Kepada Mahasiswa Manajemen UNPAR: JANGAN FITNAH SAYA!!!

Beberapa hari sebelum pergi ke Jepang, di kelas Metlit Manajemen FE UNPAR, secara dadakan saya diminta untuk share sedikit sedikit pengalaman saya kepada peserta kuliah. Siapa lagi biang keladinya kalo bukan orang yang fotonya nampang di bawah ini:

Bengong dech saya disuruh share ilmu, secara saya ga ada persiapan sama sekali sebelumnya. Tapi saya gamau menyerah begitu saja sebelum bertanding. Dan singkat cerita, perkuliahan pun dimulai:

Teman-teman sekalian, sejujurnya saya sendiri juga gatau mau share apa dan saya juga gatau mau memulainya dari mana, karenanya pada kesempatan kali ini saya hanya ingin menanyakan hal berikut kepada kalian: Tadi pagi, sebelum berangkat ke sini, saya sempat minum susu panas dahulu di rumah. Karena hal tersebut, sekarang gigi saya menjadi sakit. Menurut kalian, gejala dan masalahnya apa yach?!

Sebagian kecil mahasiswa menjawab: Gejalanya adalah sakit gigi, masalahnya karena minum susu panas. Sisanya mendebat: Gejalanya benar, tapi masalahnya SALAH!!! Masalahnya adalah gigi sensitif atau karena gigi berlubang.

Beberapa saat saya menonton mereka berdebat sendiri, lalu saya bertanya:

Siapa yang bilang bahwa masalahnya adalah karena minum susu panas?

Ternyata hanya beberapa tangan saja yang mengangkat, namun mereka mengangkatnya dengan ragu-ragu. Saya pun melanjutkan dengan pertanyaan berikutnya:

Siapa yang bilang bahwa masalahnya adalah karena gigi sensitif atau karena gigi berlubang?

Kali ini sebagian besar mahasiswa mengangkat tangannya, lalu saya berkata:

JANGAN FITNAH SAYA!!! SAYA TIDAK PERNAH BERKATA SEPERTI ITU!!! Yang terjadi pada saya tidaklah seperti yang kalian katakan. Sakit gigi saya bukan disebabkan karena gigi sensitif maupun gigi berlubang. Saya tidak pernah mengatakannya. Penyebabnya mungkin karena tadi pagi saya minum susu panas, tetapi hal tersebut hanyalah PEMICU saja dan bukan merupakan MASALAH sebenarnya. Ketika masih SMA dulu, ketika sedang olah raga, saya pernah mengalami suatu kecelakaan kecil yang menyebabkan gigi saya patah. Walaupun tebal patahan tersebut tidak mencapai 1 mm, tetapi pengaruhnya masih terasa sampai sekarang.

Gigi patah merupakan variabel INDEPENDEN, sakit gigi merupakan variabel DEPENDEN, sedangkan minum susu panas merupakan variabel MODERATING. **penjelasan lebih lanjut tentang MODERATING VARIABLE bisa dibaca di sini**

Dalam penentuan masalah, masih banyak mahasiswa yang terjebak pada kedua permasalahan di atas. Minum susu panas BUKAN merupakan MASALAH utama. Jika saya tidak minum susu panas, sakit gigi saya tidak akan sembuh. Masalah utama pada kasus ini adalah gigi patah, yang akan berpengaruh pada sakit gigi. Jika gigi saya yang patah ‘ditambal’, walaupun di kemudian hari saya minum susu panas sekalipun, maka sudah dapat dipastikan bahwa saya tidak akan mengalami sakit gigi lagi.

Dalam riset tentang Marketing, ketika menemukan gejala adanya penurunan penjualan, banyak mahasiswa mengemukakan MUNGKIN penyebabnya karena A, MUNGKIN penyebabnya karena B, MUNGKIN penyebabnya karena C, TANPA mencari tahu dahulu permasalahan apa yang sebenarnya terjadi. Sebuah applied research yang baik dilakukan dengan tujuan untuk menyembuhkan penyakit perusahaan dan bukan berasal dari keinginan si peneliti. Sajikan data, buatlah analisa, dan jika sudah ditemukan apa variabel penyebab terjadinya suatu gelaja, hati-hati: Apakah benar variabel tersebut merupakan variabel INDEPENDEN, atau jangan-jangan malah merupakan variabel MODERATING?!

Sejauh yang saya tahu, dokter umum itu tugasnya adalah menyembuhkan penyakit pasien dan dokter umum HANYA merupakan lulusan S1. Untuk kalian yang mengambil kuliah di S1 Manajemen, tugas kalian juga sama seperti tugas dokter umum tersebut: MENYEMBUHKAN PENYAKIT, tetapi objek kalian tentu saja adalah PERUSAHAAN.

Kepada Mahasiswa Manajemen UNPAR:

JANGAN FITNAH SAYA!!!

 

======================================

PERHATIAN!!! Boleh copy-paste, tetapi mohon cantumkan sumber dengan linkback ke http://www.b0chun.com/. Terima kasih!!!

======================================

5 Responses to “Kepada Mahasiswa Manajemen UNPAR: JANGAN FITNAH SAYA!!!”

  1. thz-fenrir says:

    i’ve thinking that the gigi sensitif is a problem jg. geus mulai kendor yeuh metlitna.

    but yes, we need to dig the main problem.
    stuju ama moral in story dlm postingan ini

  2. thz-fenrir says:

    anyway, i’ve told somebody in 522 this afternoon
    “it’s good if you dig into the main problem, but sometimes, for the parsimony reason, you also have to limit yourself/your framework in this/that research” “coz if you’re not, later on you might be confused in giving solution if the main problem is not something that you know about/ out of your knowledge/ out of your capability”.

    si bapak agk2 stuju, bkn d parsimoniny, tp d “menggali gunung pasir”-nya.

    detail i’ll tell you in chat

  3. how to make $3500 per a day

    I saw this really great post today.

Leave a Reply

See also: