014: world’s steepest cable car in Langkawi)

[49] sleep in a Capsule Hotel

[50] sleep in a treehouse

[51] take a train cross country

[52] touch a Pyramid

[53] take a picture from helicopter

[54] attend the Songkran Festival in Bangkok

[55] watch 100.000 shots fireworks (or more)

[56] ride in a Gondola in Venice

[57] eat in the Underwater Hotel (Maldives)

[58] eat in the Waterfall Restaurant (Phillipines)

[59] be invited to speak overseas

[60] walk across a desert

[61] visit The Leaning Tower of Pisa

[62] firewalking

[63] witness a meteor shower

[64] have a MINI Cooper

[65] have a mentor

[66] visit 30 UNESCO World Heritage Sites

[67] take selfie picture at The Great Wall

[68] sleep in an Iglo

[69] master Poker and win big at the Casino

[70] obtain some professional certifications

[71] be a member af an exclusive club

[72] build a sand castle

[73] get married with the one I love

[74] participate in a marathon race

[75] fly first class

[76] visit a ghost town

[77] visit Stone Henge

[78] visit Easter Island Heads Statue

[79] experience the London Eye

[80] attend Anthony Robbins’ seminar and meet him in person

[81] train a dog and win a medal

[82] honeymoon in Paris

[83] be a master in Statistics

[84] visit Komodo National Park

[85] explore Bali

[86] play tennis

[87] record a song

[88] attend a masquerade

[89] visit all about Hello Kitty places (by Aug 2011: Hello Kitty Cafe – Korea, Sanrio Puroland & Hello Kitty Stores – Japan)

[90] ride on a dog sled

[91] meet someone with my own name

[92] get into the Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI)

[93] be in a movie or on TV

[94] throw a boomerang

[95] take photos with Mr. Bean

[96] become a brand consultant

[97] reduce sugar intake

[98] learn to meditate

[99] achieve financial freedom

[100] get healthy and reach 100 years of age

[101] have a romantic getaway at an exotic location

Bagaimana Cara Mengukur Market Demand?!

Saat ini saya sedang menyiapkan materi kuliah tentang pengukuran ‘market demand’ dan langsung saja saya teringat akan artikel berikut yang beberapa waktu lalu juga pernah saya post di http://www.b0chun.com/blog/

Jawaban ini didapat dari mailing list-nya Majalah MARKETING. Ada seseorang yang menanyakan bagaimana cara mengukur market demand dan inilah jawabannya. Penjelasan yang sangat baik menurutku.

…….

Dear Pak Yus,

Saya ingin memberikan pendapat sedikit mengenai email bapak.

Sebelum masuk ke cara pengukuran, ada tiga kata kunci yang perlu di ketahui, yaitu:

  1. market size: jumlah total seluruh penduduk Jakarta (misalnya scope distribusinya adalah Jakarta) yang dapat menggunakan produk/jasa kita
  2. market demand: persentase dari market size atau jumlah total seluruh penduduk jakarta, yang INGIN menggunakan produk/jasa kita
  3. market potensial: persentase dari market demand, yang INGIN dan secara FINANSIAL mampu menggunakan produk/jasa kita

Untuk pengukurannya, bisa dengan desk research (data sekunder) atau market research (data primer).

Jika menggunakan market research, maka bapak menentukan respondent criteria yang sesuai dengan target market produk bapak (berdasarkan demografi, psikografi, dll) dan melakukan survey dengan metode random sampling agar dapat diproyeksikan ke total populasi.

Dari data tersebut maka bapak akan mendapatkan market size, market demand, market potential, bahkan behavior target market.

Tetapi itu akan membutuhkan biaya yang cukup mahal dan mengenai pelaksanaannya silahkan serahkan ke reseacrh agency yang profesional.

Atau bapak juga dapat melakukan dengan cara yang lebih murah, yaitu mengambil data dari BPS.

Dan memecah data BPS tersebut sesuai dengan target market produk bapak.

Semakin spesifik bapak memecah data BPS, maka bisa mendapatkan gambaran mulai dari market size hingga market potensial.

Tapi dari data BPS ini kita tidak bisa mendapatkan U&A ataupun behavior dari target market kita.

Semoga membantu .. have a good day

Regards, Tria Septariana

…….

Salam MC-ers,

Pertanyaan yang menarik untuk didiskusikan. Mengukur market size ataupun market demand menjadi tugas mutlak seorang marketer sebelum meluncurkan (launching) sebuah produk atau jasa.

Dahulu, sebelum PT. Aqua Golden Mississippi (AGM) memutuskan untuk menjual air mineral dalam kemasan (AMDK), mereka tentu saja harus memiliki keyakinan akan potensi pasar yang ada (baca: market demand). Saat itu, sebagian besar masyarakat masih beranggapan akan sangat sulit (bukan tidak mungkin) untuk menjual air yang dikemas lebih mahal dari 1 liter minyak tanah atau mungkin 1 liter solar, mungkin kita pun termasuk orang yang pesimis waktu itu….

Dengan data dan informasi yang dimiliki mengenai rendahnya kualitas AIR TANAH khususnya di kota-kota besar serta dan semakin hari semakin berkurangnya kualitas AIR PAM, membuat para petinggi PT AGM semakin optimis.

Mereka mulai menghitung potensi pasar… Caranya : Jumlah penduduk Kota besar DIKALI 2 Liter (minimal Kebutuhan Air Per hari) DIKURANG Penduduk yang tidak mampu beli DIKURANG Penduduk yang tidak mau beli, dan terakhir mungkin DIKURANGI dengan jumlah penduduk yang masih memperoleh air bersih dan sangat layak minum.

Perolehan Jumlah tersebut bisa ditambahkan lagi dengan berbagai aktivitas promosi untuk mempengaruhi perilaku konsumen, misalnya:

  • Bawa Air Dalam Kemasan saat perjalanan, masa sih harus bawa-bawa termos air
  • Minum Air Dalam Kemasan setelah berolah raga
  • Gunakan Air Dalam Kemasan untuk memasak
  • Gunakan Air Dalam Kemasan untuk membuat susu bayi
  • Gunakan Air Dalam Kemasan untuk orang yang sedang sakit, dan berbagai bentuk kegiatan lainnya.
  • Bahkan sempat PT AGM menyarankan untuk menggunakan AQUA sebagai pengisi air radiator kendaraan mewah.

Contoh lainnya:

Jika produk anda adalah Shock Breaker Motor, caranya adalah : jumlah Motor yang terjual setiap tahunnya = 5.000.000 unit Usia rata-rata motor di jalanan = 6 tahun Rata-rata usia penggantian Shock breaker = 3 tahun Maka potensi market anda adalah : 5jt * 6 thn – 3 tahun = 15.000.000 unit per tahun

Cara menghitungnya adalah 5juta kendaraan dikalikan usia rata-rata 6 tahun jadi jumlah kendaraan yang beredar saat ini adalah 5jt X 6 = 30.000.000 kendaraan. Namun karena Shock breaker yang rusak baru setelah 3 tahun, maka artinya ada sebanyak 15.000.000 (5jt X 3thn) yang belum menjadi potensi pasar. Maka, jika jumlah kendaraan yang beredar sebanyak 30jt dikurangi 15jt yang belum menjadi potensi pasar maka sisanya adalah 15jt

Lebih jauh:

Hitung jumlah pemain (penjual SB) yang ada, lalu hitung kapasitas produksi masing-masing perusahaan tersebut. Nah, Anda bisa melihat apakah pasar tersebut sudah over capacity atau masih memadai.

Anda juga bisa mencari ceruk pasar yang berbeda, misalnya khusus menjual Shock breaker aksesoris, dimana orang mengganti shock breaker bukan karena rusak tapi karena mengikuti model.

Salam, Sukardi Arifin Majalah Marketing