Archive for January 28th, 2009

Jan 28 2009

Laskar Pelangi vs Red Cliff, menang mana???

Published by b0chun under Berita ga penting

zhuge-liang

Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersukurlah pada yang kuasa
Cinta kita di dunia

Selamanya…

Apakah kalian tahu lagu di atas??? Ini merupakan sound track serial HEROES yang saat ini lagi tenar-tenarnya di seluruh dunia… Oops… Salah yach??? Yach jelas lah ini mah soundtrack Laskar Pelangi, yang sangat terkenal itu…

Kalian pasti pernah nonton HEROES kan?! Di Heroes season 1 dan 2 mungkin kalian mendengar sound track yang berjudul: “Heaven” dan kalian berpikir: Koq kaya judul lagunya Nidji yach??? Dan di Heroes season 3 kalian sempat mendengar lagu “Shadows” yang sama persis kaya yang dinyanyiin Nidji…

Wah, dasar orang Indo… Masa semuanya ditiru???

Bukan… Bukan nyolong dia, tapi yang nyanyi di soundtrack-nya Heroes itu emang Nidji beneran… Pure lagu ciptaan sendiri lagi…  Bahkan nama Nidji sendiri sering banget nongkrong di Star Movie… Gimana ga keren coba…

…….

Lagu Nidji juga digunakan sebagai soundtrack film Laskar Pelangi yang tayang di bioskop mulai awal September (kalo ga sala) dan sampe skrg juga kayanya masi tayang dech di bioskop-bioskop ‘terpencil’. Keren banget lah ini film, mendapat penghargaan di sana sini, dan dinobatkan sebagai film paling laris tahun ini, bahkan konon kabarnya penjualan tiketnya telah melampaui Ayat-Ayat Cinta…

Film ini sempat masuk dalam nominasi Festival Film Islami, melawan ‘Captain Abu Raed’ (Jordania), ‘The Song of Sparrows’ (Iran), dan ‘The Convert’ (Thailand).

Tak hanya itu saja, tahun ini ‘Laskar Pelangi’ berhasil menjadi nominator Film Terbaik di Asian Film Awards 2009. Di nominasi tersebut, film garapan Riri Riza itu akan berhadapan dengan film garapan John Woo ‘Red Cliff’.

Selain ‘Red Cliff’, di kategori Film Terbaik, ‘Laskar Pelangi’ akan bersaing dengan empat film lain dari wilayah Asia: ‘Forever Enthralled’, ‘The Good, the Bad, the Weird’ , ‘Ponyo on the Cliff’,  dan ‘Tokyo Sonata’.

Hebat kan industri film dan industri musik kita skrg sudah mampu merajalela di manca negara… Kalian tau Farenheit kan??? Karen Mok??? Itu adalah bbrp nama yang sempat dikalahkan Agnes Monica di “The 5th ASIA SONG FESTIVAL 2008″… Selain itu juga dia pernah bermain film ‘The Hospital’ bersama Jerry Yan dan bermain film “‘Romance in The White House” bersama Piter Ho… Gmn ga keren coba???

Ternyata sosok Agnes Monica dan Nidji yang kurang populer di tanah air mampu menarik simpati dari masyarakat luar negeri…

Sekarang balik lagi ke pertarungan Laskar Pelangi vs Red Cliff, jelas dukung Laskar Pelangi donk… Cerita tentang desa terpencil di Belitong lawan Sam Kok nich… 2oo juta jiwa lebih lawan bermilyar-milyar orang… Untung aja bukan voting, kalo ga uda pasti kalah jumlah dech…

laskar-pelangi

7 responses so far

Jan 28 2009

Operasionalisasi Variabel (Opvar)

Published by b0chun under Panduan seminar & skripsi

Uda lama nich gua ga nulis yang ginian… Kali ini gua share dikit lah masalah opvar… Knp kali ini kata-katanya pake ‘gua’ dan bukan ’saya’ atau ‘aku’ ?! Yach suka-suka gua donk… Gua yang nulis koq u yg sewot sich…

Intinya, materi ini kayanya hampir ga pernah didapet di bahan kuliahan… Jujur gua sendiri juga gatau dapet ini bahan dari mana… Jadi, mau percaya sukur, ngga juga gpp koq… Setidaknya, di blog ini ada 3 hukum yang berlaku:

  1. b0chun selalu benar
  2. b0chun tidak pernah salah
  3. kalo b0chun salah, liat pernyataan nomor 1

Opvar itu kependekan dari operasionalisasi variabel… Kalo diterjemahkan secara harakiri, eh harafiah, artinya yach uda jelas kan: Gmn sich cara kita membuat supaya si variabel-variabel penelitian itu bisa beroperasi/berfungsi/mengukur sebagaimana mestinya…

*Duh, jadi lupa mau nulis apa, tadi si Pipin telp bimbingan sidang…*

Sebenernya opvar nyangkut ke masalah validitas… Pengertian validitas sendiri dapat dilihat di sini… Validitas berhubungan dengan kuesioner, apakah si kuesioner sudah mengukur dengan baik atau belum… Nah, si kuesioner ini datangnya dari apa yang sering kita sebut sebagai opvar…

Gimana sich cara bikin opvar??? Nyontek dari skripsi orang laen??? Bisa aja sich, tapi belum tentu tepat hasilnya, belum tentu dapat mengukur dengan baik…

Seharusnya opvar ini dibuat atas dasar:

TEORI >>> KONSEP >>> VARIABEL >>> SUB VARIABEL

Untuk definisi beberapa bahasa dewa di atas, mohon maaf gua sndr juga gatau, kalo u mau jelas mah tanya aja sana sama dosen metlit… Di sini gua kasi contonya aja dech…

Misalnya gua mau bikin opvar untuk variabel X: “tingkat kerajinan marketing bank”; maka hal pertama yang harus gua lakukan adalah mencari TEORI tentang kerajinan…

Let’s say: Kerajinan adalah keadaan di mana seseorang melakukan segala kewajibannya secara bertanggung jawab…

Umum banget yach??? Ya iya lah, masa ya iya donk… Namanya juga teori, yach pasti kaya gini… Ga percaya??? Liat buku Kotler coba, cari definisi jasa, pasti dia kasi definisi jasa secara umum; bukan definisi jasa restoran, jasa karaoke, jasa hotel, apalagi jasa pijet plus-plus…

Kalo teori tentang kerajinan tadi sifatnya sangat umum, maka selanjutnya kita buat yang namanya KONSEP: “rajin untuk mahasiswa”

Mengapa perlu yang namanya konsep???
Karena, rajin untuk mahasiswa = belajar sehari 10 jam;
rajin untuk dosen = dalam 1 minggu pegang 12 kelas, bikin penelitian 1 bulan 2 biji, datang ngajar tepat waktu, pergi ga dijemput pulang ga diantar;
rajin untuk pembokat = nyapu lantai 1 jam 10 kali, ngepel sehari 100 kali, cuci baju sehari sekali, sebentar lagi masuk RS kena tifus;
rajin untuk tukang parkir = rajin lari kesana-kemari…

TEORI yang sifatnya umun tersebut kemudian kita buat pembatasan KONSEP “rajin untuk siapa”, karena tingkat kerajinan untuk tiap profesi itu kan beda-beda…

Nah, setelah terbentuk apa yang namanya konsep, skrg kita bisa mulai bikin VARIABEL apa aja sich yang menunjukkan tingkat kerajinan marketing bank…

Cari donk bahannya yang menjelaskan tentang hal ini, atau jika tidak ditemukan, kita bikin aja preliminary research untuk mencari sendiri variabel-variabelnya… Misalnya preliminary research-nya diberi pertanyaan ini kepada para nasabah dan kepala cabang suatu bank:

Sebutkan 5 faktor yang menjadi dasar penilaian kerajinan marketing bank!!!

Dan misalnya si responden menjawab sebagai berikut:

  1. ketepatan datang kantor
  2. hasil lending/funding yang didapat
  3. frekuensi dan banyak melakukan sales call
  4. seberapa sering bolos kerja
  5. frekuensi kunjungan ke nasabah

Nah, uda dapet kan indikator-indikator dari tingkat kerajinan marketing bank… Ini bisa menjadi variabel yang akan digunakan dalam opvar… Dan jika variabel-variabel ini bisa dipecah-pecah lagi, maka akan menjadi SUB VARIABEL, misal:

Salah satu VARIABEL-nya:
sales call

SUB VARIABEL:

  • frekuensi melakukan sales call - nasabah exist
  • frekuensi melakukan sales call - calon nasabah
  • frekuensi melakukan sales call - maintain nasabah
  • banyak melakukan sales call - nasabah exist
  • banyak melakukan sales call - calon nasabah
  • banyak melakukan sales call - maintain nasabah

Kalo opvarnya uda jadi kaya gini, lanjut dech bikin kuesioner…

Gampang kan?!

No responses yet

Search