Kata-kata AJAIB?!

Bisa dibilang bahwa kepergian saya ke Jepang semuanya serba dadakan. Kurang lebih saya hanya memiliki waktu 2 bulan saja untuk mempersiapkan segala sesuatunya: mulai dari mengurus VISA & dokumen, menyusun proposal riset, sampai dengan belanja segala macam kebutuhan. Ternyata, saya melewatkan 1 hal yang sangat penting, yaitu: **belajar bahasa Jepang**

And the story begins: Terdamparlah saya di Negeri SAKURA yang sebagian besar penduduknya hanya mengerti bahasa Jepang saja. Banyak orang di Indonesia beranggapan bahwa masyarakat Jepang sangat nasionalis, sehingga mereka enggan menggunakan bahasa lain selain bahasanya sendiri. Di sini sepertinya saya perlu menegaskan satu hal bahwa anggapan tersebut SALAH!!! Kenyataannya, mereka sangat ingin bisa menguasai bahasa Inggris, tetapi sayangnya mereka tidak mampu. Di sini tidak ada TOEFL, yang ada hanyalah TOEIC (katanya sich jauh lebih mudah daripada TOEFL), tetapi untuk mencapai score TOEIC 730 saja (standar minimal untuk bisa diterima kerja) merupakan suatu pekerjaan yang sulit bagi sebagian besar orang. Jangankan menguasai bahasanya, membaca/menulis tulisan dalam bahasa Inggris saja kadang mereka masih mengalami kesulitan. Mungkin rasanya sama ketika saya (seseorang yang tidak menguasai bahasa Jepang sama sekali) diminta untuk membaca tulisan yang ditulis dengan Hiragana/Katakana/Kanji. **bengong**

Sebagai seorang yang tidak menguasai bahasa Jepang sama sekali, tentunya saya memiliki kesulitan ketika harus berinteraksi dengan orang Jepang, seperti ketika akan mengurus asuransi, mengirimkan paket, membeli barang, bertanya informasi kereta, dsb. Awalnya saya bingung, tetapi untunglah saya memiliki beberapa kata-kata ajaib berikut yang terbukti sangat ampuh.

NIHONGO WAKARIMASEN

Artinya: “Saya tidak mengeri bahasa Jepang.” Setelah saya mengucapkan kata-kata tersebut, biasanya dia langsung diam dan bengong, karenanya saya melanjutkan dengan kalimat berikut:

EIGO DE DAIJOUBU DESU KA?!

Artinya kurang lebih begini: “Apakah kita bisa menggunakan bahasa Inggris?!” Jika dia mengerti, dia akan langsung menjawab: YES, tetapi jika tidak, mungkin dia akan berkata: ‘Iie, chotto matte kudasai!’ (tidak, tunggu sebentar) dan mencari rekannya yang bisa bahasa Inggris. Jika ada rekannya yang bisa berbahasa Inggris, itu namanya anugerah. Jika tidak, biasanya saya tetap ngotot mencari info menggunakan bahasa Tarzan, karena saya memiliki prinsip: Saya aja bisa tau koq ketika anjing kesayangan saya ribut, apakah pengen disayang, atau pengen makan, atau pengen pipis, atau pengen yang lainnya. Masa ini orang sama orang ga ngerti sich?! Tetapi kadang nasib berkata lain, jika sedang sial, maka saya akan mengucapkan 1 kata perpisahan: ‘Daijobu!’ (It’s okay, no problem!) dan langsung ambil langkah seribu HaHaHa…

Selain itu, saya juga memiliki 1 kata lainnya yang sangat berguna:

SUMIMASEN!!!

Artinya: “Permisi!/Maaf!” Kata-kata ini sangat banyak gunanya. Ketika naik sepeda dan ada sekelompok orang menghalangi jalan: Sumimasen! **dan orang-orang tersebut akan minggir dengan sendirinya** Ketika susah keluar kereta/lift yang padat: Sumimasen! **dan gerombolan orang tersebut akan terbelah dengan sendirinya** Ketika ingin memanggil pelayan di toko/restaurant: Sumimasen! **dan si pelayan akan segera datang** Ketika melakukan kesalahan yang tidak disengaja: Sumimasen! **dan Anda akan digaplok** Ngga segitunya kaleee…

Dengan menggunakan beberapa kata tersebut, sejauh ini saya telah berhasil menjelajahi Tokyo seorang diri tanpa pernah tersesat sekalipun. Jika suatu saat kalian datang berkunjung ke Jepang, jangan pernah melupakan kata-kata ajaib tersebut, terutama jika kalian sama seperti saya, tidak mengerti bahasa Jepang sedikitpun.

Sumimasen!

Eigo de daijoubu desu ka?!

Nihongo wakarimasen.

======================================

PERHATIAN!!! Boleh copy-paste, tetapi mohon cantumkan sumber dengan linkback ke http://www.b0chun.com/. Terima kasih!!!

======================================

Leave a Reply

See also: