Archive for the 'It's all about LIFE!!!' Category

Apr 24 2009

Kata-kata POSITIF itu berdampak NEGATIF?!

Published by b0chun under It's all about LIFE!!!

JANGAN LIHAT!!!

JANGAN BUKA!!!

JANGAN BACA!!!

Sekali lagi: JANGAN BACA!!!

Yach… Koq dibaca juga sich?!

———————–

Rabu, 22 April 2009 kemarin, aku pergi ke Jakarta seorang diri demi melampiaskan hasratku pada makanan berikut ini:

burger-king

Nyam3x… Enak banget nich si Burger King… Sebel yach di Bandung belom ada… Jadi kalo bener-bener ngidam harus sengaja dateng ke Jakarta dech huhuhu… Entah kenapa, ketika makan Burger King di Plaza Semanggi tiba-tiba aku kepikiran kejadian 6 tahun yang lalu…

Namaku Ivan… Aku dilahirkan sebagai seorang yang narsis abiZzZzzZz (baca: dapat mensyukuri segala sesuatu pemberian Tuhan)… Sejak kelas 1 SMP aku memiliki seorang sahabat dekat… Saking dekatnya, aku sering banget bernarsis-narsis ria dengannya; bahkan papa-mamanya, cicinya, suami cicinya (6 tahun yang lalu mereka menikah), sampai dengan sepupu-sepupunya juga sering banget menjadi korban kenarsisanku hahaha… Kasian dech mereka!!!

Ceritanya, 6 tahun yang lalu, ketika aku baru lulus SMA, cicinya sahabatku ini menikah dengan si koko dan pada saat itu juga aku lagi rajin-rajinnya main ke rumah sahabatku ini, sehingga jadi sering dech ketemu dengan si cici & si koko… Dan keisenganku pun dimulai:

Aku: “Ci, nanti kalo punya anak dikasi nama Ivan yach, biar ganteng kaya saya haha…”

Si cici: “Tenang!!! Kalo gua punya anak dijamin dech ga akan gua kasi nama Ivan, takut ancur kaya loe haha…”

Ternyata, yang menjadi korban kenarsisanku tersebut bukan hanya si cici dan si koko saja, tetapi sekeluarga besar semuanya menyuarakan hal yang sama: “Si cici kalo punya anak nanti ga mungkin dech dinamain Ivan!!!”

Saking seringnya aku bernarsis-narsis ria, mungkin dalam 1 minggu minimal 1 kali salah satu anggota keluarga sahabatku tersebut menyuarakan hal yang serupa: “Pokonya apapun yang terjadi, gua gamau ada keluarga gua yang dikasi nama Ivan!!! Gawat nanti kacau kaya loe!!!” *Huks… Kejamnya dunia…*

Tak terasa 1 tahun telah berlalu dan si cici melahirkan bayinya yang imut… Tahukah kalian nama apa yang diberikan untuk bayi tersebut?! Ya, tebakan kalian benar!!! Nama bayi tersebut ternyata: IVAN!!!

Dalam percobaannya dengan air *klik untuk melihat gambar hasil penelitian tentang air*, sebenarnya Masaru Emoto hendak membuktikan bahwa kata-kata yang positif dapat membuat kristal air menjadi indah, sedangkan kata-kata yang negatif akan membuat kristal air tampak buruk… 70% tubuh manusia terdiri dari air, sehingga penggunaan kata-kata yang positif/negatif akan sangat berpengaruh pada kehidupan kita…

Saya juga sering mendengar orang-orang bilang agar  berhati-hati dengan lidah, karena apa yang dikatakan lidah, itu pula yang akan terjadi… Tetapi, dari kasus di atas bukankah yang terjadi justru malah sebaliknya?!

Jika berjalan-jalan ke toko buku, kita mungkin akan menemukan banyak sekali buku yang membahas tentang positive thinking… Intinya, para penulis buku itu ingin mengatakan kepada pembaca agar mereka dapat selalu berpikir positif, karena dengan pikiran yang positif, hidup kita akan berubah ke arah yang positif pula… Tetapi, ternyata hal tersebut salah besar:

  • Banyak mahasiswa berkata: “Saya tidak mau ujian saya nilainya jelek!!!” dan hasilnya mereka tidak lulus…
  • Ketika menghadapi krisis global, banyak karyawan berkata: “Saya tidak akan di-PHK!!!” dan hasilnya banyak dari mereka yang sekarang menganggur…
  • Papi saya suka berkata: ‘Kalo tutup pintu pelan-pelan, ntar engselnya rusak!!!’ Saya sich tutup pintu semaunya aja, tapi buktinya yang rusak malah pintunya dia tuh, pintu yang di kamar saya malah baik-baik saja hahaha…
  • Saya mau skripsi saya different from others + bagus >>> beneran dapet pujian dari dosen-dosen loh… Saya gamau skripsi saya lama-lama >>> kata Pa Wisnu skripsi saya 4 semester huhuhu…
  • Ada seseorang yang berkata: “Saya tidak mau anak saya diberi nama Ivan!!!” tetapi justru hal itulah yang terjadi…

Apa yang kita katakan itu jugalah yang akan kita dapatkan!!! Masa sich?! Koq kenyataannya bertolak belakang semua yach?!

Melalui tulisan ini, saya ingin menyadarkan Anda semua pada 1 hal:

ALAM HANYA MERESPON KATA-KATA YANG POSITIF SAJA!!! JIKA ANDA MENGELUARKAN KATA-KATA YANG NEGATIF, MAKA HASILNYA TETAP AKAN POSITIF!!!

Loh?! Koq bisa begitu?! Inilah penjelasannya:

  1. Pernah dengar istilah ‘cinta dan benci itu bedanya setipis kertas’? Mengapa?! Karena kita akan melakukan hal yang sama ketika kita cinta atau benci terhadap seseorang: sama-sama akan memikirkan terus orang itu!!! Tetapi, alam bawah sadar kita tidak dapat membedakan mana perasaan suka mana perasaan benci, yang dia tahu hanyalah: Kita selalu memikirkan orang tersebut!!! Dan ketika punya anak nanti, hati-hati jika anak Anda tidak mirip dengan orang yang Anda cintai, tetapi justru malah mirip dengan orang yang Anda benci, karena Anda terlalu sering memikirkan orang yang Anda benci tersebut!!!
  2. Dalam bahasa Indonesia, ada yang disebut sebagai kalimat inti. Jika ada kalimat: ‘Andi tidak suka dengan sikap Shinta yang terkesan sok tahu dan sombong itu.’ maka inti kalimat tersebut adalah: ‘Andi suka sikap Shinta.’ Sesungguhnya, teori b0chun nomor 2 mengatakan bahwa alam akan merespon kalimat inti dari pikiran kita saja. Ketika seseorang berkata: ‘Saya tidak mau anak saya dinamakan Ivan’, alam meresponnya: ‘Saya mau anak saya dinamakan Ivan’; dan sesungguhnya hal itulah yang terjadi…
  3. Mengapa banyak anak masih mencontek padahal gurunya setiap kali berkata: ‘Jangan mencontek!!!’ Seharusnya di sini Anda sudah bisa menjawab: Karena sesungguhnya yang didengar alam bawah sadar para siswa adalah perintah untuk mencontek!!! Mengapa banyak orang masih merokok padahal di mana-mana telah dipasang tulisan: Jangan merokok di area ini!!! Memang tepat sepertinya istilah yang berkata bahwa: Peraturan dibuat untuk dilanggar!!! Walaupun iklan rokok sangatlah dibatasi, seperti hanya boleh beriklan pada jam-jam tertentu (malam hari) dan dalam iklannya tidak diperbolehkan menampilkan adegan seseorang yang sedang merokok dsb; penelitian menunjukkan bahwa sebenarnya tulisan inilah yang menjadi penyebab utama para perokok terdorong untuk merokok: PERINGATAN PEMERINTAH: MEROKOK tidak BAIK UNTUK KESEHATAN bla… bla… bla…
  4. Dikutip dari The Secret: “Anda mungkin pernah melihat bagaimana seseorang yang memiliki kekayaan yang besar kehilangan kekayaannya, tetapi dalam waktu yang sebentar berhasil mendapatkan kekayaannya kembali yang sama besarnya. Dalam kasus ini, terlepas dari apakah mereka menyadarinya atau tidak, yang terjadi adalah karena pikiran dominan mereka adalah tentang kekayaan, inilah yeng menyebabkan mereka mendapatkan kekayaannya kembali. Mereka membolehkan pikiran yang menakutkan tentang kehilangan kekayaan memasuki benak mereka sampai pikiran yang menakutkan itu menjadi pikiran dominannya. Mereka membalikkan keseimbangan tentang pikiran tentang kekayaan kepada pikiran tentang takut kehilangan kekayaan, sehingga mereka kehilangan semua kekayaannya. Tetapi, setelah mereka kehilangan semuanya, ketakutan akan kehilangan menjadi menghilang, dan mereka membalikkan lagi keseimbangan ke pikiran dominan tentang kekayaan dan kekayaan mereka kembali lagi.”

Dalam suatu tes psikologi, biasanya kita akan diminta memilih satu dari dua pernyataan yang paling mencerminkan diri kita:

  • Saya tidak mudah putus asa. >>> kalimat negatif
  • Saya suka bekerja keras. >>> kalimat positif

Yang manakah pilihan Anda?! Walaupun kalimat tersebut sekilas terkesan mirip, tetapi ternyata dari jawaban Anda dapat terlihat apakah Anda termasuk seorang yang pesimis atau optimis…

Kita lihat lagi contoh berikut:

  • Saya tidak miskin.
  • Saya kaya.

Jika melihat sekilas, mungkin kedua kalimat di atas maknanya sama… Tetapi marilah kita gali lebih dalam… Saya kaya >>> artinya yach saya memang seorang yang kaya raya… Tetapi untuk Saya tidak miskin belum tentu saya kaya. Hidup pas-pas an, serba berkecukupan tergolong tidak miskin, tetapi juga tidak kaya…

Dan ketika Anda berkata SAYA TIDAK MISKIN, alam akan meresponnya sebagai SAYA MISKIN!!!

Jadi kesimpulannya: BERPIKIRLAH POSITIF dengan menggunakan KALIMAT YANG POSITIF juga, BUKAN DENGAN KALIMAT NEGATIF!!!

24 responses so far

Apr 23 2009

Apa itu MENANG?

Banyak orang mengajarkan kita bahwa kegagalan merupakan awal dari kesuksesan dan kekalahan merupakan awal dari kemenangan… Kalimat yang berisi kata-kata penghiburan tersebut, secara tidak sadar ternyata telah membentuk mindset di otak kita bahwa jika ada yang menang, pastilah ada yang kalah… Kita bisa menang hanya saja jika kita berhasil mengalahkan lawan-lawan kita… Dan kekalahan menjadi sesuatu yang sangat tabu, menyakitkan, dan hina… Buktinya, di Indonesia didapati banyak caleg yang bunuh diri karena sadar mereka telah kalah… Dan jika menang??? So pasti mereka semua akan merasa bangga karena telah berhasil mengalahkan rival-rivalnya, ato bahasa kerennya ‘bersenang-senang di atas penderitaan orang lain’… Fenomena ini sepertinya sudah mendarah daging dalam diri masyarakat Indonesia… Oh, Tuhan!!!

Dalam kehidupan sehari-hari juga hal yang serupa sering terjadi… Misalnya saja dalam dunia pendidikan: agar dapat meraih ranking pertama, seorang siswa tega berbuat jahat terhadap lawannya dengan mencuri buku-buku pelajaran milik orang tersebut… Dalam dunia bisnis: agar dapat meraih keuntungan yang besar, seorang pedagang minuman berusaha melakukan monopoli dengan melarang pedagang minuman lain untuk berjualan di daerahnya… Hal seperti itu dilakukan agar mereka bisa memenangkan persaingan… Mereka berpikir, untuk memenangkan persaingan, tentunya harus ada pihak lain yang kalah (baca: dirugikan).

Intinya: Gua menang, loe kalah!!! Gua untung, loe rugi!!! Gua rugi, loe harus rugi lebih gede lagi!!!

Itulah sebabnya kenapa kemudian muncul istilah: CINTA DITOLAK DUKUN BERTINDAK!!! *Loh?! Koq ga nyambung yach…*

…….

Ketika kuliah dulu, saya sering belajar bareng temen-temen sekelas… Saya juga sering ngajarin orang-orang untuk mata kuliah tertentu… Dan ternyata, banyak juga dari orang-orang itu yang nilai akhirnya jauh lebih tinggi dari saya… Apakah saya kemudian merasa rugi dengan kekalahan saya??? Tidak!!! Saya justru merasa bangga bisa membuat mereka semua meraih hasil yang memuaskan… Ternyata, semakin sering saya ngajarin orang, kemampuan saya juga semakin meningkat loh… Bagi saya, untuk mendapatkan nilai A tidak harus dengan membuat orang lain mendapatkan nilai yang lebih rendah dari itu, tetapi sebenarnya kita semua mampu meraih nilai A bersama-sama… KEMENANGAN ITU BUKAN DIRAIH DENGAN CARA MEMBUAT ORANG LAIN KALAH, TETAPI KEMENANGAN ITU DAPAT DIRAIH BERSAMA-SAMA…

…….

Untuk sukses dalam dunia bisnis juga ternyata kita harus mampu bekerjasama, bukan hanya dengan para supplier dan distributor kita, tetapi juga dengan pesaing utama kita… Loh?!

Di Bandung ada Cihampelas yang terkenal sebagai pusat jeans dan Cibaduyut yang terkenal sebagai sentra sepatu kulit… Jika Anda ingin mencoba masuk ke dalam dua bisnis ini saya berani jamin bahwa mereka semua akan menerima Anda dengan sebaik-baiknya, karena bagi mereka pesaing dapat memberikan dampak yang positif bagi toko mereka (baca: dapat meramaikan toko/meningkatkan penjualan mereka)…

Alkisah, di suatu kota ada 2 buah hotel berbintang 5 yang letaknya bersebelahan… Jika kita menjadi pemilik salah satu hotel tersebut dan dihadapkan pada situasi ini, mungkin kita akan menganggap hotel di sebelah adalah musuh sehingga kita harus berhati-hati… Tetapi, ternyata kedua hotel ini menggalang kerja sama yang baik… Jika kamar di Hotel A penuh, mereka akan melemparkannya ke Hotel B, dan begitu sebaliknya… Ternyata, dalam bisnis kita harus dapat memanfaatkan pesaing kita agar kita bisa sama-sama menang dan meraih keuntungan…

Dalam negosiasi juga ada istilah yang dikenal sebagai win-win solution… Misalkan ada 2 orang yang berniat patungan membeli pizza ukuran small… Melihat porsi makan keduanya, mereka lalu melakukan negosiasi: si A berhak atas 70% bagian, sedangkan si B hanya 30% sisanya… Tetapi, karena merasa bahwa 30% bagian itu kurang, maka si B melakukan negosiasi agar jatahnya ditambah menjadi 40%… Si A ga terima jatahnya dikurangi, karena baginya 70% bagian juga masih kurang…

Jika mereka tetep ngotot menuntut bagian yang lebih, maka ujung-ujungnya pasti ada 1 pihak yang menang dan ada 1 pihak yang kalah, atau mungkin juga keduanya kalah karena masing-masing mendapat jatah pizza yang kurang…

Sebaiknya, di sini mereka dapat melakukan win-win solution… Walaupun jatah si A tetap hanya 70% dan jatah si B tetap hanya 30% saja, tetapi mereka dapat membeli pizza dengan ukuran lebih besar… Raguler size mungkin, atau ukuran large… Dengan demikian, kedua belah pihak akan mendapatkan nilai yang lebih, tidak ada yang merasa diuntungkan dan dirugikan…

One response so far

Apr 04 2009

I-[HaTe]-you means I-[LoVE]-you…

hate

Pernah denger kan ada pepatah bilang kalo cinta dan benci itu bedanya setipis kertas??? Ini beneran loh… Buktinya, banyak juga orang yang punya anak dan ternyata anaknya tersebut mirip banget sama orang yang dia sebel… Koq bisa yach???

Penjelasannya sebenernya simple koq… Ternyata, alam bawah sadar kita tuh ga bisa bedain mana yang namanya cinta dan mana yang namanya benci… Yang dia tahu hanyalah satu hal ini: Kita selalu memikirkan orang tersebut… So, ga aneh lah yach kalo kita punya anak nanti mungkin sifat/karakter/mukanya mungkin bisa mirip sama orang yang kita benci atau bisa juga mirip sama orang yang kita cintai, karena ternyata kita toh sama-sama sering memikirkan mereka…

Mungkin Anda bertanya-tanya, apa makna gambar baju bertulisan hate di atas… Penjelasan saya singkat saja: Jika Anda pernah membenci seseorang karena suatu sebab, saya hanya ingin agar Anda semua bercermin pada diri Anda sendiri… Don’t judge the shirt by its word…

love_hate

Hati-hati ketika Anda membenci seseorang, karena mungkin Anda justru mencintainya…

One response so far

Feb 26 2009

b0chun pilih jadi orang bodoh aja ah!!!

Published by b0chun under It's all about LIFE!!!

Orang bodoh dan orang pintar:

  1. Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya di bisnis. Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.
  2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang Pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
  3. Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.
  4. Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka di suruh orang Pintar untuk membuatnya.
  5. Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH), oleh Karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang- Undangnya orang bodoh.
  6. Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu Orang pintar percaya. Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada diatas.
  7. Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu di dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.
  8. Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang Pintar yang berkerja. Tapi orang-orang pintar DEMO, Walhasil orang-orang Pintar “meratap-ratap” kepada orang bodoh agar tetap di berikan pekerjaan.
  9. Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan Waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh Menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.
  10. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit. Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.
  11. Bill Gates (Microsoft), Dell, Hendri (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Sioe Liong (BCA group). Adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.

PERTANYAAN :

  1. Jadi mending jadi orang pinter atau orang bodoh?
  2. Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh?
  3. Mulia mana antara orang pinter atau orang bodoh?
  4. Susah mana antara orang pinter atau orang bodoh?

KESIMPULAN:

  1. Jangan lama-lama jadi orang pinter, lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.
  2. Jadilah orang bodoh yang pinter, daripada jadi orang pinter yang bodoh.
  3. Kata kunci nya adalah “resiko” dan “berusaha”, karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.

*) Orang pinter perpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut dan mengabdi pada orang bodoh.

Sumber: bukucatatan

4 responses so far

Jan 09 2009

Apakah Anda menganjurkan ABORSI???

Published by b0chun under It's all about LIFE!!!

Once upon a time, sepertinya ketika aku masih duduk di bangku SMA, aku pernah ikut seminar tentang aborsi di gereja… Si pembicaranya mengutarakan beberapa pertanyaan berikut:

Apakah Anda  menganjurkan pengguguran kandungan (aborsi) pada keempat kasus berikut ini?

1. Ada seorang pendeta dan isterinya yang sangat miskin. Mereka telah  mempunyai 14 anak. Dan sekarang isterinya mengandung anak yang ke-15. Memperhatikan kemiskinan mereka dan semakin banyaknya penduduk dunia, apakah Anda menganjurkan aborsi?

2. Sang ayah sakit kelamin, sang ibu mengidap TBC. Mereka mempunyai empat anak. Yang pertama buta, yang kedua mati, yang ketiga tuli dan yang keempat juga terkena TBC. Dan ternyata ia hamil lagi. Mengingat kondisi yang sangat ekstrim ini apakah Anda menganjurkan aborsi?

3. Seorang pria kulit putih telah memperkosa seorang gadis berkulit hitam berumur 13 tahun dan ia hamil. Kalau Anda orangtuanya apakah Anda menganjurkan aborsi?

4. Seorang gadis belasan tahun hamil. Ia telah bertunangan. Tunangannya bukanlah ayah anak yang dikandungnya, dan sang tunangan itu merasa sangat terpukul. Apakah Anda menganjurkan aborsi?

 Bila Anda menganjurkannya maka:

1. Pada kasus pertama Anda telah membunuh John Wesley, salah satu penginjil terkemuka pada abad ke-19.

2. Pada kasus kedua, Anda baru saja membunuh Beethoven.

3. Pada kasus ketiga Anda telah membunuh Ethel Waters, penyanyi rohani besar berkulit hitam.

4. Bila pada kasus keempat Anda mengatakan ya, maka Anda baru saja menyatakan pembunuhan terhadap Yesus Kristus!!

Jadi intinya, di sini ia sama sekali tidak menganjurkan aborsi apapun alasannya… Kita harus bertanggung jawab atas segala sesuatu yang telah kita perbuat… Kita juga harus menghargai anak pemberian Tuhan sejak anak tersebut masih di dalam kandungan…

Tuhan bisa saja memakai anak yang ingin anda aborsi itu kelak utuk menjadi berkat besar bagi dunia ini !!! We’ll never know !!
…….

Btw, ini ada artikel menarik yang terkait dengan kasus ini…

Banyak orang, termasuk umat Kristiani secara menyedihkan, mengira bahwa aborsi itu adalah suatu permasalahan yang sulit dan sangat kontroversi. Kenyataannya, tidak ada yang sulit atau kontroversi sama sekali—asalkan kita mengijinkan Alkitab untuk mengajari kita, dan tidak menghakimi ide-ide yang di ajukan oleh orang-orang yang melakukan kesalahan atas sebenarnya.

Terdapat dua masalah utama untuk dipertimbangkan:

Apakah bayi yang belum lahir (’janin’) adalah manusia?

Jika ya, pernahkah pembunuhan bayi yang belum lahir diterima?

Temukan jawaban dari kedua pertanyaan tersebut dalam Alkitab, dalam buku Kejadian.

“…sehingga Ribka istrinya (Ishak) itu mengandung. Dan anak-anaknya bertolak-tolakan didalam rahimnya…” (Kejadian 25:21-22).

Harap diperhatikan bahwa kedua anak kembar Ribka yang ada dalam kandungan, Yakub dan Esau, dikatakan sebagai “anak-anak manusia” (dalam bahasa Ibrani kata yang digunakan adalah, banim, sebagai bentuk jamak dari ben), yang pada umumnya berarti anak-anak sesudah dilahirkan, dan seringkali memiliki arti khusus “anak dari.”

Perjanjian Baru menggunakan bahasa Yunani, brephos, menunjuk kepada Yohanes Pembaptis yang belum dilahirkan, yang “melonjak dalam kandungannya [Elizabeth]” karena kehadian Kristus yang masih dalam kandungan (Luk 1:41-44).

Bayi yang belum lahir bukanlah segumpal tissue yang mudah hancur, seperti pernyataan banyak dari mereka yang pro-aborsi. Dan bayi-bayi tersebut adalah selalu manusia dimulai dari sejak pembuahan, karena semua yang dibutuhkan untuk pengkodean DNA untuk membangun masing-masing bentuk phisik individu tempatnya adalah pada saat kehamilan.

Sama sekali salah jika dikatakan bahwa pembentukan manusia adalah melalui tahapan ikan atau reptil, meskipun beberapa pernyataan evolusi yang tidak benar diungkapkan dengan gamblang.

Lihat:

Apakah janin manusia untuk sementara waktu membentuk insang, ekor, dan kantung kuning telur?

Jawaban:

Fraud Rediscovered, Creation, Volume 20, No. 2 (Maret 1998), pp. 49-51 - kenyataan yang mengejutkan, dengan dokumentasi photographi, tentang kebohongan yang dibuat yang diajukan kepada masyarakat bahwa janin manusia mengikhitisarkan nenek moyang binatang.

Apakah benar terkadang manusia lahir dengan insang?

Jawaban:

Tidak, Alkitab, didukung oleh ilmu pengetahuan, mengajarkan bahwa bayi yang belum lahir adalah anak manusia (lihat juga dalam Maz 139:13-16, Yeremia 1:5).

Apakah secara Alkitab dapat diterima pembunuhan terhadap manusia yang belum lahir?

Permasalahan ini juga dijawab dalam Kitab Kejadian. Kejadian 1:26-29 dan 2:7-23 membuatnya jelas bahwa manusia diciptakan berbeda dari binatan, diciptakan dalam gambar Allah. Dalam Kejadian 3 kita baca bagaimana gambar ini telah dirusak oleh dosa oleh manusia pertama, Adam dan Hawa. Hanya satu generasi selanjutnya, Kain melakukan pembunuhan, pertama, suatu kehancuran atas gambar ini, sekaligus juga suatu penghinaan yang memalukan terhadap Allah. Tindakan kekerasan (dan kejahatan lainnya) menyebar ke seluruh bumi, sehingga Allah membinasakan semua manusia dengan air bah yang terjadi di seluruh permukaan bumi kecuali mereka yang didalam bahtera (Kejadian 6-8).

Tepat dalam banyak ayat, pembunuhan—merupakan suatu tindakan yang mematikan orang tak bersalah dengan sengaja—menunjuk kepada suatu dosa yang mengerikan (Keluaran 20:13, Matius 19:18, Roman 13:9). Aborsi adalah tindakan yang mematikan orang yang tak bersalah, itu bukanlah suatu hal yang lebih rendah dari pembunuhan. Jadi semua “kasus-kasus berat” yang biasa di ajukan oleh mereka yang pro-aborsi, seperti. “agaimana jika seorang wanita di perkosa?,” “Bagaimana jika anak tersebut cacat?,” “Bagaimana jika si Ibu tidak mampu memelihara anak itu?” adalah sangat tidak relevan.

Kita seharusnya ingat dalam Yehezkiel 18:20, yang mana terlarang bagi seorang anak untuk menanggung kesalahannya ayahnya. Hal ini berarti sekalipun ada kasus-kasus kehamilan yang tragis disebabkan karena perzinahan atau pemerkosaan tidak ada pembenaran untuk membunuh anak yang tidak bersalah dalam kandungan.

Penulis: Jonathan Sarfati, Creation Ministries International.

Bapa segala dusta
Yesus berkata tentang Iblis, “Ia adalah pembunuh sejak semula… apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta” (Yoh 8:44). Bukan suatu kebetulan Yesus berkata tentang setan adalah pembunuh dan pendusta dalam satu kata. Kebohongan adalah roda yang memutar segala bencana. untuk menarik pembunuh-pembunuhnya, Iblis mengatakan kebohongan. Dia begitu fasih, sangat meyakinkan dalam kebohongannya, dan kita begitu mudah tertipu, yang mengakibatkan kita jatuh pada rencananya (2 Korintus 2:11). Dia menyamar sebagai malaikat terang (2 Korintus 11:14), menyebut benar salah, membuat kita berpikir—sebagaimana yang dilakukan oleh para prochoice—bahwa mereka telah mengambil suatu dasar moral yang tinggi bahkan ketika sesuatu itu sebenarnya tidak bermoral.

Jika beberapa mereka yang prochoice berargumentasi dalam sekejab mampu memudarkan kebenaran yang kita ketahui adalah benar, sadari bahwa hal tersebut adalah karena setan berada di belakang gerakan prochoice yang sangat meyakinkan . Dia sangat fasih dalam bahasa kebohongan dengan menggunakan budaya, pendidikan dan media yang berlaku untuk menarik kita menjauh dari pemikiran Allah tentang anak-anak dan aborsi. [Randy Alcorn, Prolife Answers to Prochoice Arguments (Sisters, Oregon: Multnomah Publishers, 2000), p. 296.]

Sumber: http://www.christiananswers.net/indonesian/q-cmi/cmi-bibleandabortion-ind.html

One response so far

 Page 2 of 4 « 1  2  3  4 »

Search