Archive for the 'Love is CINTA?!' Category

Apr 04 2009

Lagi-lagi masalah CINTA!!!

Published by b0chun under Love is CINTA?!

Sebenarnya, yang namanya cinta itu ada 4 jenis:

  1. Stergo: secara spontan merasa tertarik atau ingin melindungi, merasa bertanggung jawab terhadap kesejahteraan seseorang, misalnya: kasih sayang antara anggota keluarga.
  2. Eros: daya tarik jasmani atau seksualitas yang timbul secara emosional. Cinta jenis ini mudah berubah menjadi egois (mementingkan diri sendiri), kecuali jika berkaitan dengan cinta jenis lain, misalnya Philia.
  3. Philia: menyayangi secara tulus berdasarkan suatu hubungan yang saling melengkapi dan saling mengisi antara dua orang sahabat.
  4. Agape: cinta tanpa syarat yang berasal dari Allah; kasih yang berani berkorban bahkan mengorbankan dirinya tanpa syarat, seluruh hati dan jiwanya dicurahkan untuk orang yang dikasihinya.

Agak Out of Topic dikit nich… Mendadak aku teringat akan film “Love is Cinta” yang kemudian diambil menjadi nama kategori di sini… Kalo ada yang belom nonton aku kasi resensinya sedikit dech…

Walaupun Ryan (Irwansyah) dan Cinta (Acha Septriasa) sedemikian dekat, tetapi mereka tidak pernah bisa mengetahui cara mengungkapkan hubungan. Mereka hanya sempat mengucap kata LOVE yang diterjemahkan sebagai SAYANG. Sebuah ungkapan yang menimbulkan ketidakpastian. Singkat cerita, di film ini diceritakan bahwa Ryan meninggal dunia, namun ia belum sempat mengatakan ke Cinta bahwa “Love is CINTA”… Intinya film ini bercerita tentang perjuangan Ryan yang kembali ke bumi demi untuk mengungkapkan ke Cinta bahwa ia mencintainya, dan bukan menyayanginya…

Love, kata yang berasal dari bahasa Inggris ini, jika diterjemahkan ke Indonesia dapat berarti: kasih, cinta, dan sayang…

Kasih sendiri dalam bahasa Indonesia berarti ‘memberi’, penggunaannya dalam kalimat adalah seperti ini: Kue ini dikasih oleh temanku… Dan si objek yang MENERIMA hasil KASIH (pemberian) ini tentunya akan mengucapkan ‘terima kasih’… Jadi, kasih itu identik dengan MEMBERI!!!

kasih + an = kasihan (baca: kasian)

Penggunaan dalam kehidupan sehari-hari:
Dosen penguji: “Pa, ini koq anak skripsinya jelek gini bisa dilulusin sich???”
Dosen pembimbing: “Gpp, Bu!!! KASIAN dia, uda skripsi 4 semester belom lulus-lulus juga… Kalo semester ini ga lulus, terancam di-DO, Bu!!!”

Kasian di sini menunjukkan keadaan iba, dapat berempati dengan keadaan orang lain yang membuat kita ingin membantu tanpa MENUNTUT BALASAN dari orang yang kita bantu tersebut…

Jadi, yang namanya kasih itu bermakna ganda:

  1. memberi

  2. tulus, , tidak bersyarat, tidak menuntut apa-apa

Penggunaan kata kasih sendiri selalu identik dengan Allah:

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3: 16)

“Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawa untuk sahabat-sahabatnya.” (Yohanes 15:13)

“Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu dan menjadi saudara dalam kesukaran.” (Amsal 17:17)

Dan inilah definisi kasih yang sesungguhnya (1 Korintus 13):

13:1 Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.
13:2 Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.
13:3 Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.
13:4 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
13:5 Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
13:6 Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.
13:7 Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
13:8 Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.
13:9 Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.
13:10 Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.
13:11 Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.
13:12 Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.
13:13 Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.

Love = kasih = memberi = for give = forgive

Love = kasih menerima for get  forget

…….

Banyak orang bilang cinta itu buta… Kalo aku sich setuju-setuju aja dengan alasan tersebut, asalkan: ANDA SUDAH MENIKAH!!! Kenapa? Karena, pernikahan itu hanya boleh 1 kali saja seumur hidup, sebab, apa yang telah dipersatukan Allah tidak dapat dipisahkan oleh manusia… Jadi, jika setelah menikah Anda baru menyadari kebiasaan buruk pasangan Anda, yach terima aja dengan mata tertutup… Ingat: CINTA ITU BUTA!!! tetapi bagi Anda yang sedang mencari pasangan untuk teman hidup, buka donk matanya baik-baik!!! Lihat dan pertimbangkan, apakah dia cocok jadi pasangan Anda atau tidak… Buka mata baik-baik!!! Ingat: CINTA ITU HARUS MELEK TERLEBIH DAHULU!!!

…….

Saya yakin Anda pernah mendengar penjual mainan berteriak-teriak: “Sayang anak!!! Sayang anak!!!” sambil menawarkan jualannya… Jika kata KASIH identik dengan TUHAN dan CINTA identik dengan PASANGAN HIDUP, maka kata SAYANG identik dengan SEMUA ORANG YANG DEKAT DENGAN KITA… Bisa itu anak kita, orang tua kita, teman atau sahabat kita, dan sebagainya…

Wajar saja kan kalo Cinta (Acha Septriasa) mendadak bete ketika Ryan bilang bahwa ‘Love is Sayang’ dan bukan ‘Love is Cinta’, karena di pikiran Cinta, Ryan hanya menganggapnya sebagai teman saja, dan bukan sebagai pendamping hidupnya…

Jadi, apakah definisi LOVE menurut Anda???

…….

*Tine, melalui postingan ini hutang saya ke kamu LUNAS yach… Banyak-banyak istirahat, semoga cepet sehat…*

3 responses so far

Apr 04 2009

I-[HaTe]-you means I-[LoVE]-you…

hate

Pernah denger kan ada pepatah bilang kalo cinta dan benci itu bedanya setipis kertas??? Ini beneran loh… Buktinya, banyak juga orang yang punya anak dan ternyata anaknya tersebut mirip banget sama orang yang dia sebel… Koq bisa yach???

Penjelasannya sebenernya simple koq… Ternyata, alam bawah sadar kita tuh ga bisa bedain mana yang namanya cinta dan mana yang namanya benci… Yang dia tahu hanyalah satu hal ini: Kita selalu memikirkan orang tersebut… So, ga aneh lah yach kalo kita punya anak nanti mungkin sifat/karakter/mukanya mungkin bisa mirip sama orang yang kita benci atau bisa juga mirip sama orang yang kita cintai, karena ternyata kita toh sama-sama sering memikirkan mereka…

Mungkin Anda bertanya-tanya, apa makna gambar baju bertulisan hate di atas… Penjelasan saya singkat saja: Jika Anda pernah membenci seseorang karena suatu sebab, saya hanya ingin agar Anda semua bercermin pada diri Anda sendiri… Don’t judge the shirt by its word…

love_hate

Hati-hati ketika Anda membenci seseorang, karena mungkin Anda justru mencintainya…

No responses yet

Mar 11 2009

Seseorang yang mencintai kamu

Published by b0chun under Love is CINTA?!

Seseorang yang mencintai kamu, tidak bisa memberikan alasan mengapa ia mencintaimu. Dia hanya tau, di mata dia, kamulah satu satunya.

Seseorang yang mencintai kamu, sebenarnya selalu membuatmu marah/gila/jengkel/stres. Tapi ia tidak pernah tau hal bodoh apa yang sudah ia lakukan, karEna semua yang ia lakukan adalah untuk kebaikanmu.

Seseorang yang mencintai kamu, jarang memujimu, tetapi di dalam hatinya kamu adalah yang terbaik, hanya ia yang tau. Seseorang yang mencintai kamu, akan marah-marah atau mengeluh jika kamu tidak membalas pesannya atau teleponnya, karena ia peduli dan ia tidak ingin sesuatu terjadi ke kamu.

Seseorang yang mencintai kamu, hanya menjatuhkan air matanya di hadapanmu. Ketika kamu mencoba untuk menghapus air matanya, kamu telah menyentuh hatinya, dimana hatinya selalu berdegup/berdenyut/bergetar untuk kamu.

Seseorang yang mencintai kamu, akan mengingat setiap kata yang kamu ucapkan, bahkan yang tidak sengaja dan ia akan selalu menggunakan kata-kata itu tepat pada waktunya.

Seseorang yang mencintai kamu, tidak akan memberikan janji apapun dengan mudah, karena ia tidak mau mengingkari janjinya. Ia ingin kamu untuk mempercayainya dan ia ingin memberikan hidup yang paling bahagia dan aman selama-lamanya.

Seseorang yang mencintai kamu, selalu memberitahumu untuk tidak berpikir terlalu banyak, karena ia sudah merencanakan semuanya untukmu. Ia ingin memberikan kehidupan yang terbaik di masa mendatang. Ia ingin memberikanmu suatu kejutan, percayalah dia dapat melakukannya.

Seseorang yang mencintai kamu, mungkin tidak bisa mengingat kejadian/kesempatan istimewa, seperti perayaan hari ulang tahunmu, tapi ia tau bahwa setiap detik yang ia lalui, ia mencintai kamu, tidak peduli hari apakah hari ini.

Seseorang yang mencintai kamu, tidak mau berkata “Aku mencintaimu!!!” dengan mudah, karena segalanya yang ia lakukan untuk kamu adalah untuk menunjukkan bahwa ia siap mencintaimu, tetapi hanya ia yang akan mengatakan kata “I Love You” pada situasi yang spesial, karena ia tidak mau kamu salah mengerti, dia mau kamu mengetahui bahwa ia mencintai dirimu.

Seseorang yang bener-bener mencintai kamu, akan merasa bahwa sesuatu harus dikatakan sekali saja karena ia berpikir bahwa kamu telah mengerti dirinya. Jika berkata terlalu banyak, ia akan merasa bahwa tidak ada yang akan membuatnya bahagia/tersenyum.

Seseorang yang mencintai kamu, akan pergi ke airport untuk menjemput kamu, dia tidak akan membawa seikat mawar dan memanggilmu sayang seperti yang kamu harapkan. Tetapi, ia akan membawakan kopermu dan menanyakan: “Mengapa kamu menjadi lebih kurus dalam waktu 2 hari?”, dengan hatinya yang tulus.

Seseorang yang mencintai kamu, tidak tahu apakah ia harus meneleponmu ketika kamu marah, tetapi ia akan mengirimkan pesan setelah beberapa jam. Jika kamu menanyakan: mengapa ia telat menelepon, ia akan berkata: ketika kamu marah, penjelasan dari dirinya semua hanyalah sampah. Tetapi, ketika kamu sudah tenang, penjelasannya baru akan benar-benar bekerja/manju /berguna.

Seseorang yang mencintaimu, selalu memanggil kamu dengan sebutan gadis kecil, tapi sewaktu ia menginginkan untuk membuat keputusan besar, dialah orang pertama yang ingin mendengar saran dari kamu.

Seseorang yang mencintaimu, akan selalu menyimpan semua benda yang telah kamu berikan, bahkan kertas kecil bertuliskan “I LOVE YOU” ada di dalam dompetnya.

Seseorang yang mencintaimu, saat bertengkar, dia akan meminta maaf dengan tak terkontrol (secara terus menerus) meskipun kamu yang bersalah dan nantinya ia akan mengirimkan pesan kepadamu: “Sayang, sebenarnya itu adalah kesalahan kamu dan kamu sendiri sudah mengetahuinya.”

Seseorang yang mencintaimu, ia ingin membelikanmu sekeranjang mawar berjumlah sama dengan hari jadi pacaran dan menungu dengan bodohnya di bawah apartemenmu, ia melakukan ini karena ia benar-benar sayang kamu.

Seseorang yang mencintaimu, jarang mengatakan kata-kata manis. Tapi kamu tau, ‘kecupannya’ sudah menyalurkan semua.

No responses yet

Feb 26 2009

Perempuan yang dicintai suamiku

Published by b0chun under Love is CINTA?!

Cerita yang inspiratif ini di-copy paste langsung dari blog penulisnya: Bote

…….

Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku. Meskipun menjelang pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku.

Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi kekantornya bekerja sampai subuh, baru pulang kerumah, mandi, kemudian mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit. Aku pikir dia workaholic.

Dia menciumku maksimal 2x sehari, pagi menjelang kerja, dan saat dia pulang kerja, itupun kalau aku masih bangun. Karena waktu pacaran dia tidak pernah romantis, aku pikir, memang dia tidak romantis, dan tidak memerlukan hal2 seperti itu sebagai ungkapan sayang.

Kami jarang ngobrol sampai malam, kami jarang pergi nonton berdua, bahkan makan berdua diluarpun hampir tidak pernah. Kalau kami makan di meja makan berdua, kami asyik sendiri dengan sendok garpu kami, bukan obrolan yang terdengar, hanya denting piring yang beradu dengan sendok garpu.

Kalau hari libur, dia lebih sering hanya tiduran dikamar, atau main dengan anak2 kami, dia jarang sekali tertawa lepas. Karena dia sangat pendiam, aku menyangka dia memang tidak suka tertawa lepas.

Aku mengira rumah tangga kami baik2 saja selama 8 tahun pernikahan kami. Sampai suatu ketika, disuatu hari yang terik, saat itu suamiku tergolek sakit dirumah sakit, karena jarang makan, dan sering jajan di kantornya, dibanding makan dirumah, dia kena typhoid, dan harus dirawat di RS, karena sampai terjadi perforasi di ususnya. Pada saat dia masih di ICU, seorang perempuan datang menjenguknya. Dia memperkenalkan diri, bernama meisha, temannya Mario saat dulu kuliah.

Meisha tidak secantik aku, dia begitu sederhana, tapi aku tidak pernah melihat mata yang begitu cantik seperti yang dia miliki. Matanya bersinar indah, penuh kehangatan dan penuh cinta, ketika dia berbicara, seakan2 waktu berhenti berputar dan terpana dengan kalimat2nya yang ringan dan penuh pesona. Setiap orang, laki2 maupun perempuan bahkan mungkin serangga yang lewat, akan jatuh cinta begitu mendengar dia bercerita.

Meisha tidak pernah kenal dekat dengan Mario selama mereka kuliah dulu, Meisha bercerita Mario sangat pendiam, sehingga jarang punya teman yang akrab. 5 bulan lalu mereka bertemu, karena ada pekerjaan kantor mereka yang mempertemukan mereka. Meisha yang bekerja di advertising akhirnya bertemu dengan Mario yang sedang membuat iklan untuk perusahaan tempatnya bekerja.

Aku mulai mengingat2 5 bulan lalu ada perubahan yang cukup drastis pada Mario, setiap mau pergi kerja, dia tersenyum manis padaku, dan dalam sehari bisa menciumku lebih dari 3x. Dia membelikan aku parfum baru, dan mulai sering tertawa lepas. Tapi disaat lain, dia sering termenung didepan komputernya. Atau termenung memegang Hp-nya.  Kalau aku tanya, dia bilang, ada pekerjaan yang membingungkan.

Suatu saat Meisha pernah datang pada saat Mario sakit dan masih dirawat di RS. Aku sedang memegang sepiring nasi beserta lauknya dengan wajah kesal, karena Mario tidak juga mau aku suapi. Meisha masuk kamar, dan menyapa dengan suara riangnya,

” Hai Rima, kenapa dengan anak sulungmu yang nomor satu ini ? tidak mau makan juga? uhh… dasar anak nakal, sini piringnya, ” lalu dia terus mengajak Mario bercerita sambil menyuapi Mario, tiba2 saja sepiring nasi itu sudah habis ditangannya. Dan….aku tidak pernah melihat tatapan penuh cinta yang terpancar dari mata suamiku, seperti siang itu, tidak pernah seumur hidupku yang aku lalui bersamanya, tidak pernah sedetikpun !

Hatiku terasa sakit, lebih sakit dari ketika dia membalikkan tubuhnya membelakangi aku saat aku memeluknya dan berharap dia mencumbuku. Lebih sakit dari rasa sakit setelah operasi caesar ketika aku melahirkan anaknya. Lebih sakit dari rasa sakit, ketika dia tidak mau memakan masakan yang aku buat dengan susah payah. Lebih sakit daripada sakit ketika dia tidak pulang kerumah saat ulang tahun perkawinan kami kemarin. Lebih sakit dari rasa sakit ketika dia lebih suka mencumbu komputernya dibanding aku.

Tapi aku tidak pernah bisa marah setiap melihat perempuan itu. Meisha begitu manis, dia bisa hadir tiba2, membawakan donat buat anak2, dan membawakan ekrol kesukaanku. Dia mengajakku jalan2, kadang mengajakku nonton. kali lain, dia datang bersama suami dan ke-2 anaknya yang lucu2.

Aku tidak pernah bertanya, apakah suamiku mencintai perempuan berhati bidadari itu? karena tanpa bertanya pun aku sudah tahu, apa yang bergejolak dihatinya.

Suatu sore, mendung begitu menyelimuti jakarta, aku tidak pernah menyangka, hatikupun akan mendung, bahkan gerimis kemudian.

Anak sulungku, seorang anak perempuan cantik berusia 7 tahun, rambutnya keriting ikal dan cerdasnya sama seperti ayahnya. Dia berhasil membuka password email Papa nya, dan memanggilku, ” Mama, mau lihat surat papa buat tante Meisha ?”

Aku tertegun memandangnya, dan membaca surat elektronik itu,

Dear Meisha,

Kehadiranmu bagai beribu bintang gemerlap yang mengisi seluruh relung hatiku, aku tidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini, bahkan pada Rima. Aku mencintai Rima karena kondisi yang mengharuskan aku mencintainya, karena dia ibu dari anak2ku.

Ketika aku menikahinya, aku tetap tidak tahu apakah aku sungguh2 mencintainya. Tidak ada perasaan bergetar seperti ketika aku memandangmu, tidak ada perasaan rindu yang tidak pernah padam ketika aku tidak menjumpainya. Aku hanya tidak ingin menyakiti perasaannya. Ketika konflik2 terjadi saat kami pacaran dulu, aku sebenarnya kecewa, tapi aku tidak sanggup mengatakan padanya bahwa dia bukanlah perempuan yang aku cari untuk mengisi kekosongan hatiku. Hatiku tetap terasa hampa, meskipun aku menikahinya.

Aku tidak tahu, bagaimana caranya menumbuhkan cinta untuknya, seperti ketika cinta untukmu tumbuh secara alami, seperti pohon2 beringin yang tumbuh kokoh tanpa pernah mendapat siraman dari pemiliknya. Seperti pepohonan di hutan2 belantara yang tidak pernah minta disirami, namun tumbuh dengan lebat secara alami. Itu yang aku rasakan.

Aku tidak akan pernah bisa memilikimu, karena kau sudah menjadi milik orang lain dan aku adalah laki2 yang sangat memegang komitmen pernikahan kami. Meskipun hatiku terasa hampa, itu tidaklah mengapa, asal aku bisa melihat Rima bahagia dan tertawa, dia bisa mendapatkan segala yang dia inginkan selama aku mampu. Dia boleh mendapatkan seluruh hartaku dan tubuhku, tapi tidak jiwaku dan cintaku, yang hanya aku berikan untukmu. Meskipun ada tembok yang menghalangi kita, aku hanya berharap bahwa engkau mengerti, you are the only one in my heart.

yours,

Mario

Mataku terasa panas. Jelita, anak sulungku memelukku erat. Meskipun baru berusia 7 tahun, dia adalah malaikat jelitaku yang sangat mengerti dan menyayangiku.

Suamiku tidak pernah mencintaiku. Dia tidak pernah bahagia bersamaku. Dia mencintai perempuan lain.

Aku mengumpulkan kekuatanku. Sejak itu, aku menulis surat hampir setiap hari untuk suamiku. Surat itu aku simpan diamplop, dan aku letakkan di lemari bajuku, tidak pernah aku berikan untuknya.

Mobil yang dia berikan untukku aku kembalikan padanya. Aku mengumpulkan tabunganku yang kusimpan dari sisa2 uang belanja, lalu aku belikan motor untuk mengantar dan menjemput anak2ku. Mario merasa heran, karena aku tidak pernah lagi bermanja dan minta dibelikan bermacam2 merek tas dan baju. Aku terpuruk dalam kehancuranku. Aku dulu memintanya menikahiku karena aku malu terlalu lama pacaran, sedangkan teman2ku sudah menikah semua. Ternyata dia memang tidak pernah menginginkan aku menjadi istrinya.

Betapa tidak berharganya aku. Tidakkah dia tahu, bahwa aku juga seorang perempuan yang berhak mendapatkan kasih sayang dari suaminya ? Kenapa dia tidak mengatakan saja, bahwa dia tidak mencintai aku dan tidak menginginkan aku ? itu lebih aku hargai daripada dia cuma diam dan mengangguk dan melamarku lalu menikahiku. Betapa malangnya nasibku.

Mario terus menerus sakit2an, dan aku tetap merawatnya dengan setia. Biarlah dia mencintai perempuan itu terus didalam hatinya. Dengan pura2 tidak tahu, aku sudah membuatnya bahagia dengan mencintai perempuan itu. Kebahagiaan Mario adalah kebahagiaanku juga, karena aku akan selalu mencintainya.

**********

Setahun kemudian…

Meisha membuka amplop surat2 itu dengan air mata berlinang. Tanah pemakaman itu masih basah merah dan masih dipenuhi bunga.

Mario, suamiku….

Aku tidak pernah menyangka pertemuan kita saat aku pertama kali bekerja dikantormu, akan membawaku pada cinta sejatiku. Aku begitu terpesona padamu yang pendiam dan tampak dingin. Betapa senangnya aku ketika aku tidak bertepuk sebelah tangan. Aku mencintaimu, dan begitu posesif ingin memilikimu seutuhnya. Aku sering marah, ketika kamu asyik bekerja, dan tidak memperdulikan aku. Aku merasa diatas angin, ketika kamu hanya diam dan menuruti keinginanku… Aku pikir, aku si puteri cantik yang diinginkan banyak pria, telah memenuhi ruang hatimu dan kamu terlalu mencintaiku sehingga mau melakukan apa saja untukku…..

Ternyata aku keliru…. aku menyadarinya tepat sehari setelah pernikahan kita. Ketika aku membanting hadiah jam tangan dari seorang teman kantor dulu yang aku tahu sebenarnya menyukai Mario.

Aku melihat matamu begitu terluka, ketika berkata, ” kenapa, Rima ? Kenapa kamu mesti cemburu ? dia sudah menikah, dan aku sudah memilihmu menjadi istriku ?”

Aku tidak perduli,dan berlalu dari hadapanmu dengan sombongnya.

Sekarang aku menyesal, memintamu melamarku. Engkau tidak pernah bahagia bersamaku. Aku adalah hal terburuk dalam kehidupan cintamu. Aku bukanlah wanita yang sempurna yang engkau inginkan.

Istrimu,

Rima”

Di surat yang lain,

“………Kehadiran perempuan itu membuatmu berubah, engkau tidak lagi sedingin es. Engkau mulai terasa hangat, namun tetap saja aku tidak pernah melihat cahaya cinta dari matamu untukku, seperti aku melihat cahaya yang penuh cinta itu berpendar dari kedua bola matamu saat memandang Meisha……”

Di surat yang ke sekian,

“…….Aku bersumpah, akan membuatmu jatuh cinta padaku.

Aku telah berubah, Mario. Engkau lihat kan, aku tidak lagi marah2 padamu, aku tidak lagi suka membanting2 barang dan berteriak jika emosi. Aku belajar masak, dan selalu kubuatkan masakan yang engkau sukai. Aku tidak lagi boros, dan selalau menabung. Aku tidak lagi suka bertengkar dengan ibumu. Aku selalu tersenyum menyambutmu pulang kerumah. Dan aku selalu meneleponmu, untuk menanyakan sudahkah kekasih hatiku makan siang ini? Aku merawatmu jika engkau sakit, aku tidak kesal saat engkau tidak mau aku suapi, aku menungguimu sampai tertidur disamping tempat tidurmu, dirumah sakit saat engkau dirawat, karena penyakit pencernaanmu yang selalu bermasalah…….

Meskipun belum terbit juga, sinar cinta itu dari matamu, aku akan tetap berusaha dan menantinya……..”

Meisha menghapus air mata yang terus mengalir dari kedua mata indahnya… dipeluknya Jelita yang tersedu-sedu disampingnya.

Disurat terakhir, pagi ini…

“…………..Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-9. Tahun lalu engkau tidak pulang kerumah, tapi tahun ini aku akan memaksamu pulang, karena hari ini aku akan masak, masakan yang paling enak sedunia. Kemarin aku belajar membuatnya dirumah Bude Tati, sampai kehujanan dan basah kuyup, karena waktu pulang hujannya deras sekali, dan aku hanya mengendarai motor.

Saat aku tiba dirumah kemarin malam, aku melihat sinar kekhawatiran dimatamu. Engkau memelukku, dan menyuruhku segera ganti baju supaya tidak sakit.

Tahukah engkau suamiku,

Selama hampir 15 tahun aku mengenalmu, 6 tahun kita pacaran, dan hampir 9 tahun kita menikah, baru kali ini aku melihat sinar kekhawatiran itu dari matamu, inikah tanda2 cinta mulai bersemi dihatimu ?………”

Jelita menatap Meisha, dan bercerita,

” Siang itu Mama menjemputku dengan motornya, dari jauh aku melihat keceriaan diwajah mama, dia terus melambai-lambaikan tangannya kepadaku. Aku tidak pernah melihat wajah yang sangat bersinar dari mama seperti siang itu, dia begitu cantik. Meskipun dulu sering marah2 kepadaku, tapi aku selalu menyayanginya. Mama memarkir motornya diseberang jalan, Ketika mama menyeberang jalan, tiba2 mobil itu lewat dari tikungan dengan kecepatan tinggi…… aku tidak sanggup melihatnya terlontar, Tante….. aku melihatnya masih memandangku sebelum dia tidak lagi bergerak……”  Jelita memeluk Meisha dan terisak-isak. Bocah cantik ini masih terlalu kecil untuk merasakan sakit di hatinya, tapi dia sangat dewasa.

Meisha mengeluarkan selembar kertas yang dia print tadi pagi. Mario mengirimkan email lagi kemarin malam, dan tadinya aku ingin Rima membacanya.

Dear Meisha,

Selama setahun ini aku mulai merasakan Rima berbeda, dia tidak lagi marah2 dan selalu berusaha menyenangkan hatiku. Dan tadi, dia pulang dengan tubuh basah kuyup karena kehujanan, aku sangat khawatir dan memeluknya. Tiba2 aku baru menyadari betapa beruntungnya aku memiliki dia. Hatiku mulai bergetar…. Inikah tanda2 aku mulai mencintainya ?

Aku terus berusaha mencintainya seperti yang engkau sarankan, Meisha. Dan besok aku akan memberikan surprise untuknya, aku akan membelikan mobil  mungil untuknya, supaya dia tidak lagi naik motor kemana-mana. Bukan karena dia ibu dari anak2ku, tapi karena dia belahan jiwaku….

Meisha menatap Mario yang tampak semakin ringkih, yang masih terduduk disamping nisan Rima. Diwajahnya tampak duka yang dalam. Semuanya telah terjadi, Mario. Kadang kita baru menyadari mencintai seseorang, ketika seseorang itu telah pergi meninggalkan kita.

One response so far

Feb 25 2009

10 kebijaksanaan cinta

Published by b0chun under Love is CINTA?!

Aku bertemu dengan seorang bijaksana yang sedang berpikir tentang cinta.
Ia berkata kepadaku bahwa ia menemukan 10 kebijaksanaan cinta dalam kehidupannya
ia berpesan kepadaku supaya aku jangan melupakan 10 kunci kebijaksanaan cinta ini kalau aku mulai berpikir untuk mencintai seseorang.
1. Sangatlah menyakitkan bila kita mencintai seseorang tapi kita tidak dicintai olehnya. Tetapi adalah lebih menyakitkan bila mencintai tetapi tidak memiliki keberanian untuk menyatakan dan menekspresikan cinta kita itu.
2. Hanya perlu satu menit untuk menhancurkan hati seseorang karena cinta, satu jam untuk menyukai seseorang, atau satu hari untuk mencintainya. Tetapi membutuhkan waktu seumur hidup untuk memulihkan luka-luka karena cinta. Maka janganlah kita mempermainkan perasaaan cinta orang lain yang memberikan cintanya kepada kita.
3. Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan orang yang tidak tepat sebelum nanti pada akhirnya bertemu dengan orang yang tepat untuk menjadi pasangan kita. Tujuan Tuhan bukanlah untuk mempermainkan kita, melainkan supaya waktu kita bertemu dengan orang yang tepat itu, kita akan sadar betapa berharganya anugerah itu.
4. Cinta adalah ketika kamu dapat menerima seluruh kelemahan kekasihmu, dan bila ia merasa tertekan akan kelemahannya kamu akan memeluknya dan berkata ” Apapun yang terjadi, aku akan tetap mencintaimu dan aku akan menganggap kelemahanmu sebagai kelebihanmu karena aku cinta padamu.”
5. Janganlah mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai cinta itu bertumbuh dalam hatinya, dan jika cinta itu tetap tidak tumbuh, pastikan cinta itu tetap tumbuh dalam hatimu karena cinta yang murni adalah cinta yang selalu mengenal kata memberi dengan tulus.
6. Adalah benar bahwa kita tidak akan tahu apa yang kita dapatkan sampai kita kehilangan hal itu, seperti kita tidak akan terlalu menghargai  berharganya kesehatan sebelum merasakan sakit. Tetapi adalah benar juga bahwa kita tidak akan tahu ada yang hilang samapi hal itu ada. Maka dari itu, dasarlah bahwa Tuhan selalu memberikan yang terbaik bagi kita.
7. Sewaktu ada hal yang ingin kamu dengar dari dia tetapi dia diam seribu bahasa, janganlah kamu menjadi tuli ketika seseorang meneriakkan cinta di hatimu.
8. Jangan pernah mengatakan “selamat tinggal” jika hatimu masih ingin mencobanya. Janganlah menyerah ketika kamu merasa masih dapat maju. Jangan pernah berkata “Aku tidak mencintaimu lagi” kalau kamu tidak dapat membiarkannya pergi untuk selamanya.
9. Cinta datang kepada mereka yang masih mempunyai harapan, walaupun berkali-kali dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya meskipun mereka telah dikhianati, kepada mereka yang memiliki keberanian untuk membangun kepercayaan sekali lagi walaupun kekecewaan itu masih ada.
10. Awal dari cinta adalah dimana kita membiarkan orang yang kita cintai tumbuh menjadi dirinya sendiri dan bukan merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan karena jika kita demikian, kita bukan mencintainya melainkan hanya mencintai pantulan dari diri kita sendiri yang kita harapkan akan kita temukan di dalam dirinya….

…….

Ini artikel aku dapat dari si ceweq-cantik-nan-imut-jadi-sebaiknya-namanya-tidak-disebut… Masi ingat kan siapa dia??? Kalo uda lupa, bisa dilihat lagi di sini

Si ceweq-cantik-nan-imut-jadi-sebaiknya-namanya-tidak-disebut ini bilang kalo dia mau kirim artikel, teruz dia suru aku baca & posting di sini… Maka dari itu, dibuatlah tulisan ini… Dan untuk menghargai jerih payahnya yang sudah mengetik ulang artikel tersebut, maka segala kesalahan penulisan, baik itu disengaja maupun tidak, sebaiknya dibiarkan saja demikian adanya; anggap saja itu semacam kenang-kenangan darinya hehe…

Jujur yach, ketika baca dari nomor 1 sampe nomor 9 koq kayanya basi bngt dech, secara itu kan gua banget gitu loh… *baca ini hai ceweq-ceweq* Bukan narsis sich, ini kenyataan hehe… Tapi liat dech point nomer 10-nya:

 ”Awal dari cinta adalah dimana kita membiarkan orang yang kita cintai tumbuh menjadi dirinya sendiri dan bukan merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan karena jika kita demikian, kita bukan mencintainya melainkan hanya mencintai pantulan dari diri kita sendiri yang kita harapkan akan kita temukan di dalam dirinya….”

Aku merasa bahwa aku merupakan sosok pria yang sangat egois, terlalu banyak menuntut dirinya untuk menjadi seperti apa yang aku mau, menuntut dirinya untuk bisa membuatku bahagia, walau kadang aku juga tak sadar bahwa ketika aku bahagia dia belum tentu bisa ikut bahagia juga…

Ketika pada akhirnya aku sadar akan kesalahanku dan menyesal, apakah dia masi dapat memaafkanku dan menerimaku seperti dulu lagi??? *dunno* Dalamnya lautan dapat dikira, dalamnya hati siapa tahu… Tetapi apapun itu, aku akan selalu berusaha menebus kesalahanku di masa lalu… Saat ini aku hanya ingin melihatnya bahagia, bagaimanapun caranya…

Penantian sekian lama memang benar-benar menyiksa… Tetapi, bukankah lebih baik tetap menanti daripada mendapatkan orang yang tidak tepat???

zwani.com myspace graphic comments

No responses yet

 Page 1 of 2  1  2 »

Search