Mimpi Menang Lotere

Honestly speaking, saya sendiri juga gatau kenapa bisa memilih judul tersebut sebagai topik postingan kali ini. Namun satu hal yang pasti, seumur-umur saya tidak pernah bermimpi telah memenangkan sebuah lotere, dan pada kenyataannya . . . ternyata memang tidak pernah HaHaHa…

Well, singkat cerita, pada hari Sabtu tanggal 27 April 2013 yang lalu, saya datang ke Mall Istana Plaza karena permintaan seorang teman yang bekerja di sebuah bank swasta untuk membuka rekening tabungan dengan setoran awal senilai Rp 500.000. Saya juga tidak tahu kalau ternyata ada undian Lucky Dip untuk setiap nasabah yang membuka rekening. Seperti nasabah yang lain, setelah proses administrasi pembukaan rekening selesai, saya pun mencoba mengambil undian tersebut, dan tanpa disangka, saya berhasil memenangkan hadiah utama berupa sebuah HP Samsung Galaxy Ch@t: Thanks God!!!

Sebenernya lumayan juga sich bisa dapet sebuah HP Samsung Galaxy. Tapi kalo dipikir-pikir, koq dari dulu setiap saya dapet hadiah selalu berhubungan melulu sama HP yach?! Dapet hadiah mobil keq sekali-kali, kaya si . . . .

Eh, ngomongin masalah menang hadiah mobil, saya punya teman dekat dari SMA, yang beberapa waktu lalu berhasil membawa pulang hadiah utama dari sebuah mall di kota Bandung, berupa sebuah mobil SUZUKI Karimun Estillo warna kuning dengan nomor polisi . . . . lupa. Walaupun ternyata proses administrasinya memakan waktu yang lama (mungkin lebih dari 6 bulan), tapi toh pada akhirnya berhasil dibawa pulang juga tuh mobil. **envy**

Ketika saya sedang memikirkan hal tersebut (kenapa sich bisa-bisanya teman saya itu memenangkan mobil, sedangkan saya dari dulu ga pernah seberuntung dia), tiba-tiba saya teringat pada cuplikan film yang diambil dari novel “Eat, Pray, Love” karya Elizabeth Gilbert berikut:

Dikisahkan ada seorang laki-laki di Italia yang selalu berdoa di sebuah air mancur yang terdapat patung Santo di atasnya.

Tiap hari ia selalu berdoa dan berdoa dengan isi doa yang sama, “Oh Santo, tolonglah, tolonglah aku, buatlah aku memenangkan lotere.”

Ia terus berdoa seperti itu tiap harinya namun ia belum juga memenangkan lotere.

Suatu hari, saat dia sedang berdoa di depan air mancur itu seperti biasa, tiba-tiba patung Santo itu menjadi hidup.

Patung Santo itu bersujud di depan pemuda itu dan memohon, “Oh Tuan, tolonglah, tolonglah aku, belilah terlebih dahulu tiket loterenya.”

Sebuah kisah yang sederhana, namun telah menyadarkan saya akan beberapa hal:

[Pertanyaan] Sejak kecil, berapa kali saya pernah mengirimkan/memasukkan kupon undian?

[Jawaban] Hanya beberapa kali saja.

[Pertanyaan] Apa hasilnya?

[Jawaban] **payung cantik**

[Pertanyaan] Selanjutnya pertanyaan tentang teman saya, berapa kali dia pernah mengirimkan/memasukkan kupon undian?

[Jawaban] Saya kenal dia dari SMA. Dari waktu pertama kali kenal, saya sudah melihat dia rajin mengirimkan undian, mulai dari tutup botol Coca-Cola, undian Chiki, dan entah undian apa lagi dech yang dia kirimkan. Hal tersebut selalu dilakukan olehnya, setahu saya sich dia sudah seperti itu sejak tahun 2001 (12 tahun yang lalu).

[Pertanyaan] Dan hasilnya?

[Jawaban] Sama sekali tidak ada, sampai beberapa tahun lalu dia berhasil memenangkan sebuah mobil SUZUKI Karimun Estilo.

Suzuki Estilo

Saya yakin semua dari kita pasti punya mimpi atau cita-cita masa kecil. Untuk mewujudkan mimpi atau cita-cita tersebut, bagi sebagian besar orang hal tersebut bagaikan menang lotere, tidak semua orang mampu mewujudkannya.

Mungkin ada sebagian dari kita yang memiliki cita-cita ingin menjadi seorang dokter, atau astronot, atau memiliki cita-cita lainnya. Namun, seiring berjalannya waktu, mimpi tersebut pun sedikit demi sedikit mulai sirna. Mengapa?!

Karena kita tidak yakin kita mampu meraihnya. Sama halnya dengan lotere. Mengapa kita tidak membeli lotere jika kita ingin menang?! Alasannya sama, karena kita tidak percaya kita bisa menang. Dan kita berpikir, kalo belum tentu menang, ngapain juga buang-buang uang?!

Dalam kehidupan, banyak orang terinspirasi oleh impian mereka yang besar. Namun, setiap hari mereka cenderung melakukan rutinitas yang sama, tanpa pernah mau memperjuangkan impian mereka, dan sebagai hasilnya, mereka tidak mendapatkan apa yang mereka cita-citakan. Mereka tidak yakin mereka dapat mencapai impian mereka, karenanya mereka tidak mau berkorban waktu, uang, dan modal untuk mencapai impiannya tersebut.

Intinya, ketika kita punya impian, untuk mewujudkannya, pertama-tama kita harus percaya dahulu bahwa kita mampu mewujudkannya. Setelah itu, kita harus berusaha dan bayar harga untuk mewujudkan impian kita tersebut.

Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit, dan percayalah bahwa kamu bisa meraihnya. Mengapa?! Karena kamu sendiri yang menggantungkannya, maka kamu pun akan mampu meraihnya.

“Whether you think you can or can’t, you’re right.” ~ Henry Ford

Sebagai penutup, berikut saya lampirkan artikel yang dulu pernah saya broadcast di BBM:

THiNk, When you were still a KiD, everything is PoSSible.
You put the BlanKeT over your back, Then you become a SUPERM@N.
You take your mom’s BRooM and ride on it, they you become a WITCh.
You climb up the TrEE, Not knowing that you might fell.
You simply MAdE IT.
You just had an IDeA and made it happened, because YoU BeliEVE.
You were then, CRe@TiVE with strong BeLieF.
As you become AdULT, Thing seems to be a little DiffERENT.
When you failed in your Ex@m, you Think, “I can NEvER make it.”
When you have a BRiLLiAnt marriage proposal, then you think, ”May be it’s NoT the right time.”
When you want to start a BUSiNesS, you think, ”May be it’s NoT as easY.”
When you are ALrEady in the BusiNess, you heard someone says do NoT take risk.
Then, When you have a BRiLLiAnt IdeA that can create more JObS for poorer nations, can provide a better LiVinG for more people, can make our nation PrOuD, can help the GRoWtH of our Nation, and can create a better WoRLd; and you said, “I am NoT SurE.”
You are still CrE@TivE but with more DoUbT.
Then YeaRS LateR, you heard someone had the same idea as yours.
What Makes him DifFeRenT from you?!
Its, His AcTion He puts his IDeA into Reality.
And he’s the most promising Creative Young EnterPreneur of the year.
His Action won him This Recongnition.
Then you started to think, How I wiSHedD I had taken AcTioN that Years ago.
ThINK when you were a KID…
If that idea came by when you were still a KiD.
Could you have taken ACTiOn?!
When Back then, you strongly BeLieVE, It is never too late.
You just need to have an IdEA and make it Happen, You still CaN . . . . . . . if you BeLievE.
CreativItY starts from a BeLieF.
Go ahead and run!!!

======================================

PERHATIAN!!! Boleh copy-paste, tetapi mohon cantumkan sumber dengan linkback ke http://www.b0chun.com/. Terima kasih!!!

======================================

8 Responses to “Mimpi Menang Lotere”

  1. maozedong says:

    Mantaf

  2. Sofi says:

    Thanks for the inspiration 😉

  3. sudirman says:

    Oh man, your posting just wonderful. I love to join contest since I was young. You know how long? Since I was 17 and now I am 63. I have never won a bigger price other than like you said ‘payung cantik’. Sometime I am so upset and lost my confident to win a bigger prize and once or two quit to participate in any quizes. However your posting above about your friend who won the car enliven my dream again as his craze to join any contest is in par with me and at last he won his dream. Your posting really make my day brighter and I believe and even convince that one day my craze for the quiz and contest would win me my dream prize. Well, bro, keep up posting good material and God will reward you with blessings. Greeting from your neibouring country.

  4. cheap furnitures

    Mimpi Menang Lotere – GODISNOWHERE™

  5. Thanks to my father who informed me concerning this webpage, this web site is genuinely remarkable.

Leave a Reply

See also: