May 02 2009

Aku begini itu karena kamu!!!

Published by b0chun under It's all about LIFE!!!

Tulisan di bawah ini dibuat berdasarkan kenyataan, isinya tidak dilebih-lebihkan dan tidak dikurang-kurangi, semuanya ditulis sesuai dengan fakta yang ada… *Setelah membaca keseluruhan isi tulisan ini, SUMPAH gua juga ga ngerti sebenernya apa maksud dibuatnya tulisan ini… Semuanya seperti ada yang mengontrol jari-jariku untuk menulis semuanya ini…*

Namaku Ivan. Aku dilahirkan di Jakarta pada tanggal 6 Agustus 1985. Semasa kecil, kehidupan keluargaku berantakan, buktinya:

  1. Waktu TK, aku sempat bikin gang anak nakal gitu dech di sekolah. Udah jelas lah tiap hari kerjaannya ngebikin nangis anak orang mulu, sampe-sampe banyak orang tua murid yang laporan ke guru tentang ulahku tersebut.
  2. Waktu aku masih kecil, papa mamaku adalah perokok berat. Kaya kereta api banget dech pokonya, ngerokoknya ga berenti-berenti. Aku pun waktu umur 4 tahun perna tuh iseng-iseng mencoba rokok, bukan dihisap, tapi ditiup, sampe batuk-batuk. Mungkin karena trauma tersebut, sampai detik ini aku benci banget sama yang namanya rokok.
  3. Waktu ulang tahunku yang ke-4, ada perayaan di rumahku di Jakarta. Saking nakalnya aku, saat itu aku memukul pembantuku dengan kayu besar. Setelah itu aku membuat nangis 2 anak tetangga sampe dimarahin papi-maminya.
  4. Aku pernah iseng-iseng masukin rante doggie ke sikring pusat, alhasil waktu itu terjadi korsleting hebat dan aku kesetrum parah.
  5. Karena kenakalanku, aku pernah dimasukkan ke dalam drum besar, lengkap dengan tutupnya. Walaupun aku menangis sejadi-jadinya dan meronta-ronta sekuat tenaga juga, tetap aja tenaga si papi masi menang.
  6. Aku pernah hampir tewas karena terjatuh dari mobil yang sedang melaju kencang. Tetapi untunglah Tuhan berkehendak lain. Aku hanya lecet-lecet saja sekitar kaki dan tangan, tetapi selama seharian itu, serasa ada banyak pasir di dalam mulutku ngga ilang-ilang gatau kenapa.
  7. Di dekat rumahku dulu, ada kali besar. Dalamnya mungkin bisa mencapai 1,5 meter dan airnya mengalir deras. Karena kenakalanku, tetangga sebelah rumahku pernah hampir tewas karena tercebur ke kali tersebut. Untunglah dia masi bisa berpegangan pada pipa air dan berhasil diselamatkan oleh tukang becak.
  8. Suatu malam di rumahku, ketika aku sedang berada di atas tempat tidur: Terdengar suara tembakan dan kata-kata makian dari luar rumah. Aku tidak tahu apa yang sedang terjadi, tetapi aku tahu suara itu datangnya dari papiku dan dua orang lainnya yang entah siapa. Tetapi yang jelas, keesokan harinya aku bisa melihat bekas luka di lengan papiku.
  9. Aku pernah berantem dengan mamiku, sempat kejar-kejaran keliling komplek, pernah mencuri mainan di penjual mainan di sekolah ketika kelas 1 SD, sering bolos ekskul, pernah dijemur seharian di tengah lapangan sekolah, dan masih banyak lagi kenakalan-kenakalanku ketika SD dahulu.

Kejadian tersebut terjadi sebelum aku kelas 2 SD. Mungkin ketika aku kelas 2 SD, kedua orang tuaku mulai bersungguh-sungguh ikut Tuhan dan bertobat (sampai sekarang dan selama-lamanya, Amin!!!) Mereka yang tadinya sering memarahiku karena kenakalanku, sekarang mulai mendidikku dengan kasih sayang. Mereka pun sejak saat itu 100% berhenti merokok. Aneh memang, seorang perokok aktif dalam hitungan hari bisa berhenti merokok total (sampai detik ini dan selama-lamanya, Amin!!!), tetapi itulah karunia Tuhan!!! Thankx God for saving our family…

Kami sekeluarga pindah ke Bandung saat aku kelas 3 SD. Di Bandung kami aktif ke gereja di Gereja Imamat Rajani selama 4 tahun, lalu pindah ke GBI Api Kemuliaan-Nya. Melalui berbagai pelayanan, kami bisa bertumbuh dengan baik di sini. Aku memiliki banyak sahabat dekat yang selalu men-support-ku. Ketika awal kuliah, nama GBI Api Kemuliaan-Nya diganti menjadi GBI Kebonjati. Aku pun makin disibukkan oleh urusan gereja (dalam seminggu minimal 5 hari aku menyempatkan diri datang ke gereja), hingga suatu saat aku menjabat sebagai bendahara remaja.

Ada mungkin aku pelayanan di sini selama 5 tahun, tetapi ketika menjabat sebagai bendahara, aku baru tahu sifat asli teman-teman satu pelayananku. Uang yang seharusnya digunakan untuk pelayanan, malah disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Melihat hal tersebut, jelas saja aku marah. Aku ga terima dan menentang mereka semua. Tetapi apa yang terjadi? Aku justru malah dikucilkan di sana sini. *Mendadak jadi inget nasehat si Thomas, Pa Wisnu, dkk.* Entah kenapa, pada saat yang bersamaan juga kedua orang tuaku ada kasus berat dengan seseorang di gereja. *Thankx H-J yang waktu itu uda mau merelakan rumahnya sebagai tempat nangisku, thankx juga buat semua saudara-saudara yang sudah men-support-ku…* Tidak pikir panjang lagi, aku pun lalu memutuskan untuk keluar secara paksa. Semua orang termasuk gembala sidangku saat itu concern banget menanggapi hal ini. Dalam 1 minggu kayanya ada kali 14 kali mereka kunjungan ke rumahku.

Tetapi aku tetap memutuskan untuk mundur dengan memberikan beberapa alasan, dan saat ini aku bersyukur banget karena setelah 6 bulan sejak kepergianku, di gereja tersebut ada beberapa kasus berikut:

  1. Hampir semua orang mantan teman gerejaku tersebut sepertinya memusuhiku, entah ada gosip apa di sana, tetapi itulah yang sungguh-sungguh aku rasakan.
  2. Ada pembimbing rohaniku (ceweq) yang pindah agama karena kawin dengan orang agama seberang.
  3. Ada 2 orang kakak rohaniku, yang aktif banget pelayanan, ternyata malah meraih gelar MBA tanpa melalui jalur pendidikan. Mereka hamil di luar nikah.
  4. Aku menyebut Natal tahun itu sebagai Natal berdarah. Di malam itu, ada 2 orang yang mengeluarkan darah karena berantem di dalam gereja pada saat acara Natal sedang berlangsung. Masalahnya sich sepele, hanya karena memperebutkan ceweq. Ternyata biang keroknya adalah pembimbing rohaniku dulu (cowoq).
  5. Ada beberapa kasus pencurian properti gereja (salah satunya adalah misteri hilangnya komputer gereja) yang ternyata dilakukan oleh seorang pengurus pemuda (kalo ga salah).
  6. Ada kasus penipuan yang dilakukan seorang pengurus gereja terhadap jemaat (urusan bisnis).
  7. Tak heran jika akhirnya banyak juga jemaat yang ‘kabur’ dari sana ke tempat lain. Untung dech aku uda kabur duluan sebelom hal-hal tersebut menimpaku haha…
  8. Selanjutnya, aku tidak tahu ada kasus apa lagi yang terjadi di sana. Tetapi aku merasa bersyukur banget dech uda bisa lepas dari sana. Ini gereja koq kesannya kaya penjara gitu yach?! Ckckck…

Walaupun aku sudah tidak di situ, tetapi aku masih memiliki banyak mata-mata yang dapat dipercaya. Semenjak kabur dari sana, aku jadi males banget ke gereja. Kesal banget dech rasanya sama orang-orang yang ngakunya alim, tapi kelakuan kaya setan.

Tak mudah bagiku untuk memaafkan mereka semua. Kecewa berat aku sama yang namanya gereja. Berbagai dukungan pun datang silih berganti. *Thankx banget lah pokonya buat semua yang uda dukung aku.* Tetapi, sungguh Tuhan itu baik. Walaupun aku tidak setia, tetapi Dia selalu setia. Kasih-Nya tidak pernah meninggalkanku.

?Barangsiapa berkata, bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan sampai sekarang. Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan.” (1 Yoh 2:9-10)

Selama beberapa tahun hidupku berantakan. Tetapi untunglah sedikit demi sedikit aku mulai bisa memaafkan mereka. Aku belajar untuk tidak melihat-lihat lagi masa lalu dan mulai membuka lembaran baru. Dan Tuhan memberikan orang-orang ini yang membuatku banyak belajar tentang kehidupan:

  1.  My mother: Thankx, Mih!!! Mamih adalah the best mother in the world. Aku bisa seperti sekarang ini itu semuanya karena mamih. Kamulah orang yang selalu mengajariku banyak hal. Walaupun aku nakal dan sering membuatmu khawatir, tetapi mamih hampir ga pernah marah. Mamih selalu mengerti keadaanku. Mamih selalu mengorbankan segalanya untukku. Walaupun  mamih lapar dan tidak ada makanan juga, mamih rela memberikan makanannya untukku. I love you so much, My Mom!!! Kamulah orang yang mengajariku apa itu kasih yang sesungguhnya. Mamih juga merupakan pembimbing rohaniku. Ketika aku malas ke gereja, ia selalu menyemangatiku. Ketika aku kesal dengan mantan teman gerejaku, ia selalu mendoakanku agar aku dapat memaafkan mereka. Setiap hari ia selalu berdoa untukku. Apapun itu. Ia selalu berdoa untuk seluruh segi kehidupanku. Ternyata benar lagu Nikita: ‘Di doa ibuku namaku disebut’
  2. My father: Walaupun papih sering memarahiku, tetapi aku tahu itu adalah cara papih mendidikku. Aku tahu papih ga pengen sesuatu yang buruk menimpaku, karenanya papih memarahiku. Papih rela memberikan semuanya untukku, walaupun hal tersebut terasa berat bagi papih. Thankx, Dad!!! I love you so much…
  3. Pa Wisnu: Bapak adalah orang yang menyebalkan, kalo kasi soal susah-susah, kalo kasih nilai pelit banget, kalo ditanya skripsi malah balik nanya ke saya, malah sempat melarang saya membuat penelitian tentang generic brand. Tetapi, thankx banget, Pa!!! Saya tahu itu semua adalah yang terbaik buat saya. Sebenarnya walaupun soal-soal yang Bapak kasi itu relatif susah, tetapi Bapak adalah seseorang yang ADIL!!! Hal itu jugalah yang memacu saya untuk belajar dan belajar lagi sampai saya bisa seperti sekarang ini. Bapak juga bukanlah tipe dosen yang asal mengajar, tetapi Bapak adalah tipe dosen yang mendidik, tidak mau langsung memberikan jawaban tetapi memacu kita untuk kreatif, karena sebenarnya itulah inti dari pendidikan. Bapak pernah melarang saya melakukan penelitian tentang generic brand juga karena Bapak sayang sama saya, Bapak tahu bahwa topik tersebut susah dan takut saya tidak mampu mengerjakannya, tetapi saya telah membuktikan hasilnya, Pak!!! Itu semua karena ANDA!!! Bapaklah yang telah mengajarkan saya banyak hal, bukan sekadar tentang Marketing dan Metlit saja, tetapi juga tentang kehidupan. Satu hal yang saya salut dari Bapak: Walaupun pintar dan berwawasan luas, tetapi Bapak tidak sombong dan pelit. Buktinya, walau kadang saya suka menanyakan pertanyaak ‘cetek’ juga tetapi Bapak selalu mau menjelaskannya secara antusias. Thankx, Pa!!! Banyak hal telah saya pelajari dari ANDA!!!

Melalui berbagai tulisanku di blog ini, banyak orang berterima kasih kepadaku karena menurut mereka, artikelku tersebut dapat membuka pikiran mereka, padahal aku sendiri juga tidak menyadarinya. Walaupun mungkin kalian juga tidak sadar, tetapi inilah beberapa orang yang telah merubah pola pikir dan mungkin juga telah merubah hidupku:

  1. Faustine: Orang inilah yang telah mengajariku banyak hal tentang arti cinta yang sesungguhnya. Sebagian besar artikel tentang cinta di blog ini terinspirasi karena orang ini.
  2. Julia: Pertama kali kenal sama anak ini gara-gara kelas SKB kayanya. Aku yang ga pernah nyatet dan selalu pinjem catetan dia. Ketika mau ujian ga ngerti juga dia rela mengorbankan waktunya demi ngajarin aku. Dan aku bisa lulus SKB juga itu semua karena jasa-jasanya. *Weqz, kaya pahlawan aja loe, Nyet!!!* Julia ini anaknya baek banget, karenanya, sama sepertiku, tak jarang kami memiliki banyak teman palsu, teman yang datang cuman kalo lagi butuh doank. Walaupun dia pintar, tetapi tak jarang dia suka pesimis akan segala sesuatunya. Walaupun dia cantik, ternyata dia juga sering minder. Aneh yach?! Menurutku dia ini termasuk tipe orang yang tidak tahu bahwa sebenarnya dia tahu. Kadang dia meragukan kemampuannya sendiri, padahal sebenarnya dia mampu meraih apa yang ingin dia raih. Banyak hal tentang positive thinking aku ajarkan kepada Faustine dan Julia, tetapi ternyata orang yang paling merasakan hasil dari ceramahku tersebut sepertinya bukanlah mereka berdua, melainkan diriku sendiri. Sering juga aku bete karena suatu hal, ternyata mereka berdua malah balik ceramah tentang hal-hal yang pernah aku ceritakan ke mereka. Yach, mungkin inilah yang disebut sebagai hukum alam itu. That’s what a friend are for…
  3. Thomas: Dia adalah orang yang membuatku jadi suka nonton film di bioskop. Dia jugalah orang yang suka sharing denganku seputar masalah kehidupan. Dia sering menasehatiku dalam banyak hal. Thankx, buddy!!! Setidaknya jika aku ingin bercermin, aku bisa datang kepadanya haha…
  4. Jimmy: Dia sebenarnya adalah sahabat pertamaku. Aku kenal dia ketika kelas 1 SMP dan masih bersahabat dekat sampai sekarang. Anaknya baik, agak pendiam, dan tak pernah marah. Banyak suka-duka kita lalui bersama dan banyak pula kejadian-kejadian konyol kita alami, seperti: “Oh, Fruit Tea ga ada!!! Adanya Pop Mie!!!” Dia banyak berperan dalam pembentukkan karakterku sehingga aku bisa menjadi seperti sekarang ini: suka ngegaring, jayus, ngerasa sok ganteng, narsis, dsb. Salahkan dia aja yach kalo ada yang protes!!!
  5. Soso & Hentay: Dia adalah teman mainku sejak kelas 2 SMA dulu. Pokonya, segala sesuatu yang buruk datangnya dari mereka berdua aja. Mulai dari kebiasaan suka ngalong, kebiasaan begadang maen game, kebiasaan pulang subuh, kebiasaan ga tidur, dan kebiasaan-kebiasaan buruk lainnya. But, thankx buddy!!! You bring me a colorful life!!!
  6. Dhe-Dhe: Ini adalah orang yang kalo ngomong ga pernah dikontrol, ceplas-ceplos banget, dan sialnya: biasanya yang dia omongin itu benar adanya. Dia sering banget menularkan paham-pahamnya yang aneh ke teman-temannya dan sialnya sering juga kita termakan oleh omongan-omongannya karena tidak memiliki kata-kata untuk menyangkalnya. Huks… Walaupun kesannya suka banyak omong, tetapi sebenarnya dia adalah orang yang rendah hati, dia selalu sadar dan mau mengakui segala kekurangannya. Patut diacungkan jempol dan patut untuk ditiru dech pokonya. Di samping itu, anak yang satu ini juga boros tiada tara. Dan kebiasaan buruk itu pun ternyata sekarang telah menular kepadaku huahuahua…
  7. Yowan: Babi yang satu ini sebenernya mudah banget bersosialisasi dengan ceweq. Tapi karena keahliannya tersebut, dia juga seringkali mengalami masalah-masalah dalam kehidupannya. Ayo, Yow!!! Jangan suka mengeluh aja!!! Inget kata-kata gua: Selalu positive thinking!!! And everything will be allright… Mungkin tidak ada hal yang cukup berarti yang bisa aku pelajari dari dia, tetapi ternyata kehadirannya mampu menghadirkan orang-orang yang mampu memberikan pengaruh dalam kehidupanku.
  8. Jane & Maureen: Mungkin dua orang inilah yang telah berhasil membuktikan kata-kataku, bahwa dengan usaha yang maksimal dibarengi oleh pikiran yang positif (plus doa tentunya), maka apa yang tadinya kita pikir tidak mungkin, justru hal itulah yang terjadi. Impossible means: I’mPossible!!! Thankx juga uda jadi teman curhatku selama ini…
  9. Tjung Han: Kalo guru ibaratnya adalah pahlawan tanpa tanda jasa, kalo Tjung Han ibaratnya adalah pahlawan tanpa jasa. Misalnya saja kita lagi jalan di trotoar, terus ada mobil melintas, kalo dia ada di sebelah kita dijamin dech dia langsung narik kita dan berkata: “Awas, mobil!” Dan tentu saja kita akan refleks menjawab: “Ini kan trotoar, Cung!!!” Tetapi apapun itu, dia merupakan orang yang paling setia kawan. Untuk semuanya harus belajar sama dia dalam hal memegang janji. Selama aku kenal dengannya, dia belom pernah dech kayanya ingkar janji. Kalo dia uda bilang mau datang ke tempat A, ada hujan badai kek, ga ada kendaraan kek, ga peduli apapun itu, walaupun terkadang suka ngaret, tetapi percaya dech: Dia pasti datang!!!
  10. Riema: Aku sendiri gatau apa dampaknya bagi kehidupanku, tetapi satu hal yang pasti: anak ini mampu memberikan pengaruh yang signifikan bagi sahabat-sahabatku, dan tentunya hal tersebut juga akan berpengaruh terhadapku secara tidak langsung.
  11. Emon & Chan Lung: Orang-orang inilah yang banyak mengajariku seputar masalah komputer, mulai dari masalah hardware, software, dan masalah-masalah ga penting lainnya. Aku yang jadi rada ga gaptek ini pun tak lepas dari usaha keduanya haha…
  12. Welly: Ini adalah temanku yang ga bisa marah… Walaupun uda dijailin segimana parahnya juga, dia pasti akan selalu tersenyum… Sabar banget gitu dech anaknya… Murah hati dan tentu saja murah senyum hehe… :)
  13. Tamu-tamu tak diundang: Thankx banget buat teman-teman semasa kuliah dan mereka-mereka yang sudah mempercayakan skripsinya untuk aku corat-coret. Kalianlah yang telah membuat diriku yang seperti sekarang ini.
  14. Dan masih banyak lagi nama-nama lainnya yang tidak dapat dituliskan satu-persatu.

Daftar di atas adalah orang yang telah membuatku seperti aku yang ada sekarang ini. Layaknya virus, mereka adalah orang-orang yang dapat menularkan ’sesuatu’ kepada lingkungannya. Dampaknya pun signifikan. Selain orang-orang di atas, ternyata ada beberapa orang lagi yang sebenernya ga deket-deket amat, tetapi melalui perilakunya, ternyata dapat membawa dampak yang positif bagiku:

  1. Heli: Orang ini selalu berusaha menyemangatiku di saat aku lagi bete, di saat aku lagi stress, dsb. Thankx, Heli!!!
  2. Verina & Kus Shel: Kalo aku lagi bete dan butuh teman ngobrol, seneng banget rasanya kalo bisa cerita-cerita bareng mereka berdua. Mereka adalah orang-orang yang selalu ceria dan sepertinya hampir ga pernah bete dech. Ternyata keceriannya tersebut bisa menular padaku dan membuatku yang lagi bete menjadi ceria kembali hahaha… Mungkin kalian ga sadar, tetapi itulah yang sering kurasakan.
  3. Sheila: Ini adalah orang yang selalu bisa mengucap syukur dalam segala hal, untuk segala macam situasi dan kondisi. Dia juga selalu bersandar dan menyerahkan semuanya pada Tuhan!!! Ternyata kehadirannya bisa menjadi berkat bagi kehidupanku!!!

Ternyata, jika aku perhatikan, keempat orang di atas adalah orang yang rajin banget ke gereja. *Maap salah, ini bukan ukuran yang tepat!!!* Mereka adalah orang yang rajin bersekutu sama Tuhan dan ternyata mereka semua dapat memberikan dampak yang positif bagi hidupku: Sejak beberapa waktu yang lalu aku sudah memutuskan untuk bertobat dan bersungguh-sungguh lagi ikut Tuhan kaya dulu… AMIN!!!

“Tuhan, saat ini aku bertobat dan mau berbalik lagi ke jalan-Mu… Aku juga ingin diberkati untuk menjadi berkat bagi orang-orang di sekelilingku… Amin!!!”

Honestly speaking, sebenarnya aku pribadi juga gatau kenapa aku menulis tulisan ini… Ketika saku memulai menulis, aku justru gatau mau dibawa ke mana tulisan ini… Menit demi menit pun berlalu, sehingga akhirnya terbitlah artikel yang panjang ini… Adapun pesanku hanyalah satu:

Lingkungan kita akan mempengaruhi segala pikiran, sikap, dan perilaku kita… Oleh karena itu, pintar-pintarlah cari teman dan membina hubungan, sebab ada tertulis:

“Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.” (1 Korintus 15:33)

“Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:33)

GOD is GOOD!!!

Dia mampu menjadikan segalanya BAIK…

^_^V

Bookmark and Share

18 responses so far

May 01 2009

[Serius] Foto b0chun masuk Metro TV

Published by b0chun under Tulisan ga penting

Tepat pada tanggal 3 Februari 2009, aku mencoba meng-upload sebuah foto di sini, dan beberapa waktu kemudian ternyata ada orang laen nyolong itu foto dan dimasukin ke forum sana

Hari ini ada seorang teman di BPR KS bertamu ke rumah, ceritanya sich mau perpanjang depositoku di sana (saya cuman deposito Rp 1 juta aja koq)… Setelah ngobrol beberapa lama, akhirnya dia bercerita:

“Chun, tau ga foto caleg yang di blog u masuk ke Metro TV loh…”

“Oh, biarin aja… Emang uda banyak koq foto gituan di internet…”

“Maksud gua beneran foto u yang masuk ke Metro TV, waktu itu gua lagi nonton terus liat foto u berikut namanya: b0chun!!!”

“Hah?!”

“Iya beneran… Foto u dibahas gitu dech ditandingin sama yang Cynthia Lamusu dkk…”

“Hah?!” *masi ga nyadar nich ceritanya*

Tadinya aku berpikir kalo yang dibicarakan temanku itu adalah poster-poster caleg yang banyak bersebaran di internet, tetapi sebenarnya foto inilah yang dia maksud:

b0chun-jadi-caleg

Horeee… Saya masuk tipi… Wakakaka…

Ternyata susah juga yach jadi artis… Foto-fotonya sering dipublikasikan tanpa meminta ijin pemiliknya terlebih dahulu hahaha…

Buat anak-anak SMAK 1 yang suka nongkrong di sini:

http://smak1bpkbdg.co.cc

(Hasil forward dari sini: http://smak1.11.forumer.com/)

Terbukti kan b0chun itu ngga narsis, tapi kenyataan kalo dia itu GANTENG!!!

Gini-gini juga perna masuk tipi tauk hahaha…

*Kesannya koq kampungan banget yach?!*

URL di atas merupakan forum baru anak-anak SMAK 1 BPK Penabur Bandung… Jadi buat kamu-kamu yang ngerasa pernah menjalani pendidikan dan siksaan di sana, langsung klik aja yach… Jangan lupa register dulu dan sering-seringlah bermain di forum kita tercinta…

Salam BANGKONG!!!

Bookmark and Share

8 responses so far

Apr 28 2009

You’re DIFFERENT because you’re SPECIAL!!!

Published by b0chun under It's all about LIFE!!!

Ketika aku berulang tahun dulu (sudah sangat lama sekali), ada seseorang yang memberikan kado kepada saya beserta kartu dengan tulisan:

You’re DIFFERENT because you’re SPECIAL!!!

Pertama kali membaca tulisan tersebut saya sich cuek-cuek aja, boro-boro ngerti apa maksud si pemberi kado tersebut… Sampai suatu saat, ketika saya sedang down berat, gatau kenapa tiba-tiba saya teringat lagi dengan kata-kata itu…

Yach, benar… Saya berbeda karena saya ada pribadi yang special… Kenapa saya berbeda??? Karena saya unik… Unik sendiri berarti HANYA ADA SATU-SATUNYA DI DUNIA dan itulah yang menyebabkan saya special karena sampai kapan pun juga  dijamin dech ngga ada yang bisa menyamai saya!!!

Mungkin kata-kata itu jugalah yang membuat saya bisa mengenali diri saya sendiri. membuat saya bisa menghargai diri saya sendiri… Tetapi walaupun demikian, saya tetaplah seseorang yang lebih mengutamakan kepentingan orang lain di atas kepentingan saya sendiri… Entah mengapa, tetapi kenyataannya memang demikian… Mungkin saya adalah orang yang teramat sangat baik sekali, bahkan terlalu baik, bahkan sering juga dirugikan karenanya…

Misalnya saja, dulu pernah tuh saya bela-belain ngelakuin sesuatu buat orang lain padahal saat itu saya harus belajar buat ujian besok… Eh, hasilnya ujiannya jeblok donk, padahal saya ga dapet keuntungan apa-apa dari ngebantuin orang tersebut huhuhu… Tapi, semuanya itu kan pilihan… Jadi ga ada yang bisa disalahin juga sich…

Dulu juga ceritanya saya pernah suka sama 1 ceweq… Gatau kenapa cinta mati dech pokonya… Ibaratnya apapun akan saya lakukan untuknya… Walau si ceweq tersebut sering menyebalkan dan suka marah-marah ga jelas padahal saya ga sala apa-apa juga, tetapi justru malah saya yang sering minta maaf untuk sesuatu kesalahan yang tidak saya perbuat… Ibaratnya dia yang salah, tetapi saya yang harus menyembah-nyembah minta maaf gitu… Kalo inget masa-masa itu lucu juga sich…

Dulu di pikiran saya hanya ada 1 hal: Apapun akan saya lakukan untuk wanita yang saya cintai… Cuih… Angker amat dah kesannya haha… Saya berpikiran bahwa saya dapat menghargai orang yang saya cintai tersebut, tetapi perasaan saya semakin ga karuan aja… Aneh kan?!

Intinya di sini saya mau bercerita bahwa dulu saya sering banget dirugikan karena saya merasa bahwa manusia adalah makhluk sosial, yang tidak bisa hidup jika tidak bergantung pada orang lain… Saya selalu berusaha menjaga persahabatan saya dengan seluruh teman saya, sampai pada akhirnya banyak juga dari teman-teman saya yang pergi meninggalkan tanah air dan pikiran saya akhirnya terbuka pada hal-hal berikut:

  1. Jika kita tidak dapat mengasihi diri sendiri, maka kita juga tidak dapat mengasihi sesama kita… Jika kita tidak dapat mengasihi sesama kita yang kelihatan, kita juga tidak mungkin mengasihi Tuhan yang tidak kelihatan…
  2. Jika kita tidak dapat menghargai diri kita sendiri, kita juga tidak dapat menghargai orang lain…
  3. Waktu dilahirkan ke dunia, kita tidak membawa apa-apa sama sekali… Saat itu kita tidak punya teman sama sekali, tetapi buktinya kita dapat bertumbuh dan berkembang sampai sekarang…
  4. Waktu kecil dulu, kita sudah bahagia walaupun kita tidak memiliki pacar… Adanya teman hidup itu bertujuan untuk menambah kebahagiaan kita saja, jadi seharusnya kita tetap bahagia walaupun kita masih men-jomblo… Dengan adanya pasangan hidup, diharapkan kebahagiaan kita dapat bertambah dan dengan tidak adanya pasangan hidup bukan berarti bahwa kita menjadi tidak bahagia, karena pada dasarnya kita sudah bisa bahagia walaupun tanpa kehadirannya…
  5. Tuhan memberikan Hawa untuk Adam, padahal saat itu Adam tidak meminta pasangan hidup kepada Tuhan!!! Percayalah bahwa Tuhan akan memberikan semua yang terbaik untuk kita… AMIN!!!

Whew… Pembahasan di atas rasanya uda out of topic yach… Kembali ke laptop, jadi sebenernya kita semua itu special… Kita semua itu berharga… Banyak orang (terutama ceweq) yang rela disiksa (iya beneran disiksa) pasangannya hanya karena ia takut kehilangan pasangannya tersebut… Buktinya, banyak orang mati bunuh diri hanya kerna diputus pasangannya… Ini adalah ciri dari mereka yang tidak dapat menghargai dirinya sendiri dan menganggap dirinya tidak special… Emang ceweq/cowoq di dunia ini cuman ada 1 doank apa?!

Saya pribadi, gatau harus bersyukur atau menyesal karena memiliki teman-teman yang berhati iblis… Ketika saya sedang ada masalah dengan seseorang, inilah saran-saran mereka:

  1. Udahlah, Chun!!! Orang kaya gitu mah jauhin aja… Kalo deket-deket juga malah u sndr ntar yang rugi…
  2. Emangnya temen loe cuman dia doank apa?!
  3. Loh?! Itu mah jelas-jelas dia yang salah… Buat apa loe duluan yang minta maaf?! Kalo mau juga dia duluan lah, biar dia tau kalo dia tuh salah…
  4. Biar Tuhan yang ngebales lah!!!
  5. Jauhin aja lah orang kaya gitu mah!!! Kalo bisa kasi tau tuh temen-temennya kalo aslinya dia tuh gitu…
  6. dsb.

Aku sendiri juga kadang-kadang aneh ngeliat orang yang patah hati (karena ceweq biasanya), ada yang tadinya deket banget tiba-tiba menjauh dan malah balik musuhin karena cintanya ditolak… Dan kejadian seperti ini sering banget loh ternyata!!! Tips buat ceweq-ceweq yang mau nolak cowoq, bilang aja gini: Sori yach, saat ini gua belom siap pacaran sama u, takutnya kalo kita pacaran nanti, terus putus, malah jadi susah temenannya lagi…

Mulai saat ini, saya juga berniat untuk berubah 180 derajat, dari orang yang baik abiz menjadi seseorang yang egois abiz (secara kan anak tunggal gitu loh) >>> intinya yach karena saya gamau rugi, jadi saya akan melakukan hal-hal berikut:

  1. Kalo waktu kecil aja saya bisa hidup mandiri dengan tidak memiliki teman, kenapa sekarang harus punya banyak teman kalo toh ternyata orang-orang tersebut memusingkan?! Yang penting itu kualitas, bukan kuantitas…
  2. Saya sudah merasa bahagia walaupun saya tidak memiliki teman, saya berharap kehadiran teman-teman tersebut dapat meningkatkan kebahagiaan saya, kalo ternyata keberadaan teman tersebut justru malah merugikan saya, yach buang aja… Gitu aja koq repot?!
  3. Mulai saat ini jangan harap saya mau minta maaf lagi untuk kesalahan yang tidak pernah saya lakukan… Kalo ada yang salah ke saya yach dia dulu lah yang harus duluan minta maaf, kan dia yang salah… Dengan begitu, dia juga kan jadi sadar kalo sebenernya dia tuh salah…
  4. Eerrr… Ga takut kehilangan teman yach?! Ya ngga lah… Kan saya special… Saya tahu bahwa diri saya ini sangatlah berharga… Banyak orang yang butuh sama saya… Kehilangan satu-dua orang yang menyebalkan mah gpp lah… Bagus itu… Mengurangi jumlah orang-orang yang menyebalkan di dunia ini…

Buat semua orang yang membaca tulisan ini, tolong diambil positifnya aja yach:

You’re DIFFERENT because you’re SPECIAL!!!

Jangan menangisi nasib karena kehilangan orang yang dapat menbuat hidupmu menangis setiap waktu… Ingat: You’re special!!! Di dunia ini masi banyak koq ceweq/cowoq yang lain…

Jadi intinya:

  1. Jika dia menyebalkan, tentunya kita harus menasehatinya terlebih dahulu…
  2. Jika sudah dikasi tau masi aja begitu dan ga rubah-rubah, kita maafkan dan maklumi aja dulu, berharap suatu saat nanti dia bisa berubah…
  3. Kalo uda dikasi tau terus juga tapi tetep ga mau rubah juga dan jika dirasa batas kesabaran kalian sudah habis, ya jauhin aja dech orang itu, tapi jangan pake nangis bombay segala yach!!! Ingat: Dirimu itu sangatlah berharga!!! Jangan sia-siakan hidupmu!!! Percayalah ga ada dia juga besok pagi matahari tetap akan bersinar terang…

Ini si b0chun memberikan nasihat ato justru malah menjerumuskan yach?!

Bookmark and Share

5 responses so far

Apr 27 2009

Stress = MATI (True Story)

Published by b0chun under It's all about LIFE!!!

Hari itu, aku pergi ke Istana Plaza seorang diri seperti biasa dan pulangnya tidak lupa aku membeli J.Co Donuts… Rencananya sich itu donat mau dipake buat pengganjal perut di malam hari…

Tepat pukul 12.00 WIB tengah malam, ketika aku sedang berinternetan ria seorang diri (bener-bener sendirian loh, coz papi mami kan uda bobho, kedua doggie juga uda masuk kamar), aku mendengar ada suara-suara aneh di belakangku… Apakah itu setan?! Hhmmm… Bukan dech kayanya, soalnya yang bunyi-bunyi terus tuh suara kantong keresek gitu dech… Jadi, aku simpulkan saja itu adalah suara seekor tikus yang sedang bekerja mencari remah-remah roti di rumahku… *Whew*

Aku pun bingung harus gimana, karena biasanya di rumahku yang tugas menangkap tikus itu adalah si kedua doggie, tapi sekarang kan dia uda bobho pulas di kamar bonyok… Kalo gini situasinya, terpaksa dech nekat ambil pentungan buat mentung itu tikus… Aksi anarkis pun dilakukan, tetapi karena kelihaian si tikus, aku tidak dapat mencium keberadaannya lagi… *Emangnya ceweq yach pake dicium-cium segala haha…*

Karena plan A gagal, aku pun mulai menyusun plan B… Apa yach??? Siapin racun tikus??? Oh, no!!! Gawat tar kalo yang keracunnya bukan si tikus, tapi malah si doggie… Terlalu berisiko ah… Lebih aman kayanya pake jebakan tikus ato lem tikus aja yach… Tapi, aku kan ga punya itu semua huhuhu… Beberapa saat setelah otak ini dipakai berpikir, muncullah lampu pijar di atas kepalaku ini: ‘Yes!!! I’ve got the answer!!!’

Sebagai orang yang baik, aku pun berniat berbagi 3 buah Koko Krunch dengan si tikus, karena pikirku jika dia kenyang maka dia tidak akan mencoba mencari makanan lagi sehingga menimbulkan bunyi berisik… Koko Krunch pun aku letakkan di belakang rumah… Satu jam telah berlalu, tetapi si tikus masih saja mengorek-ngorek kantong kresek di dapur dan menimbulkan suara berisik…

Hhmmm… Mungkin makanannya kurang enak pikirku… Terpaksa dech kali ini aku berbagi secuil J.Co Donuts dengan si tikus… And finally… Si tikus diem juga alias ga ngacak-ngacak kantong kresek di dapur lagi… Hahaha… Hebat kan misiku kali ini berhasil… :)

Keesokan paginya, ketika baru saja bangun tidur, tiba-tiba si mami marah-marah ga jelas gitu dech: “Ivannn!!! Itu siapa yang naro donat sama Koko Krunch di lantai??? Semutnya banyak banget tau…”

Weqz… Maksud hati memberi makan si tikus, apa daya semut yang makan… Setelah mendengarkan penjelasanku, akhirnya si papi memutuskan utnuk membeli lem tikus… Pada malam harinya lem tikus pun dipasang, tidak lupa dengan makanannya…

Keesokan harinya, seperti perkiraan kami semua, itu si tikus nakal terperangkap lem donk hahaha… Kan ceritanya perangkapnya ditaro di sebelah kompor gitu… Si tikus besar yang bentuknya ga lucu itu meronta-ronta pengen lepas… Segala usaha telah dilakukannya, mulai dari telepon ke 911 sampai dengan pemadam kebakaran, dengan sandi morse yang berbunyi: Cit.. cit.. cit… *Loh?!* Namun, karena lem tikus yang ekstra hebat, konon katanya lebih kuat daripada ekstra glue sekalipun, apapun usaha yang dilakukan oleh si tikus tidak mampu merubah keadaan bahwa dia terperangkap… Makanya, Kus!!! Laen kali jangan nakal yach!!! Jangan suka nikus aja malem-malem… Ntar gendut loh… [Kata-kata ini mah seharusnya ditujukan ke si Kus Shel kalie hahaha... Peace...]

Karena ga lucu kalo si tikus langsung dibuang gitu aja, akhirnya aku memutuskan untuk ngejailin itu si tikus nakal… Aku pun mindahin itu tikus ke atas kompor (tetapi bukan di atas api loh ya) dan menyalakan api yang berjarak kurang lebih 15 cm dari si tikus… Asli ini mah rasanya cuman anget-anget aja, kalo lagi kedinginan juga tangan kita pasti jadi anget dech kalo dideketin ke api sejauh itu mah…

Tau ga apa yang terjadi??? Dalam 10 detik pertama si tikus menjerit-jerit ga jelas gitu dech: Ciitttt.. Ciiitttt… Ciiiaaattttt…. Dan tepat pada detik ke-15, mendadak suaranya ilang… Loh?! Knp pula ini si tikus koq mendadak jadi diem gini sich… Padahal kan belom sempet diapa-apain…

Sebagai seorang dokter yang ahli, aku pun mulai mendiagnosa… Pertama-tama aku mencoba mendengar detak jantungnya… Aku tekan-tekan perut si tikus dengan batang lidi dan si tikus tetap tidak bereaksi sama sekali… Sepertinya dia butuh pernapasan buatan dech… Walaupun kita telah mengetahui bahwa ciuman terpanas itu di atas kompor, tetapi siapa yang sudi memberikan pernapasan buatan ke tikus item yang bau ini???

Setelah sekian lama mendiagnosa, akhirnya si dokter ahli ini memutuskan bahwa si tikus nakal memang benar-benar sudah MATI dengan tenang di atas kompor karena serangan jantung!!!

Pesan moral dari cerita ini: Buat teman-temanku (terutama ceweq) yang suka stress, janganlah kiranya kalian sering-sering stress, karena berdasarkan pengalaman TERNYATA STRESS ITU DAPAT MENYEBABKAN KEMATIAN!!!

Eh, jadi inget nich cerita waktu masih semester awal di UNPAR… Konon katanya ada seorang mahasiswa yang mati mendadak di depan ruang dosen karena STRESS UJIAN!!! Ini cerita aku dengar dari dosen kalo ga salah… Tuh kan bener!!! TERNYATA STRESS DAPAT MENYEBABKAN KEMATIAN, BUKAN HANYA PADA TIKUS SAJA, TETAPI JUGA PADA MANUSIA!!!

Makanya jangan suka stress-stress yach teman-teman… Kan hidup itu untuk DINIKMATI, bukan untuk DITAKUTI…

Bookmark and Share

5 responses so far

Apr 25 2009

Value = Benefit / Cost

Published by b0chun under All about MARKETING!!!

Hari itu, ribuan orang dari berbagai tempat rela datang berdesak-desakan… Budaya antre sudah tidak berlaku lagi… Yang ada hanyalah saling dorong, saling gencet, dan saling serobot… Mereka semua berlomba-lomba untuk bisa sampai ke barisan depan… Banyak korban jiwa berjatuhan, bahkan ada yang sampai meninggal dunia…

Peristiwa tersebut bukan terjadi di acara konser dangdut, bukan pula acara demo… Mereka yang datang adalah mereka yang menganggap dirinya miskin… Mereka rela antre berdesak-desakan berjam-jam, didesak sana digencet sini hanya untuk mendapatkan uang sebesar Rp 200.000,- yang dikenal dengan nama BLT, singkatan dari Bantuan Langsung Tewas, eh… Bantuan Langsung Tunai maksudnya…

bantuan_langsung_tunai

Sebagai seseorang yang miskin, sepupu saya juga pernah melakukan hal serupa… Menurut ceritanya, waktu itu dia harus berdesak-desakan dengan beratus-ratus orang yang terlihat seperti uda ga makan 7 hari 7 malem gitu dech… Ada yang saling dorong, ada yang saling gencet dengan sikunya, banyak pula ceweq yang teriak-teriak ga jelas… Setelah berjuang selama kurang lebih 4 jam, akhirnya perburuan pun selesai… Dengan tawa penuh kemenangan, dia memamerkan 2 buah pasang sendal merek crocs™, hasil keringatnya selama berjam-jam… Ceritanya, hari itu crocs™ lagi ada diskon besar-besaran…

Beberapa foto antrean crocs™ di Senayan City:

antrean-di-lantai-enam

antrean-di-kasir

Kontras banget yach… Ketika sebagian orang rela antre untuk mendapatkan BLT yang jumlahnya hanya Rp 200.000,- saja; sebagian sisanya rela antre demi mengeluarkan uang minimal Rp 200.000,- But. that’s the fact!!!

…….

Senin, 20 April 2009, tepat pada pukul 11.00 WIB, saya pergi ke PVJ… Katanya sich mulai tanggal 20-24 April 2009 crocs™ lagi ada diskon up to 70%… Karena takut terlibat aksi saling hajar dan saling injek, makanya saya datang pagi-pagi pada jam kerja di hari pertama… Eh, ternyata uda lumayan penuh loh… Tapi untungnya berbagai aksi anarkis itu belum dimulai… Dan setelah pilih-pilih selama 1 jam kurang, akhirnya aku berhasil membawa pulang sebuah khaki/wasabi berikut…

crocs

Asli mahal banget nich sendal jepit… Harga normalnya Rp 599.000,- diskon 50% jadi tinggal Rp 299.500,- aja… Selain harganya yang mahal, ternyata crocs™ juga memiliki banyak dampak negatif:

  1. BERBAHAYA: karena sifatnya yang anti-slip menyebabkan banyak penggunanya yang terselip di escalator… Ketika penggunanya naik escalator, mereka sering tidak sadar menempelkan kakinya di pinggir escalator, sehingga sepatu mereka tersangkut, sedangkan escalator berjalan terus… crocs-rusakDi negeri aslinya (Colorado) pun ada peringatan: “If you’re wearing crocs™, Be Careful!!!” Di Indonesia sendiri (khususnya di Jakarta dan Bandung), kita juga dapat melihat peringatan berikut di mall-mall: mohon-tidak-menggunakan-alas-kaki-karet
  2. Rumah sakit di berbagai negara telah melarang penggunaan crocs™ karena adanya resiko infeksi ketika darah dari seseorang yang sedang sakit jatuh pada kaki seseorang melalui crocs™ yang berlubang di atasnya… Selain itu juga konon katanya crocs™ mampu menarik listrik statis yang dapat mempengaruhi peralatan medis…
  3. Katanya sepatu crocs™ bisa meledak dan menyebabkan serangan jantung… Hiiyyy… Syeremmm…

…….

Walaupun sepatu crocs™ ini banyak mendatangkan kerugian, tapi koq banyak banget yach yang belinya???

Dalam dunia marketing, ada yang dikenal sebagai VALUE yang didapat dengan membandingkan antara BENEFIT yang diterima dengan COST yang dikeluarkan…

Cost itu dibagi menjadi empat:

  1. monetary: jumlah uang yang dikorbankan untuk mendapatkan sepatu crocs™ >>> yang pasti mahal banget dech, ga worth it!!!
  2. effort: seberapa besar usaha yang dibutuhkan untuk mendapatkan product tersebut >>> bener-bener besar sech usahanya, kan harus desek-desekan, dorong-dorongan, dsb.
  3. time: berapa banyak waktu yang dikorbankan untuk mendapatkan si sepatu buaya >>> berdasarkan pengalaman di Senayan City sich bisa ngabisin waktu sekitar 5-6 jam an yach dari pertama antre sampe bisa sampe di depan kasirnya… Wogh!!!
  4. psychological: seberapa besar beban psikologi yang harus ditanggung >>> gengsi ga sich antre panjang-panjang cuman buat dapetin itu barang diskonan, terus kalo desek-desekan gitu ntar ada copetnya ga yach… Alasan lainnya untuk tidak menggunakan crocs™ sudah dibahas di atas, mulai dari mudah tersangkut di escalator sampai dapat menyebabkan kelainan jantung…

Adapun, benefit sendiri ada dua:

  1. functional benefit: keuntungan utama dari suatu product >>> Saya pribadi ga punya sendal jepit, karena butuh jadi beli dech terpaksa…
  2. emotional benefit: keuntungan secara emosional >>> gengsi donk kalo orang laen pake crocs™ sedangkan saya ngga…

Intinya, konsumen akan tetap membeli product Anda sekalipun mahal, asalkan mereka mengganggap bahwa product Anda tersebut bernilai atau memiliki value. Perusahaan dapat meningkatkan value dengan 4 cara:

  1. meningkatkan benefit, cost tetap
  2. menurunkan cost, benefit tetap (contoh: diskon up to 70%)
  3. meningkatkan benefit dan cost, di mana peningkatan benefit lebih besar daripada peningkatan cost
  4. menurunkan benefit dan cost, di mana penurunan cost lebih besar daripada penurunan benefit

…….

RELA ANTRE BERJAM-JAM DEMI GAYA!!!

”Kami mohon maaf kalau model, warna, dan ukuran yang tersedia tidak lengkap lagi. Yang ada hanya ukuran anak-anak dan yang besar-besar. Anda masih akan mengantre dua jam lagi.” Edna Caroline dan Stefanus Osa.

Begitu peringatan pegawai Crocs di awal antrean menuju hall lantai delapan Senayan City, Jumat (24/4).

Pemberitahuan habisnya sepatu produk China yang berada di bawah pemegang merek Colorado itu diungkapkan hampir setiap 10 menit sekali. Meski demikian, antrean kerumunan Crocs lovers alias pencinta sepatu atau sandal Crocs terus terlihat di areal lantai delapan.

Peringatan itu tidak mempan. Tidak ada orang yang meninggalkan antrean. Padahal, masih dua jam, dua lantai, dan sekitar 500 orang yang harus dilalui menuju lokasi Crocs Give Back.

Model-model terkenal dari Crocs, seperti sepatu dan sandal karet berlubang-lubang semacam Endeavor dan Hydro seharga Rp 550.000-Rp 699.000, dijual dengan diskon 70 persen. Ada juga diskon 30 dan 50 persen.

”Animo pengunjung jauh di atas ekspektasi kami, makanya kami sempat tambah kasir dari 15 jadi 27 orang,” kata Freddie Beh, Managing Partners-Creative Director PT Metrox Lifestyles, distributor Crocs.

Banyak pengunjung sudah mengantre sebelum mal Senayan City dibuka. Banyak yang kecewa karena antrean dibatasi sampai pukul 18.00. Pada hari pertama, antrean mencapai 2 kilometer dan perlu waktu lima jam. Tak sedikit yang datang lebih dari sekali. Keluar dari tempat penjualan, hampir pasti tangan kiri-kanan menenteng plastik hijau berisi produk Crocs.

Pembantu dan pengasuh anak dikerahkan. Bahkan, beberapa kereta bayi mengangkut Crocs yang membubung. Entah di mana bayinya.

Ada apa dengan Crocs?

Tin (55) duduk berselonjor kelelahan. Di sampingnya dua plastik berisi sepatu dan sandal buat keponakan dan cucunya. Dua temannya masih asyik memilih.

”Modelnya sebenarnya o’on, tapi semua di rumah saya pakai Crocs. Lagi pula orang lain punya, masa saya sendiri yang enggak,” kata warga Lebak Bulus, Jakarta Selatan, yang setahun terakhir memakai Crocs, ini.

Bambang (31), warga Depok, mengaku sudah lama tahu Crocs sebagai sepatu bolong-bolong berlambang buaya. Ia pernah membeli model yang sama dengan harga murah di Bata. Walaupun tahu ada barang tiruannya Rp 50.000 per pasang, Bambang tak tertarik gara-gara bahannya beda. Kaki bisa lecet. Begitu tahu dari kawannya kalau Crocs diskon gede-gedean, pria ini sepulang kantor segera ikut mengantre hampir dua jam.

Sementara Dion, siswa SMAN 78, bercerita, selama ini ia sering melihat kawannya memakai Crocs. Begitu ia mencoba, terasa nyaman. ”Kesannya santai, nyaman gitu,” katanya.

Kawannya, Aza, siswi SMAN 112, tidak menemukan model dan ukuran yang cocok. Ia mengaku telah mengoleksi enam pasang sepatu Crocs di rumah. ”Aku suka banget, warnanya bagus-bagus,” katanya.

Ayu, warga Bendungan Hilir, menyebut diskon ini penantian panjangnya. Memang tak masuk akal, hanya sepatu dan sandal karet harganya bisa mahal banget. Karena itu, mumpung diskon gede, ditambah ”dendam” antre berjam-jam, Ayu membeli enam pasang sekaligus.

Memilih di tengah produk yang ”dibiarkan” berantakan membuat konsumen tak segan-segan mengambil terlebih dahulu baru kemudian memilih. Tak heran, ada juga yang mengambil sepatu yang model dan warnanya sama, ternyata sama-sama sisi sebelah kanan.

Dunia konsumsi

Dulu, orang membeli sepatu atau sandal karena fungsinya sebagai alas kaki, bukan karena warnanya bagus atau bentuknya lucu. Namun, dunia konsumsi membongkar persepsi, yang ujungnya membuat kita mengonsumsi. Sementara harga menjadi sangat relatif alias kemahalannya dikontrol produsen.

”Ikutan tren juga sih, walau kalau dipikir-pikir, harganya gak worth it,” kata Charon Hukom (35), warga Bumi Serpong Damai, Tangerang, yang membeli empat pasang sepatu.

Sepatu dan sandal warna- warni itu, mulai dari hitam hingga merah muda dan oranye menyala, hadir lebih dari empat tahun lalu di Indonesia dengan iklan yang mengusung citra antibau, ergonomis, ringan, nyaman, dan antimikroba.

Freddie menyebutkan, Crocs mencitrakan diri sebagai sepatu yang bersifat ceria serta memberikan pemakainya kenyamanan dan kesehatan. ”Lewat acara ini, kami ingin bikin yang luar biasa. Kami ingin, dengan sepatu Crocs yang warna-warni, you can cover your life with colours,” katanya antusias.

Menurut Jean Baudrillard, filsuf Perancis yang suka menulis soal dunia konsumsi, agar bisa menjadi obyek konsumsi, sebuah benda harus menjadi simbol, bahkan memiliki pribadi.

Konsumen jadi merasa memiliki relasi pribadi dengan sebuah merek. Sebuah sepatu atau sandal tak lagi menjadi alas kaki, tetapi telah menjadi simbol dan bagian dari gaya hidup. Apa yang kita beli bukan produk sepatu. Karena kalau hanya sepatu atau sandal yang nyaman dan tidak bau, ada di mana-mana, bisa dibeli tanpa harus antre.

Apa yang kita inginkan adalah citra yang ditimbulkan sepatu dengan bentuk dan warna nyentrik untuk menunjukkan bahwa kita adalah pribadi unik dan menghargai kenyamanan.

Dunia konsumsi membuat eksistensi kita ditentukan bukan dari apa yang kita lakukan dalam interaksi dengan sesama, tetapi dari merek sepatu, tas, baju yang kita pakai, di mana kita makan, tinggal, dan berlibur.

Ada sekitar 70.000 pasang sepatu yang tersedia di acara Crocs Gives Back pada 21-24 April 2009. Sebagian besar adalah model dari musim lalu. Dari pengamatan, harga termurah sekitar Rp 120.000. Kalau rata-rata harga sepatu Rp 300.000, ada sekitar Rp 18,6 miliar uang yang beredar di sini.

”Acara diskon gede-gedean ini memang pertama kali dan diadakan di seluruh dunia. Tujuannya untuk bikin bisnis ritel punya energi baru di tengah economic crisis,” kata Freddie.

Pakar marketing, Rhenald Kasali, dalam buku terbarunya, Marketing in Crisis, menekankan agar berhati-hati melihat krisis. Daya beli menurun seakan dijungkirbalikkan Crocs.

Chief Creative Officer OMG Yoris Sebastian menyebutkan, pendorong penjualan Crocs adalah diskon.

Hanya dikatakan, hasil penelitian terbarunya tentang ”Word of Mouth Marketing” menyimpulkan bahwa satu konsumen akan menceritakan hal positif sebuah produk kepada tujuh orang lain. Namun, kalau produk itu buruk, seseorang berpotensi menceritakannya kepada 11 orang. Crocs tentu punya kesan tersendiri.

Sumber: kompas.com

Bookmark and Share

2 responses so far

 Page 2 of 41 « 1  2  3  4  5 » ...  Last » 

Search