Jan 10 2009
Dosen penguji itu ‘malas’, tapi pengalaman!!!
Aku merupakan mahasiswa paling dodol di UNPAR… Gmn ngga??? Tiap kuliah mata pelajaran favorit aku selalu tepet waktu telatnya… Yach bener, yang tepat waktu itu telatnya… Aku selalu datang telat 30 menit… Hobby banget dah pokonya, terutama kelasnya si Pa Wisnu…
Buat dosen yang namanya disebut di atas: Maap banget dech, Pa!!! Sekian ratus kali ikut kelas Bapa, pada detik-detik terakhir menjelang lulus saya justru baru sadar kalo ternyata Bapa tidak mengijinkan mahasiswanya telat lebih dari 10 menit… Hiks… Jadi terharu…
Hal ini juga berlaku untuk di kelas seminar tentunya… Si dosen ngga ngebolehin telat lebih dari 10 menit dan as usual aku cuek aja masuk kelas jam 10.15!!! Biasanya ga lama setelah aku masuk kelas, si mahasiswa yang presentasinya bilang gini: “Demikianlah presentasi saya, jika ada yang ingin bertanya saya persilakan!!!”
Dan tahukan kalian??? Siapa orang yang biasanya menjadi penanya pertama??? Jika kalian menjawab itu adalah aku: Seratus untuk kalian!!!
Banyak orang kemudian bertanya kepadaku: Bagaimana mungkin diriku yang dateng sangat telat itu, yang hampir tidak mendengarkan presentasi sama sekali, dan yang ketika masuk kelas sama sekali tidak tahu topik apa yang dibicarakan, ketika baru 5 menit melihat-lihat proposal yang sedang dipresentasikan; dapat langsung memberikan beberapa pertanyaan/masukan yang isinya ternyata sangat berbobot???
Inilah rahasianya kawan, semua itu tak lain karena 1 kata saja: PENGALAMAN!!!
Pengalaman apa???
Tak lain adalah pengalaman menemukan bahwa mahasiswa pada umumnya seneng banget membuat kesalahan-kesalahan yang sama sepanjang waktu… Dari mahasiswa A ke mahasiswa Z… Dari semester ganjil ke semester genap trz balik lagi ke semester ganjil… Semuanya itu adalah samaaaa… Jadi, tinggal bolak-balik bentar itu proposal juga langsung ketauan jelas dech salahnya di mana…
…….
Dosen penguji merupakan makhluk yang memiliki kecenderungan malas memerika skripsi yang tebalnya aduhai, apalagi di akhir semester, mungkin bisa sampe puluhan tuch skripsi yang harus dia baca…
Aku berani jamin dech mereka ini bacanya selewat-selewat… Tetapi hati-hati: Justru karena selewat-selewat inilah maka mereka bisa menemukan bahan pembantaian untuk korbannya di ruang sidang…
Mengapa???
Tak lain karena mereka pengalaman dan karena salahnya mahasiswa dari waktu ke waktu itu lagi itu lagi, di situ lagi di situ lagi…
Mungkin si mahasiswa berpikir apakah teori-teori yang dia masukkan di bab 2 sudah lengkap atau belum, tetapi si dosen penguji malah mencocokkan footnote di bab 2 dengan daftar pustaka, melihat apakah judul buku, pengarang, halaman, tahun terbit, dsb nya sama atau tidak; dan ketika ketahuan berbeda, jika sial, tamatlah riwayat seperti beberapa orang yang kemudian mendapat gelar: PLAGIATOR!!!
Ketika si mahasiswa dibuat stress apakah kesimpulan yang dia buat sudah benar atau belum, di ruang sidang si dosen penguji malah meminta si mahasiswa mencari solusi atas permasalahan tersebut…
Dan, ketika si mahasiswa merasa yakin bahwa skripsinya perfect, ga ada lagi celah yang bisa dibantai, maka dengan cueknya si dosen penguji berkata: “Ah, skripsi kamu ga berhubungan dengan bidang konsentrasi saya… Saya di sini ditugaskan untuk menguji operasi… Apa saja yang kamu pelajari dari MO???” Dan ketika si mahasiswa dodol menjawab: “Ga belajar apa-apa, Bu!!! Cuman baca-baca aja…” itu berarti sebentar lagi dunia kiamat…
…….
Untuk kesalahan-kesalahan umun yang sering dibuat mahasiswa dan kelemahannya telah diketahui banyak dosen, banyak dibahas di postingan-postingan lainnya… Jadi silakan kalian membaca-baca sendiri postingan yang lainnya yach hehehe…
Ketika menjelang sidang, biasanya banyak orang minta diajarin ini itu ke aku, dan syaratku mudah saja: Sebelom u yg nanya ini itu, mending gua dulu yang bantai… Presentasi maks 10 menit di depan gua!!!
Banyak yang nangis, banyak yang matanya berkaca-kaca, dan masih banyak lagi hal-hal lainnya terjadi… Tapi gpp lah, seengganya mereka semua akhirnya lulus dengan nilai yang mamuaskan…
Oh, out of topic yach??? Balik lagi dech ke laptop, semua itu dilakukan tak lain dan tak bukan untuk 3 tujuan berikut:
- latihan komunikasi
- latihan mental
- Ini nich yang paling penting, karena mungkin dosen senior juga akan melakukan hal yang sama… Aku bisa tahu kesalahan-kesalahan apa saja yang ada di itu skripsi hanya dengan mendengar presentasinya selama 10 menit… Kalo uda tau kira-kira apa kesalahannya baru kita lihat skripsinya >>> Nah, bener kan salah!!! Apa kubilang juga…
Jadi kesimpulannya: Hati-hatilah memilih kata ketika presentasi, salah ngomong 1 kata aja bisa habis dech riwayat… Selain itu juga, belajarlah dari kesalahan orang lain… Jika orang lain sudah terbukti salah, koq masih juga ditiru??? Dan tips yang terakhir menjelang sidang: Pelajarilah karakteristik tiap dosen penguji, karena tipe-tipe pertanyaan mereka umumnya sama untuk topik yang mirip-mirip… Jadi sering-seringlah nonton orang laen dibantai paz sidang yach…
Sebenarnya melalui postingan ini aku hanya ingin berpesan: JANGAN MELAKUKAN KESALAHAN YANG ITU-ITU AJA PLZ!!! BOSEN TAU!!!




