STOP PLAGIARISM!!!

Tadi sore, sambil makan, aku berbincang-bincang dengan seorang rekan dari ITB dan dia bercerita tentang plagiat thesis. Intinya, dia menerangkan bahwa ada seorang mahasiswa yang kasus dengan dosennya karena dia dituduh plagiat thesis mahasiswa lain, padahal jelas-jelas itu adalah hasil karyanya sendiri, tetapi rekannya yang plagiat tersebut ternyata lebih dahulu membawa proposal research kepada pembimbingnya, dan hebohlah masalah ini.

Lucu juga kedengerannya, tapi hal yang sama pun pernah menimpaku ketika aku masih kuliah di UNPAR dulu, aku menghasilkan suatu ide bisnis tertentu untuk mata kuliah Kewirausahaan dan ternyata ada kelompok lain yang meniru persis hasil karyaku tersebut. Untunglah si dosen yang bersangkutan tahu betul sebenarnya itu merupakan hasil karya siapa dan karena aku ini pendendam, maka kalo akhirnya si plagiator itu akhirnya dimusuhin satu angkatan dech. Gua gitu loh, paling pinter kalo disuruh ngumbar keburukan orang, makanya laen kali kalo mau cari musuh tuh liat-liat doeloe Anda berhadapan dengan siapa. Iblis mode: ON!!!

Masih membasah masalah plagiarism, seorang dosen senior-ku di UNPAR, dan seorang dosen senior di ITB juga pernah mengatakan hal yang sama:

Minta dan maling itu bedanya tipis banget, bedanya: kalo maling itu ga akan ngomong-ngomong doeloe sebelum ngambil barang yang bukan merupakan hak-nya. Sama halnya dengan karya ilmiah, asalkan kita mencantumkan sumbernya, maka sejauh itu pula kita tidak akan dianggap plagiarism.

Misalkan ada karya ilmiah berjudul: “Pengaruh Pemberian Diskon terhadap Niat Beli Konsumen Crocs™ di Kota Bandung tahun 2010”; jika kita ingin melakukan penelitian sejenis, asalkan kita merubah sedikit saja objek penelitiannya, seperti misalnya objek kita adalah konsumen di Jakarta, atau untuk produk Nike, maka kita sudah dapat menghasilkan penelitian baru. Atau, jika ingin melakukan penelitian yang sama persis, mungkin kita dapat melakukan penelitian sejenis pada tahun yang berbeda, hal tersebut tentunya sudah dapat menghasilkan sebuah penelitian baru, asalkan kita mencantumkan hasil penelitian sebelumnya tentunya, agar tidak dianggap plagiarism. Tapi pertanyaan selanjutnya adalah: Apa bedanya penelitian ini dengan penelitian sebelumnya?! Apa kontribusinya?! Ga bosen apa penelitiannya itu lagi itu lagi?! Emangnya lahan penelitian hanya selebar daun kelor?!

UNPAR oh UNPAR. Walaupun demikian, dalam beberapa tahun terakhir ternyata ditemukan juga seorang dosen yang gamau nyidang karena anak yang mau disidangnya kedapatan plagiat. Koq bisa tau yach?! Ya iya lah, secara itu anak yang hasil karyanya dicontek dulunya ketika pernah ga dilulusin sama itu dosen dan dosen yang bersangkutan kayanya masih inget persis dech di mana kesalahan itu anak yang ga dia lulusin. Hebat bener lah ini anak, sampe-sampe titik komanya juga sama persis. Pertanyaan berikutnya: Si dosen pembimbing kerjaannya ngapain aja yach?!

Itulah beberapa fakta yang ada di kampusku tercinta. UNPAR yang dulunya bagus, sekarang mulai terancam keberadaannya. Fakultas Ekonomi yang katanya mantabs, eh makin ke sini makin jelek donk nilai akreditasinya, yang disebabkan oleh hal-hal berikut ini:

[1] Tiga tahun lalu tim akreditasi datang ke perpus dan mereka menemukan skripsi yang tidak qualified. Tentulah ketadangan mereka didampingi oleh dosen-dosen senior dan coba bayangkan bagaimana perasaan dosen-dosen tersebut ketika anggota tim akreditasi kurang lebihnya berkata seperti ini: “Skripsi apaan nich kaya gini?!” Skripsi yang kualitasnya buruk mungkin disebabkan karena para mahasiswa tidak mengerti bagaimana seharusnya mereka melakukan penelitian dan karenanya sejak saat itu mata kuliah Metlit di FE UNPAR sepertinya jadi banyak tugas. Tapi justru karena itulah pengetahuan mahasiswa tentang cara-cara melakukan penelitian menjadi lebih baik.

[2] Dahulu kala, di perpus lantai 3 FE UNPAR, mahasiswa boleh dengan leluasa mem-foto semua skripsi yang ada. Enak banget kan buat yang males nyatet, tinggal foto, teruz hasil fotonya bisa langsung di-convert ke word, dan langsung copy-paste aja dech buat dijadikan skripsi. Di tahun berikutnya, alias dua tahun yang lalu, seperti biasa si tim akreditasi dateng lagi berkunjung ke UNPAR tercinta. Sepertinya, kualitas skripsi yang ada pada beberapa tahun belakangan ini sedikit lebih baik dech karena kasus tahun lalu. Dan sialnya, seperti biasa, tempat yang jadi momok untuk UNPAR adalah perpus. Bukan masalah kelengkapan buku dan banyak fotokopian, tetapi yang jadi masalah adalah karena di perpus lantai 3 ternyata banyak juga skripsi-skripsi yang banci kamera dan hal tersebut ternyata menyebabkan buruknya penilaian dari tim akreditasi. Turun lagi dech akreditasinya. Makanya sejak saat itu di perpus lantai 3 jadi ga boleh lagi ada yang bawa kamera.

Ngomongin akreditasi, sepertinya yang menjadi salah satu penilaiannya adalah seberapa banyak karya ilmiah yang di-publish ke luar dan seberapa banyak profesor/guru besar di universitas tersebut. Berdasarkan pengamatanku sekilas, sepertinya UNPAR masih kalah jauh dech masalah 2 hal tersebut jika dibandingkan universitas-universitas saingannya.

Tersebutlah salah satu kebanggaan UNPAR (khususnya Fakultas FISIP) seorang yang dikagumi dan dihormati bernama Profesor Banyu. Di mata mahasiswanya, beliau adalah dosen teladan, orangnya baik, ramah, dan sangat jelas ketika menerangkan materi kuliah. Namun, sungguh mengejutkan memang, karena per hari ini, tanggal 9 Februari 2010, berbagai media banyak memperbincangkan beliau karena masalah plagiarism. Ternyata ada beberapa karyanya (termasuk satu buah karyanya yang di-publish di bawah ini) yang dianggap plagiarism, sehingga gelar profesor termuda se-Indonesia ini haruslah dicopot dengan paksa.

Supaya tidak dianggap plagiarism juga, alangkah baiknya jika saya pun mencantumkan salah satu sumbernya:

http://www.detiknews.com/read/2010/02/09/171238/1296139/10/gelar-profesor-banyu-juga-akan-dicopot

Berita terkait mungkin dapat Anda cari sendiri via Google, karena ternyata banyak juga berita yang membahas masalah Prof Banyu yang dicabut gelar profesor-nya tersebut.

Berikut ini saya tampilkan salah satu tulisannya yang dianggap plagiarism:

Walaupun secara pribadi diriku ini tidak kenal dengan beliau, tetapi sebagai alumni UNPAR, sepertinya ga enak aja perasaan ini. Tapi apalah yang bisa kulakukan selain membuat tulisan ini dan mengkampanyekan kepada adik-adikku tercinta: STOP PLAGIARISM!!! Atau bahasa halusnya: Kalo mau plagiat itu tolong donk yang pake cara yang cerdik. Dan ini yang paling penting: CANTUMKAN REFERENSI di Daftar Pustaka. Sekalipun kalian mencontek dari skripsi orang lain, cantumkanlah skripsi yang kalian contek tersebut di daftar pustaka!!!

If you steal from one author: It’s PLAGIARISM!!!

If you steal from many: It’s RE-SEARCH!!!

>>> KLIK SINI UNTUK CONTOH PENCURIAN DARI BANYAK SUMBER <<<

Coba perhatikan DAFTAR PUSTAKA-nya!!!

======================================

PERHATIAN!!! Boleh copy-paste, tetapi mohon cantumkan sumber dengan linkback ke http://www.b0chun.com/. Terima kasih!!!

======================================

18 Responses to “STOP PLAGIARISM!!!”

  1. site says:

    30 days for you to thin the time to study or stop by this issue material or perhaps web pages we now have linked to underneath the 30 days in order to thin

  2. john lewis partnership london stores

    STOP PLAGIARISM!!! – GODISNOWHERE™

  3. my explanation

    STOP PLAGIARISM!!! – GODISNOWHERE™

  4. Stephania says:

    Ѵery glod info. Lucky me I ran acros your site by chance (stumblеupon).
    I hɑve saved as a favorite for later!

  5. Oscar says:

    Нi! I know thiѕ is kind оof off toic but I was wondering if you
    knew where I could locate a captcha plugin for my comment form?
    I’m using the same blog platform as yours and I’m havіng trouble finding one?
    Thanks a lot!

  6. john lewis lighting

    STOP PLAGIARISM!!! – GODISNOWHERE™

  7. Reggie says:

    Fantastiс blog! Do you Һave anny hints for aspirіng writers?
    I’m pⅼanning to ѕtart mʏ own site soon but I’m a little lost on everything.
    Would you suggest starting with a free platform like WordPress oг go for a paid option? Thᥱre aree so mɑhy choices
    out thеre that I’m totally overwhelmed .. Any tips? Cheerѕ!

  8. Rachel says:

    Ԝow, this paraցraph is good, mmy younger sister is analyzing these things,
    thus I am going to leet know heг.

  9. Guest Blogging

    […] Guest blogging is a method used by bloggers to increase blog traffic where bloggers […]

  10. One more issue is that video games are typically serious as the name indicated with the most important focus on studying rather than amusement. Although, there is an entertainment factor to keep the kids engaged, every game is normally designed to develop a specific skill set or course, such as mathematics or scientific disciplines. Thanks for your article.

  11. cd dvd player driver download

    STOP PLAGIARISM!!! – GODISNOWHERE™

  12. Trinity Is Still My Name Download

    STOP PLAGIARISM!!! – GODISNOWHERE™

Leave a Reply

See also: