Dec 25 2008
Si maling dapet duit…
Gedung SMP-ku terletak dalam kawasan yang sama dengan gedung SMA… Yach, tepat sekali!!! Namanya adalah SLTPK 1 BPK Penabur… Motto sekolah kami adalah 3 TAHU 4 TANG dan AKSI… Tahu diri, tahu tempat, tahu waktu. Tangkas, Tangguh, Tanggap, Tanggung jawab. Aktif, Kreatif, Sportif, dan Inovatif…
Di dalam kawasan SLTPK 1 BPK Penabur hanya terdapat 2 kantin: Kantin si N’ci dan Kantin si Ngko… Dahulu, kantin si N’ci terletak di belakang gedung aula kebaktian, di sebelah kelas baru di deket lab fisika SMA.. Sedangkan kantin si Ngko terletak persis di sebelah kantin yang sekarang, tepatnya di antara lab fisika SMP dan tempat fotokopi milik SMP yang baru…
Masing-masing kantin memiliki karakteristik sendiri…
Kita mulai dari kantin si N’ci…
Si N’ci menjual makanan yang dibungkus di kotak sterofoam putih dengan menggunakan sendok plastik… Walaupun terkenal pelit, namun kantin si N’ci sangat ramai ketika istirahat, sehingga dia harus sengaja membungkus makanan sebelum jam istirahat supaya ketika ada pembeli dia bisa langsung menyodorkan makanan tsb… Kenapa terkenal pelit? Tak lain karena ada gosip beredar bahwa si N’ci suka menyuruh pegawainya mengumpulkan kotak sterofoam plus sendok plastiknya dari tong sampah untuk dicuci dan kemudian digunakan kembali. Namun hal ini ternyata bukan gosip belaka, karena banyak juga teman-temanku yang menemukan kotak sterofoam yang cacat ketika mereka membeli makanan. Untuk mengantisipasinya, kita kemudian langsung menginjak sendok dan kotak tersebut sampai remuk setelah mengkonsumsi isinya…
Hari itu, temanku si Benny datang ke kantin si N’ci… Dia mengambil sekotak nasi bistik seharga Rp 3500 (kalo aku tak salah harganya)… Ingat: Dia hanya mengambil saja tanpa menyerahkan uang sepeserpun… Lalu dia berteriak-teriak: “Ci, nasi satu!!! Pulangannya belom!!!”
Lalu, karena saking sibuknya si N’ci yang gamau repot ini menyerahkan uang Rp 1500 ke temanku ini…
Benny: “Terima kasih, Ci!!! Besok saya datang lagi…”
Berbeda dengan kantin si N’ci, si Ngko ga pernah sengaja menyiapkan nasi yang telah dibungkus… Dia justru menggunakan piring plastik yang bisa digunakan berulang-ulang… Piring plastik ini ketika dicuci minyaknya bisa bersih tentunya, tidak seperti kotak styrofoam… Harganya pun relatif lebih murah… Aku dan temanku si Jimmy biasa makan di kantin si Ngko… Seperti biasa, saat itu kami mendatangi kantin si Ngko dan bertanya ke si mbak pelayannya…
Aku: “Mbak… Mbak… Ada Fruit Tea ga???”
Si mbak: “Oh, Fruit Tea ga ada, yang ada Pop Mie!!!”
Please dech, Mbak!!! Walaupun itu produk masi baru juga tapi yang namanya tea yach jelas2x teh, koq disamakan dgn Pop Mie sich…
-_-”
Random Posts
Tags



