Sukses karena Beruntung?!

Jika diminta untuk memberikan penjelasan sederhana tentang KESUKSESAN dan KEBAHAGIAAN, maka saya akan mendefinisikannya sebagai berikut: Kesuksesan adalah ketika kita mendapatkan apa yang kita inginkan. Kebahagiaan adalah ketika kita menginginkan apa yang kita dapatkan.

Berdasarkan survey, didapati data bahwa ternyata banyak orang tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan, karena mereka sendiri tidak tahu apa yang mereka inginkan. Terkadang, mereka justru malah mendapatkan apa yang tidak mereka inginkan.

Jika saya diminta memilih ingin menjadi bahagia atau sukses, maka sudah pasti saya akan memilih keduanya. Mengapa?! Karena ternyata orang yang sukses belum tentu bahagia dan orang yang bahagia juga belum tentu sukses.

Pada postingan kali ini, saya akan mencoba sedikit mengulas tentang hal-hal yang diperlukan dalam bekerja, agar kita dapat meraih kesuksesan. Banyak orang berkata bahwa jika seseorang ingin sukses, maka ia harus memiliki minimal satu dari tiga hal berikut: [1] kemampuan/knowledge, [2] kemauan/ketekunan, dan [3] keberuntungan. Namun, menurut saya, kita membutuhkan semua hal berikut jika kita ingin sukses dalam bekerja:

———

1.  KERJA KERAS (kemauan/ketekunan)

Saya teringat Merry Riana pernah berkata: “Antara IMPIAN dan KENYATAAN ada yang namanya KERJA KERAS.” Saya sangat setuju dengan hal tersebut. Tentunya kita tidak mungkin dapat meraih mimpi kita jika tidak disertai dengan kerja keras. Set your goals high, and don’t stop until you get there. When it is obvious that the goals cannot be reached, don’t adjust the goals, adjust the action steps. Sekali lagi, kuncinya di sini adalah KERJA KERAS.

Lalu, mengapa banyak orang yang tidak mau bekerja keras?! Hal tersebut sempat terbersit dalam pikiran saya. Hal itu pula yang saya tanyakan kepada diri saya sendiri. Mungkin ini adalah alasannya: [1] mereka (termasuk saya) tidak memiliki GOAL dan alasan yang jelas mengapa harus bekerja keras, dan [2] mereka (lagi-lagi termasuk saya) berpikir bahwa jika dengan tidak bekerja keras saja kita sudah dapat menikmati hidup yang layak, untuk apa harus bekerja keras?!

Untuk menanggapi alasan kedua ini, saya teringat satu quote yang berbunyi: “God gives every bird its food, but He doesn’t throw it into its nest.” Memang benar bahwa burung di udara Tuhan pelihara, tetapi burung-burung tersebut tetap saja harus bekerja mencari makanannya sendiri. Dan pemeliharaan Tuhan itu hanya sampai batas cukup, tidak sampai berlimpah-limpah. Jika kita ingin SUKSES mencapai IMPIAN kita dengan hasil yang berlimpah-limpah, sekali lagi yang perlu kita lakukan adalah bekerja keras.

Success doesn’t come to you, you go to it.

———

2.  KERJA CERDAS (kemampuan/knowledge)

Beberapa waktu yang lalu, saya pernah menulis status di Facebook bahwa saya hanya mau kerja cerdas saja, tanpa kerja keras. Saya berpikir bahwa kerja keras itu hubungannya dengan otot, dan kerja cerdas hubungannya dengan otak. Tetapi setelah dipikir-pikir lagi, mungkin pernyataan saya tersebut keliru. Kerja keras, jika tidak disertai dengan kerja cerdas, maka akan buang-buang waktu dan tenaga, tanpa hasil yang maksimal. Kerja cerdas juga, jika tanpa disertai dengan kerjas keras, mungkin hasilnya akan di atas kertas saja, tidak terealisasi dengan maksimal.

Knowledge without work hard is only a daydream; work hard without knowledge is a nightmare.

———

3.  KERJA HOKI (keberuntungan)

Dalam filosofi China, huruf yang menggambarkan keberuntungan atau luck adalah huruf ‘fu’ berikut:karakter fu

Karena saya tidak mahir berbahasa China, maka saya mencoba Googling untuk mencari tahu apa sebenarnya makna dari huruf tersebut. Dari hasil penelusuran saya, ada beberapa sumber yang menyebutkan bahwa ternyata huruf ini terdiri dari dua karakter, yaitu: [1] kesempatan/opportunity, dan [2] persiapan/preparation.

Berdasarkan uraian di atas, mungkin tidak salah jika saya menyimpulkan bahwa KEBERUNTUNGAN adalah ketika KESEMPATAN bertemu dengan PERSIAPAN. Atau dengan kata lain, kita disebut SIAL jika kita tidak siap menangkap kesempatan yang datang.

Berikut akan saya lampirkan ideogram ‘fu’. Ideogram adalah tulisan gambar yang dibuat oleh orang China kuno untuk menuangkan maksud/ide/gagasan/perasaan ke dalam bentuk gambar. Ideogram ini telah berkembang sejak 5.000 tahun yang lalu dan masih digunakan sampai saat ini.

ideogram fu

Ideogram ‘fu’ ini mempunyai arti keberuntungan, berkat, hoki, dan kebahagiaan. Jika dijabarkan, tulisan gambar ini terdiri dari karakter yi (satu), kou (mulut/kata satuan untuk orang), tian (taman/lahan), dan juga Shen (Tuhan). Ideogram ini menceritakan tentang satu orang (Adam), yang berada di sebuah taman bersama dengan Tuhannya. Ingat, pada saat itu belum ada Hawa, manusia belum jatuh dalam dosa, suasana sangat tentram dan damai. Firman Tuhan mencatat bahwa saat itu Adam hidup di Eden; sebuah taman yang penuh dengan emas, kebahagiaan, kesehatan, dan berkat Tuhan.

Melalui karakter ‘fu’ ini kita diingatkan bahwa apabila kita mau hidup dalam keberuntungan, hoki, dan kebahagiaan, maka kita harus hidup dalam rencana Tuhan. Tuhan memiliki taman untuk kita masing-masing. Yang perlu kita lakukan adalah mengikuti rencana Tuhan dan tidak berjalan mendahului rencana-Nya.

Dalam ideogram di atas terlihat gambar Tuhan yang sedang memberkati seseorang sedang berdiri di atas tamannya. Jadi, jika ingin selalu beruntung, maka libatkanlah Tuhan dalam setiap aktivitas hidup kita, maka Tuhan akan memberkati kita dan taman kita.

Hidup yang BERAT akan menjadi hidup penuh BER[K]AT jika ada huruf ‘K’ di tengahnya. ‘K’ di sini dapat diartikan sebagai Kristus/Tuhan.

“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”

———

4.  KERJA JUJUR

Jaman sekarang ini, sepertinya tidak terlalu sulit menemukan orang yang memiliki kemampuan tinggi dan kemauan keras. Namun, mungkin agak sulit menemukan orang yang jujur dan dapat dipercaya. Dalam setiap pekerjaan kita, Tuhan  ingin agar kita tidak hanya cerdik seperti ular, tetapi juga tulus seperti merpati. Tulus di sini memiliki makna kejujuran. Berikut dilampirkan beberapa janji Tuhan bagi mereka yang hidup jujur:

“Rumah orang jahat akan dibinasakan kelak, tetapi kemah orang saleh akan berbunga-bunga.”

“Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya,”

“Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman.”

———

5.  KERJA MAKSIMAL

Pada suatu kesempatan, saya pernah memberikan pertanyaan langsung kepada Merry Riana:

“Ci Merry, sebagai seorang yang sukses, tentunya Anda punya target donk?! Misalnya dalam satu bulan Anda memiliki target penghasilan sekian Rupiah, pernah ga sich target tersebut tidak tercapai? Lalu, apa yang Anda lakukan ketika target tersebut tidak tercapai?”

Dan berikut adalah jawabannya:

“Tentunya saya memiliki target seperti itu dalam hidup saya. Ketika saya awal-awal bekerja menawarkan produk finansial, pernah kejadian target penghasilan saya tidak tercapai. Ini menandakan bahwa saya harus bekerja lebih keras lagi ke depannya. Tetapi saya percaya bahwa apa yang saya tabur itu juga yang akan saya tuai. Jika kita sudah menabur dengan benar, walaupun sekarang belum membuahkan hasil, namun percayalah bahwa di kemudian hari kita pasti akan menuainya. Karenanya, waktu itu saya menargetkan diri saya sendiri untuk melakukan sebanyak 20 presentasi setiap harinya. Jika saya belum melakukan 20 presentasi per harinya, maka saya tidak akan pulang.”

Jawaban dari Merry Riana tersebut cukup menggugah pikiran saya. Banyak orang hanya berfokus pada hasil akhir, tanpa mau melalui proses yang benar. Tentu saja kita boleh berorientasi pada hasil, tetapi tetaplah fokus pada prosesnya.

Selama ini, mungkin kita sudah bekerja keras, namun kita heran mengapa hasilnya masih belum maksimal. Di dalam buku Mimpi Sejuta Dollar, diceritakan kisah perjuangan seorang Merry Riana yang bekerja mati-matian setiap harinya, bahkan ia sampai menangis putus asa karena kelelahan. Hari itu, ia ingin segera pulang tanpa menyelesaikan presentasinya. Ya, khusus untuk hari itu saja, dan ia akan melanjutkan presentasinya keesokan harinya. Namun, ternyata pacarnya (yang kini telah menjadi suaminya), bersikeras melarang Merry untuk pulang, karena pada hari itu ia belum selesai melakukan 20 presentasi. Akhirnya, Merry Riana pun mengusap air matanya, bangkit, dan lanjut bekerja hingga terget presentasi hari itu tercapai.

Kalo dipikir-pikir, kejam juga yach pacarnya, alias tega. Tetapi, ternyata pacarnya tersebut tahu bahwa jika ingin sukses, maka ia harus melakukan hal tersebut kepada Merry. Selalu ada harga yang perlu dibayar untuk mencapai kesuksesan. There is no growth in comfort zone and there is no comfort in growth zone.

Di sini saya hanya ingin menjelaskan bahwa kerja keras belum tentu merupakan kerja maksimal, tetapi kerja maksimal sudah pasti disertai dengan kerja keras.

Do your best and God will do the rest. Lakukanlah yang terbaik dan Tuhan akan melakukan sisanya.

———

6.  KERJA KOMPAK

Dalam setiap pekerjaan, tentunya kita tidak dapat bekerja seorang diri. Kita akan membutuhkan bantuan orang lain. Agar usaha kita dapat membuahkan hasil yang maksimal, tentunya kita harus selalu kompak dengan rekan kerja kita. Kita harus seia sekata dan mencegah terjadinya perpecahan, maka berkat Tuhan akan dicurahkan atas pekerjaan kita.

Perbedaan akan selalu ada. Ibarat sepasang sendal jepit, walaupun berbeda antara sisi kiri dan sisi kanan, namun mereka tetap harus kompak melangkah bergantian guna mencapai tujuan yang sama. Ciptakan TEAM yang kompak, and as a result: [T]ogether [E]veryone [A]chieve [M]ore/Miracle.

======================================

PERHATIAN!!! Boleh copy-paste, tetapi mohon cantumkan sumber dengan linkback ke http://www.b0chun.com/. Terima kasih!!!

======================================

4 Responses to “Sukses karena Beruntung?!”

  1. tyas says:

    Chun, gwa pertamaxxx y?

  2. Novita says:

    Sip…setuju 🙂

  3. SEO agencies in Mesa

    Sukses karena Beruntung?! – GODISNOWHERE™

  4. lagi nyari artikel, eh dapet artikel bgus di web ini, moga bisa diambil manfaatnya. trimakasih.

Leave a Reply

See also: