Ada yang tau ga kenapa kalo liat gerhana matahari ga bole dengan mata telanjang??? Karena sinar ultravioletnya bisa ngerusak mata?! Salah!!! Bukan sulap bukan sihir, ada udang di balik batu, hal ini tak lain karena saat terjadi gerhana matahari cincin, Undang-Undang Anti Pornografi sudah disahkan…
*kaburrr*
…….
Jakarta, Kompas - Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, menyediakan empat teleskop gratis bagi para pengunjung untuk meneropong gerhana matahari cincin yang akan terjadi pada Senin (26/1) setelah pukul 15.00.
Salah satu teleskop itu disebut Solarmax Coronado yang dirancang khusus untuk melihat gerhana matahari cincin yang memunculkan fenomena berupa korona, yaitu cahaya di sekeliling bayangan bulat gerhana.
*kalo ga bisa ngebayangin, mendingan nonton Heroes doeloe gih*

Direktur Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP Iptek) Finarya Legoh kemarin di Jakarta menjelaskan, tiga teleskop lainnya adalah CPC 800 serta Firstcope berdiamater 80 inci dan 114 inci. Selain empat teleskop itu, ada dua lagi yang dimiliki PP Iptek.
Melihat langsung gerhana matahari dapat merusak mata karena masih ada beberapa persen radiasi yang terpancar. Meski begitu, Sri Wahyu Cahya Ningsih, anggota staf Divisi Program Pengembangan Astronomi PP Iptek, menambahkan, peneropongan peristiwa gerhana dengan teleskop itu tergolong aman karena tiga teleskop telah dilengkapi dengan filter.
Mulai pukul 15.30
Dalam rangka menyambut munculnya gerhana matahari cincin, kata Finarya, PP Iptek juga menyelenggarakan bincang- bincang dengan pakar astronomi dari ITB, Moedji Raharto, sekitar satu jam sebelum terjadinya ”kontak” bulan dan matahari. Mantan Kepala Observatorium Bosscha, Lembang, Bandung, ini akan menjelaskan tentang fenomena terjadinya gerhana dan hal yang terkait dengan kejadian alam itu.
Di beberapa wilayah Indonesia, rata-rata kejadian gerhana akan dimulai pada pukul 15.20. Kejadian akan dimulai dari piringan matahari dan piringan bulan mengalami kontak pertama kemudian mencapai puncak sekitar pukul 16.30 dan berakhir menjelang magrib atau terbenam matahari.
Dalam melihat fenomena langka ini yang akan berlangsung selama hampir 8 menit, kata Finarya, pihaknya tidak akan mengenakan biaya apa pun. Pengunjung hanya dikenai tarif masuk PP Iptek seperti biasa sebesar Rp 15.000, tetapi pengunjung mendapat pengetahuan yang bermanfaat.
…….
Tanggal 26 Januari 2009 itu kan bertepatan dengan Imlek… Biasanya paz Imlek aku sibuk keliling-keliling cari angpao… Tapi di Imlek taun ini bakal ada sesuatu yang baru sepertinya: tidak hanya sibuk berburu angpao saja, tetapi juga berburu foto eclipse tentunya…
Di tahun baru Imlek ke 2560 ini kita semua tentu mengharapkan perubahan menuju ke arah yang lebih baik… Semoga di negara ini, ke-12 shio yang ada tetap utuh jumlahnya, tidak menyempit menjadi 5 saja: “kelinci percobaan” bagi para pembuat keputusan, “kambing hitam” jika terjadi kesalahan, “sapi perah” di masa-masa jaya, “kuda tunggangan” menjelang Pemilu, dan “ayam potong” jika keadaan sedang gawat-gawatnya…
…….
Wah, today Bandung mendung semendung-mendungnya nich… Boro-boro mau motret, mataharinya di mana juga ga keliatan… Terpaksa dech nyuri poto dari detik(dot)com…

Hhmmm… Katanya gerhana matahari cincin… Tapi koq ga ada yang bener-bener cincin yach??? Ini dapet bbrp dari Kompas juga bentuknya malah mirip bulan sabit hehehe…



Dapet lagi nich seputar gerhana dari kaskus… Banyak juga ternyata hehe…



Foto sekuel gerhana dari Kompas:
