Archive for January, 2009

Jan 16 2009

Google Translate

Published by b0chun under Serba-serbi

Kmrn ini si Yowan sempat bertanya apa arti tulisan di MSN-ku… Sebenarnya dia sedang belajar bahasa di Beijing, tetapi mungkin memang tidak mengenal tulisan ini: 口是心非

Sebenarnya aku sendiri tidak paham betul itu artinya apa, tetapi kata si Jul sich:

口 : mulut

是 : iya

心 : hati

非 : bukan

Jadi, kalau diterjemahkan secara harafiah kurang lebih artinya seperti ini:
“Lain di mulut lain di hati”

Penasaran dengan arti sebenarnya, maka aku mencoba menggunakan layanan google translate dan mendapati hasil sebagai berikut:

googletranslate

Wah keren juga nich… Dia uda bisa menterjemahkan arti peribahasa juga ternyata yach… Si Google Translate ini juga  telah mendukung 36 bahasa, dan salah satunya sudah bisa bahasa Indonesia loh… Jadi, buat kamu-kamu yang pusink translate artikel-artikel bahasa Inggris ga ada salahnya dech mencoba layanan ini…

Layanan ini juga bisa langsung menterjemahkan URL halaman yang kita masukkan… Ini nich contohnya:

gt1

Sampe sini sich mungkin masih OK yach… Tapi coba dech liat yang satu ini:

gt2

Asli dah kacau banget terjemahannya, sampe ketawa bacanya juga, apalagi yang ini nich:

ok lah blog nya…
ok lah his blog …

bisa ngebantuin orang-orang yang keur lieur nyusun skripsi
can ngebantuin people keur lieur nyusun college

Kapan-kapan g liat lagi mun lieur nya…
Somewhen g liat Mun lieur it again …

Eh, hasilnya lumayan juga nich:

gt3

One response so far

Jan 15 2009

Elemen penting dalam presentasi yang efektif

Semua orang bisa berpresentasi, tapi tidak semua orang dapat presentasi
dengan efektif. Ada 6 elemen penting yang anda harus perhatikan pada saat
presentasi.

1. Persiapan, ini merupakan elemen paling penting pada saat
presentasi.Berapa kali anda mempersiapkan segala hal untuk presentasi anda ?
Secara umum biasanya anda harus menghabiskan 30 jam untuk persiapan dan
“rehearse” untuk setiap jam presentasi. Gunakan tape recorder dan videotape
untuk dapat mengetahui umpan balik dari latihan presentasi anda.

2. Berikan diri anda, jangan ragu untuk memberikan contoh dan bila
perlu pengalaman anda pribadi yang mendukung materi presentasi anda. Ini
merupakan cara jitu untuk melibatkan diri anda dengan audiens dan sharing
dengan mereka.

3. Tetap Relax, kondisi ini hanya bisa didapat jika anda melakukan
persiapan yang cukup. Fokuslah terhadap pesan yang anda ingin sampaikan dan
bukan pada audiens. Gunakan gesture yang cukup dan latih kalimat awal
pembuka presentasi anda. Audiens biasanya kan menilai kita pada 30 detik
awal pertama presentasi.

4. Gunakan humor yang cukup, ini bukan berarti anda jadi pelawak di
depan audiens. Buatlah humor yang alami dari pengalaman diri anda ataupun
dari materi yang anda bawakan dan jangan pernah menjadikan audiens sebagai
obyek lawakan anda.

5. Gunakan gesture dan body languange, komunikasi visual jauh lebih
efektif daripada suara, jadi jangan lupa untuk menggunakan gesture dan body
languange. Tidak ada salahnya anda mencoba tiga tempat presentasi yakni di
tengah stage, kiri stage dan kanan stage. Jika anda bergerak dari datu
posisi ke posisi yang lain pastikan kontak mata anda dengan audiens selalu
terjaga.

6. Perhatikan semua detail, pastikan anda mengetahui profil audiens,
jumlah audiens, waktu dan kondisi tempat presentasi. Pastikan anda membawa
alat bantu visual dan handout untuk mempermudah presentasi anda.

No responses yet

Jan 14 2009

Nareepol

Published by b0chun under Berita ga penting

nareepol2nareepol3

 

The Nareepol Tree, meaning “Women Tree”. Naree = Woman, Pol = Tree. Most incredible tree ever. This amazing tree named Nareepol in Thai. Same as women… You can feel that small women is hanging on the tree. You can see the real tree at Petchaboon, almost 500 kms away from Bangkok. You can’t find out anywhere in the world…

It is amazing what God create the World in many forms that amused human beings…

nareepol

No responses yet

Jan 14 2009

Poster Rokok

Published by b0chun under All about MARKETING!!!

securedownload9securedownload8securedownload7securedownload6securedownload5securedownload4securedownload3securedownload2securedownload

Dapet dari email si Nana lagi nich… Bodor juga iklan-iklannya, yach setidaknya bisa menyadarkan si perokok akan bahaya kematian dech huhuhu…

No responses yet

Jan 13 2009

Bagaimana cara mengukur market demand???

Published by b0chun under All about MARKETING!!!

Jawaban ini didapat dari mailing list-nya Majalah MARKETING… Ada seseorang yang menanyakan bagaimana cara mengukur market demand dan inilah jawabannya… Penjelasan yang sangat baik menurutku…

…….

Dear Pak Yus ..

Saya ingin memberikan pendapat sedikit mengenai email bapak .

Sebelum masuk ke cara pengukuran, ada tiga kata kunci yang perlu di ketahui, yaitu :

  1. market size: jumlah total seluruh penduduk Jakarta (misalnya scope distribusinya adalah Jakarta) yang dapat menggunakan produk/jasa kita
  2. market demand: persentase dari market size atau jumlah total seluruh penduduk jakarta, yang INGIN menggunakan produk/jasa kita
  3. market potensial: persentase dari market demand, yang INGIN dan secara FINANSIAL mampu menggunakan produk/jasa kita

Untuk pengukurannya, bisa dengan desk research (data sekunder) atau market research (data primer)

Jika menggunakan market research, maka bapak menentukan respondent criteria yang sesuai dengan target market produk bapak (berdasarkan demografi, psikografi, dll) dan melakukan survey dengan metode random sampling agar dapat diproyeksikan ke total populasi.

Dari data tersebut maka bapak akan mendapatkan market size, market demand, market potential, bahkan behavior target market

Tetapi itu akan membutuhkan biaya yang cukup mahal dan mengenai
pelaksanaannya silahkan serahkan ke reseacrh agency yang profesional

Atau bapak juga dapat melakukan dengan cara yang lebih murah, yaitu
mengambil data dari BPS.

Dan memecah data BPS tersebut sesuai dengan target market produk bapak.

Semakin spesifik bapak memecah data BPS, maka bisa mendapatkan gambaran mulai dari market size hingga market potensial

Tapi dari data BPS ini kita tidak bisa mendapatkan U&A ataupun behavior dari target market kita

Semoga membantu .. have a good day

Regards,
Tria Septariana

…….

Salam MC-ers,

Pertanyaan yang menarik untuk didiskusikan.
Mengukur market size ataupun market demand menjadi tugas mutlak seorang marketer sebelum meluncurkan (launching) sebuah produk atau jasa.

Dahulu, sebelum PT. Aqua Golden Mississippi (AGM) memutuskan untuk menjual air mineral dalam kemasan (AMDK), mereka tentu saja harus memiliki keyakinan akan potensi pasar yang ada (baca: market demand). Saat itu, sebagian besar masyarakat masih beranggapan akan sangat sulit (bukan tidak mungkin) untuk menjual air yang dikemas lebih mahal dari 1 liter minyak tanah atau mungkin 1 liter solar, mungkin kita pun termasuk orang yang pesimis waktu itu….

Dengan data dan informasi yang dimiliki mengenai rendahnya kualitas AIR TANAH khususnya di kota-kota besar serta dan semakin hari semakin berkurangnya kualitas AIR PAM, membuat para petinggi PT AGM semakin optimis.

Mereka mulai menghitung potensi pasar…
Caranya : Jumlah penduduk Kota besar DIKALI 2 Liter (minimal Kebutuhan Air Per hari) DIKURANG Penduduk yang tidak mampu beli DIKURANG Penduduk yang tidak mau beli, dan terakhir mungkin DIKURANGI dengan jumlah penduduk yang masih memperoleh air bersih dan sangat layak minum.

Perolehan Jumlah tersebut bisa ditambahkan lagi dengan berbagai aktivitas promosi untuk mempengaruhi perilaku konsumen, misalnya:

  • Bawa Air Dalam Kemasan saat perjalanan, masa sih harus bawa-bawa termos air
  • Minum Air Dalam Kemasan setelah berolah raga
  • Gunakan Air Dalam Kemasan untuk memasak
  • Gunakan Air Dalam Kemasan untuk membuat susu bayi
  • Gunakan Air Dalam Kemasan untuk orang yang sedang sakit, dan berbagai bentuk kegiatan lainnya.
  • Bahkan sempat PT AGM menyarankan untuk menggunakan AQUA sebagai pengisi air radiator kendaraan mewah.

Contoh lainnya :

Jika produk anda adalah Shock Breaker Motor, caranya adalah :
jumlah Motor yang terjual setiap tahunnya = 5.000.000 unit
Usia rata-rata motor di jalanan = 6 tahun
Rata-rata usia penggantian Shock breaker = 3 tahun
Maka potensi market anda adalah : 5jt * 6 thn - 3 tahun = 15.000.000
unit per tahun

Cara menghitungnya adalah 5juta kendaraan dikalikan usia rata-rata 6
tahun jadi jumlah kendaraan yang beredar saat ini adalah 5jt X 6 =
30.000.000 kendaraan. Namun karena Shock breaker yang rusak baru
setelah 3 tahun, maka artinya ada sebanyak 15.000.000 (5jt X 3thn)
yang belum menjadi potensi pasar. Maka, jika jumlah kendaraan yang
beredar sebanyak 30jt dikurangi 15jt yang belum menjadi potensi pasar
maka sisanya adalah 15jt

Lebih jauh:

Hitung jumlah pemain (penjual SB) yang ada, lalu hitung kapasitas produksi masing-masing perusahaan tersebut. Nah, Anda bisa melihat apakah pasar tersebut sudah over capacity atau masih memadai.

Anda juga bisa mencari ceruk pasar yang berbeda, misalnya khusus menjual Shock breaker aksesoris, dimana orang mengganti shock breaker bukan karena rusak tapi karena mengikuti model.

Salam,
Sukardi Arifin
Majalah Marketing

One response so far

 Page 5 of 13  « First  ... « 3  4  5  6  7 » ...  Last » 

Search