Feb 03 2009
Kalo b0chun jadi caleg…
Menjelang Pemilu legislatif 5 April 2009, spanduk-spanduk semakin banyak bertebaran di berbagai sudut kota dan desa. Ada yang biasa-biasa saja memajang fotonya agar dikenal masyarakat, ada yang berupa ajakan untuk mencontreng nama sang caleg di surat suara, dan ada pula yang memajang foto dan nomor urut tapi lupa menuliskan parpolnya.
Foto pertama adalah spanduk kampanye R.P Rustam Effendi, caleg PKB untuk DPRD Jawa Barat nomor urut 2 dari Dapil IV Kabupaten dan Kota Bogor. Rustam menempatkan spanduknya di daerah Bogor. Dalam spanduknya, Rustam yang berdarah biru ini membeberkan silsilah keluarganya yang keturunan bangsawan Padjadjaran.
Foto kedua adalah iklan yang bisa membuat orang yang melihatnya tersenyum. Maklum, H Eggi Massadiah, caleg anggota DPR dari Partai Golkar nomor urut 5 untuk Dapil Jakarta II ini memasang gambar animasi Superman. Badan Superman, kepala Eggi, dan jubah terbang bergambar Partai Golkar.
Foto ketiga adalah spanduk Rafflyn Lamusu. Siapa dia? Memang tidak populer. Karena itulah, caleg DPRD Gorontalo nomor urut 1 dari Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) ini memajang foto putrinya: Cynthia Lamusu. Nama Cynthia tentu populer, karena dia adalah penyanyi, anggota AB Three. Agar lebih jelas, Rafflyn memasang tulisan di bagian bawah namanya: “Papanya Cynthia Lamusu”.
Dengan cara-cara seperti ini, ketiga caleg itu tentu berharap masyarakat akan memilihnya. Tapi koq sepertinya, makin hari makin banyak saja caleg yang beriklan aneh-aneh, sampai bisa membuat kita yang melihatnya cengar-cengir sendiri, seperti beberapa poster berikut ini:

Emang si Bapak biasa makan pake kaki kanan yach??? Teruz kalo yang kidal gimana donk, Pak???

Wah, Pak!!! Nulis KARENA sama LEGISLATIF aja salah koq berani-beraninya nyalonin diri jadi caleg sich???

Itu uda almarhum koq fotonya masih dipajang di situ yach??? Mana mukanya diputihin lagi, jadi makin mirip sama hantu dech…

Gatot Adi Wibowo kan berarti nama dia Gatot, adiknya si Wibowo… Tapi koq dia malah pajang foto Obama sich???

Waduh si Beckham ikutan jadi caleg nich… Teruz itu foto kecil di kanan bawah siapanya yach???

Walah, Pak!!! Belum apa-apa koq uda bawa golok?! Priben toh iki…

Wakakakaka… Ini dia caleg paling… NARSIS!!!

So sweet… Kelepek-kelepek… *jatuh dari kursi*
Yang tidak membaca tulisan ini selamanya, tidak disayang Tuhan donk???

Ini dia yang namanya diferensiasi… Kalo caleg laen foto sama orang, caleg yang satu ini maunya foto sama si raja hutan… Tarzan donk…

Saya caleg yang paling pinter nyamar… Yang di kanan kiri itu bukan foto ayah dan ibu saya, tetapi foto saya juga… Yang satu pake kopeah, satu lagi pake jilbab, jadi nanti kalo di DPR ada demo saya bisa menghindar dari massa… Hebat kan???

Hidup metal!!!

Loh??? Koq Beckham diperebutkan???

Ini dia caleg, haji, dan sarjana ekonomi termuda di Indonesia…

Ada juga yach anak jual bapaknya…

Kalo ini bapak jual anaknya hehe…

Ahmad Dhani juga ternyata jadi caleg toh…

Yach, apapun itu: Salam metal aja dech!!!
…….
Untung saja aku bukan caleg, karena jika tidak mungkin aku sudah memasang spanduk ini di jalan-jalan…

Ato masukin poto ini juga keren kayanya…
Itu potonya hasil editan si So2 lieur…
…….
Menurut saya pribadi, jadi caleg itu bukan bagaimana kita membuang uang memasang iklan demi supaya kita menang pemilihan… Lebih dari itu, kita tentunya harus dapet berpikir jauh ke depan… Jangan tanyakan berapa besar uang yang telah Anda keluarkan untuk kampanye, tetapi tanyakan apa yang dapat Anda beri untuk negeri ini jika Anda berhasil terpilih menjadi anggota legislatif; karena jika Anda telah mengeluarkan uang banyak untuk kampanye dan akhirnya Anda terpilih, maka ketika menjabat menjadi anggota legislatif, nantinya Anda akan memikirkan untung ruginya, bukan memikirkan apa yang dapat Anda berikan untuk membangun Indonesia…
Poster-poster di atas diharapkan bukan menjadi bahan tertawaan semata, tetapi marilah kita belajar: Apakah uang yang kita keluarkan untuk membuat iklan tersebut sudah efektif atau belum?! Sebaiknya, ketika beriklan, tunjukkanlah keunggulan masing-masing, seperti: Peraih Penghargaan sebagai Penegak HAM, Peraih Nobel dalam bidang tata kota, dsb; bukannya malah beriklan: Saya ini fans-nya Beckham, atau: Saya ini papahnya si Tukul… So what gitu loh?!
Untuk poster caleg dudud lainnya bisa dilihat di sini…

















Buat yang lagi cari sepatu/selop bisa jadi bahan pertimbangan nich hehehe…


