Jan 28 2009

Operasionalisasi Variabel (Opvar)

Published by b0chun at 2:25 am under Panduan seminar & skripsi

Uda lama nich gua ga nulis yang ginian… Kali ini gua share dikit lah masalah opvar… Knp kali ini kata-katanya pake ‘gua’ dan bukan ’saya’ atau ‘aku’ ?! Yach suka-suka gua donk… Gua yang nulis koq u yg sewot sich…

Intinya, materi ini kayanya hampir ga pernah didapet di bahan kuliahan… Jujur gua sendiri juga gatau dapet ini bahan dari mana… Jadi, mau percaya sukur, ngga juga gpp koq… Setidaknya, di blog ini ada 3 hukum yang berlaku:

  1. b0chun selalu benar
  2. b0chun tidak pernah salah
  3. kalo b0chun salah, liat pernyataan nomor 1

Opvar itu kependekan dari operasionalisasi variabel… Kalo diterjemahkan secara harakiri, eh harafiah, artinya yach uda jelas kan: Gmn sich cara kita membuat supaya si variabel-variabel penelitian itu bisa beroperasi/berfungsi/mengukur sebagaimana mestinya…

*Duh, jadi lupa mau nulis apa, tadi si Pipin telp bimbingan sidang…*

Sebenernya opvar nyangkut ke masalah validitas… Pengertian validitas sendiri dapat dilihat di sini… Validitas berhubungan dengan kuesioner, apakah si kuesioner sudah mengukur dengan baik atau belum… Nah, si kuesioner ini datangnya dari apa yang sering kita sebut sebagai opvar…

Gimana sich cara bikin opvar??? Nyontek dari skripsi orang laen??? Bisa aja sich, tapi belum tentu tepat hasilnya, belum tentu dapat mengukur dengan baik…

Seharusnya opvar ini dibuat atas dasar:

TEORI >>> KONSEP >>> VARIABEL >>> SUB VARIABEL

Untuk definisi beberapa bahasa dewa di atas, mohon maaf gua sndr juga gatau, kalo u mau jelas mah tanya aja sana sama dosen metlit… Di sini gua kasi contonya aja dech…

Misalnya gua mau bikin opvar untuk variabel X: “tingkat kerajinan marketing bank”; maka hal pertama yang harus gua lakukan adalah mencari TEORI tentang kerajinan…

Let’s say: Kerajinan adalah keadaan di mana seseorang melakukan segala kewajibannya secara bertanggung jawab…

Umum banget yach??? Ya iya lah, masa ya iya donk… Namanya juga teori, yach pasti kaya gini… Ga percaya??? Liat buku Kotler coba, cari definisi jasa, pasti dia kasi definisi jasa secara umum; bukan definisi jasa restoran, jasa karaoke, jasa hotel, apalagi jasa pijet plus-plus…

Kalo teori tentang kerajinan tadi sifatnya sangat umum, maka selanjutnya kita buat yang namanya KONSEP: “rajin untuk mahasiswa”

Mengapa perlu yang namanya konsep???
Karena, rajin untuk mahasiswa = belajar sehari 10 jam;
rajin untuk dosen = dalam 1 minggu pegang 12 kelas, bikin penelitian 1 bulan 2 biji, datang ngajar tepat waktu, pergi ga dijemput pulang ga diantar;
rajin untuk pembokat = nyapu lantai 1 jam 10 kali, ngepel sehari 100 kali, cuci baju sehari sekali, sebentar lagi masuk RS kena tifus;
rajin untuk tukang parkir = rajin lari kesana-kemari…

TEORI yang sifatnya umun tersebut kemudian kita buat pembatasan KONSEP “rajin untuk siapa”, karena tingkat kerajinan untuk tiap profesi itu kan beda-beda…

Nah, setelah terbentuk apa yang namanya konsep, skrg kita bisa mulai bikin VARIABEL apa aja sich yang menunjukkan tingkat kerajinan marketing bank…

Cari donk bahannya yang menjelaskan tentang hal ini, atau jika tidak ditemukan, kita bikin aja preliminary research untuk mencari sendiri variabel-variabelnya… Misalnya preliminary research-nya diberi pertanyaan ini kepada para nasabah dan kepala cabang suatu bank:

Sebutkan 5 faktor yang menjadi dasar penilaian kerajinan marketing bank!!!

Dan misalnya si responden menjawab sebagai berikut:

  1. ketepatan datang kantor
  2. hasil lending/funding yang didapat
  3. frekuensi dan banyak melakukan sales call
  4. seberapa sering bolos kerja
  5. frekuensi kunjungan ke nasabah

Nah, uda dapet kan indikator-indikator dari tingkat kerajinan marketing bank… Ini bisa menjadi variabel yang akan digunakan dalam opvar… Dan jika variabel-variabel ini bisa dipecah-pecah lagi, maka akan menjadi SUB VARIABEL, misal:

Salah satu VARIABEL-nya:
sales call

SUB VARIABEL:

  • frekuensi melakukan sales call - nasabah exist
  • frekuensi melakukan sales call - calon nasabah
  • frekuensi melakukan sales call - maintain nasabah
  • banyak melakukan sales call - nasabah exist
  • banyak melakukan sales call - calon nasabah
  • banyak melakukan sales call - maintain nasabah

Kalo opvarnya uda jadi kaya gini, lanjut dech bikin kuesioner…

Gampang kan?!

Bookmark and Share

Random Posts

Tags

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

You can add images to your comment by clicking here.

Search